Waktu adalah sungai yang tak pernah berhenti mengalir. Ia membawa serta kenangan, mengubah peristiwa besar menjadi legenda, dan legenda menjadi mitos yang tersimpan rapi di lipatan sejarah.
Bertahun-tahun telah berlalu sejak hari di mana langit kembali utuh.
Di dunia fana, di desa kecil yang tersembunyi di balik pegunungan, cerita tentang gadis berambut merah muda yang bisa membuat bunga mekar hanya dengan sentuhan kini telah berubah menjadi dongeng pengantar tidur. Para orang tua menceritakannya kepada anak-anak mereka, tentang malaikat yang turun dari langit, tentang cinta yang mengalahkan kegelapan, dan tentang perjalanan pulang yang indah.
Penduduk desa tidak lagi melihat sosok itu berjalan di antara mereka. Tidak ada lagi jejak kaki yang ditumbuhi bunga. Tidak ada lagi senyum teduh yang menenangkan hati.
Namun, mereka tahu dia bahagia.
Di sebuah rumah kayu sederhana di pinggiran desa, seorang wanita tua duduk di kursi goyang di beranda. Rambutnya telah memutih seluruhnya, wajahnya dipenuhi kerutan waktu, namun matanya masih tetap teduh dan penuh cinta.
Itu adalah Bunda Mira.
Ia menatap langit malam yang bertabur bintang. Angin malam berhembus lembut, membawa aroma rumput liar yang familiar.
“Dia baik-baik saja di sana, kan…?” gumamnya pelan, lebih kepada angin daripada kepada siapa pun.
Dan seolah menjawab pertanyaannya, sebuah bintang di langit timur tiba-tiba bersinar jauh lebih terang dari yang lain. Warnanya keemasan, berkedip-kedip lembut seolah sedang mengedipkan mata.
Bunda Mira tersenyum. Air mata kebahagiaan menetes di sudut matanya.
“Iya… Bunda tahu kau baik-baik saja, Nak.”
Jauh di atas sana, di ketinggian di mana awan menjadi lantai dan bintang menjadi hiasan, Istana Celestia tetap berdiri megah dan abadi.
Warna langit yang ungu dan biru safir itu tetap indah memukau, namun ada sesuatu yang berbeda pada cahayanya. Cahaya itu kini terasa lebih hangat, lebih hidup, dan lebih dekat dengan hati siapa saja yang memandangnya dari bawah.
Myrrha berdiri di…
Geminiorum Pendekar Sayap Putih
EPILOG: CAHAYA YANG TAK PERNAH PADAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments