Malam itu, awan hitam bergulung tebal menutupi cahaya bulan dan bintang-bintang. Hujan turun dengan rintik yang pelan namun terus-menerus, menciptakan irama yang seharnya menenangkan, namun malam ini justru terasa mencekam dan berat.
Di dalam kamarnya yang sederhana, Lira terbaring di atas kasur empuknya. Matanya terpejam, namun tidurnya tidak nyenyak. Alisnya yang halus terus mengerut, dan keningnya berkerut seolah ia sedang berjuang melawan sesuatu di dalam alam bawah sadarnya.
Pertemuan dengan sosok misterius di tepi hutan siang tadi telah mengguncang dunia kecilnya. Kata-kata itu, nama asing itu, dan tatapan tajam itu terus berputar di kepalanya, menjadi benang kusut yang tak bisa diurai.
Dan kini, benang kusut itu menjelma menjadi mimpi.
Mimpi yang aneh dan sangat nyata.
Lira merasa dirinya melayang. Bukan melayang di udara biasa, tapi melayang di dalam sebuah lautan cahaya yang berwarna ungu dan biru tua. Di sekelilingnya, ada benda-benda besar yang berkilauan, bangunan-bangunan yang menjulang tinggi hingga menembus awan, terbuat dari kristal dan cahaya murni.
“Ini… di mana?” bisik Lira dalam mimpinya. Suaranya bergema tak bertepi.
Ia mengenali tempat ini. Atau lebih tepatnya, jiwanya mengenalinya. Rasanya begitu akrab, namun juga begitu asing. Rasanya seperti pulang ke rumah yang sudah lama ditinggalkan, namun menemukan segalanya berubah.
Tiba-tiba, pemandangan di depannya berubah.
Warna-warna indah itu perlahan memudar, digantikan oleh abu-abu dan hitam. Suara gemuruh yang mengerikan mulai terdengar, semakin lama semakin keras, mengguncang seluruh alam semesta mimpi itu.
Lira mendongak ke atas.
Dan apa yang ia lihat membuat darahnya seolah membeku.
Langit di atasnya—langit yang indah itu—retak. Garis hitam panjang menganga lebar, seperti luka yang mengerikan. Dan dari celah itu, kegelapan murni mulai merembes keluar, menelan segala hal yang disentuhnya. Awan lenyap, bangunan kristal lenyap, bahkan cahaya pun lenyap.
Dan di tengah kegelapan itu, ada sebuah ma…
Geminiorum Pendekar Sayap Putih
BAB 14: BISIKAN DI BALIK MIMPI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments