Pelukan itu hangat, begitu nyata, dan penuh dengan emosi yang meluap-luap. Di dalam dekapan Elyndra, Lira merasa seolah-olah ia telah kembali ke rumahnya sendiri setelah berjalan jauh melintasi waktu dan ruang.
Namun, saat aroma khas bunga surgawi yang menyelimuti tubuh Elyndra masuk ke dalam hidungnya, sesuatu yang dahsyat mulai terjadi di dalam benak Lira.
Seperti bendungan yang jebol, atau seperti kabut tebal yang tiba-tiba ditiup angin kencang hingga bersih sepenuhnya.
Krak!
Gema itu terdengar jelas di dalam kepalanya. Bukan suara benda pecah, tapi suara gembok besar yang akhirnya terbuka.
Dalam sekejap mata, segalanya berubah.
Gambar-gambar, suara-suara, perasaan, dan pengetahuan yang selama ini terkunci mati, kini mengalir deras masuk ke dalam kesadarannya. Tidak lagi berupa potongan-potongan mimpi yang samar, melainkan utuh, jelas, dan hidup.
Lira melihat dirinya berdiri di Aula Cahaya, duduk bersama delapan sosok lainnya di meja bundar yang megah. Ia mendengar suara tawa mereka, suara diskusi mereka, dan suara nyanyian mereka saat menciptakan bintang-bintang baru.
Ia ingat namanya. Bukan Lira. Tapi Myrrha.
Ia ingat jubah emasnya yang megah. Ia ingat sayap-sayapnya yang membentang luas, lembut namun kuat. Ia ingat tanggung jawabnya sebagai penjaga kehidupan dan kasih sayang di antara para Seraph.
Dan kemudian, ingatan itu beralih ke hari yang paling gelap.
Ia melihat langit yang retak. Ia melihat ketakutan di mata saudara-saudaranya. Ia melihat kegelapan Nihilum yang menelan segalanya. Dan yang paling jelas, ia ingat keputusannya sendiri. Keputusan untuk melangkah maju, untuk melepaskan segalanya, dan untuk memeluk kematian demi menyelamatkan kehidupan.
Rasa sakit itu kembali. Rasa perih saat melepaskan eksistensi diri itu terasa begitu nyata hingga Lira tersentak hebat di dalam pelukan Elyndra.
“Aaaah…” rintihnya pelan, namun bukan karena marah atau takut. Ini adalah rintihan karena beban ingatan yang begitu besar kini menampung sempurna di dalam otak keciln…
Geminiorum Pendekar Sayap Putih
BAB 19: INGATAN YANG UTUH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments