Di tengah ketegangan itu, seorang pelayan masuk dengan terburu-buru. "Tuan Doni, maaf mengganggu. Di depan gerbang ada sebuah mobil box logistik yang meninggalkan sebuah paket besar. Mereka bilang itu hadiah untuk kepulangan Tuan Besar Harison."
Kakek Harison menaikkan sebelah alisnya. "Hadiah? Siapa pengirimnya?"
"Tidak ada nama, Tuan. Tapi paketnya... bergerak-gerak di dalam karung," ucap pelayan itu dengan wajah pucat .
Doni berdiri. "Ayo kita lihat."
Saka, Eliza, dan Seina mengikuti dari belakang. Maudi mendorong kursi roda Kakek Harison dengan tenang. Di teras depan, sebuah karung goni besar tergeletak. Ikatan karung itu tampak longgar. Begitu Doni mendekat dan membukanya, semua orang tersentak mundur.
Bram!
"Aaaaaaaa" teriak Eliza ketakutan,ia langsung memeluk Saka yang kebetulan ikut berdiri di samping Eliza, saat ada keributan di luar, Saka yang sedang mengerjakan tugas langsung berlari ke luar.
Pria itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tangan terikat, mulut dilakban, dan di dadanya tertempel sebuah kertas bertuliskan "HADIAH UNTUK PENGKHIANAT."
Seina menjerit kecil dan hampir jatuh pingsan jika tidak berpegangan pada pilar. Ia mengenali Bram, orang kepercayaannya yang seharusnya melaporkan kematian Kakek Harison.
Eliza mengintip lalu berteriak lagi...."Siapa itu, lagi-lagi ada yang wajahnya jelek seperti Maudi" Saka memutar bola matanya malas.
Sementara Maudi hanya tersenyum sedikit melihat tingkah Eliza, gadis manja tapi sangat penakut.
"Papa...cepat lapor polisi, Pasti itu orang jahat, lihatlah wajahnya jelek, babak belur, dia sepertinya sengaja di buang kesini, atau...atau ...ada orang yang berniat jahat dengan keluarga kita yang kaya ini" Cerocos Eliza yang masih memeluk Saka.
"Bisa diam tidak Eliza, suara cempreng mu itu bikin Papa pusing.
Sementara Seina masih ketakutan setengah mati.
Saka melepaskan pelukan adiknya yang membuatnya sesak.lalu mendekat ke arah orang tersebut, ia menarik paksa lakban yang menempel di mulut Bram....namun saat Bram…
Takhta Yang Di Curi
Bab 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 121 Episodes
Comments
suti markonah
klo di dunia nyata ada orang seperti rasya yg anti bakteri, dah di pasti kan setiap keluar harus bawa hand sanitizer se embar😁😁
2026-05-11
1
M⃟3💋AisyahRendra
🙄🙄🙄🙄
lagian Kau terlalu kepoooo Rasya, kepo dg urusab orang lain hanya karena pernah ditabrak secara tidak sengaja
2026-05-11
1
Uba Muhammad Al-varo
Rasya........ ternyata kamu punya obsesinya tinggi dan sombong
2026-05-11
1