Jet pribadi milik pemimpin farmasi Alvarel sedang melaju stabil membelah awan menuju rute internasional. Di dalam kabin VVIP yang super mewah, steril, dan beraroma segar itu, sebuah pemandangan ajaib sedang terjadi, sebuah anomali medis yang jika dilihat oleh seluruh dewan direksi Alvarel Group, pasti akan membuat mereka mengucek mata berjamaah karena tidak percaya.
Rasya Alvaro, pria yang selama dua puluh tujuh tahun hidupnya dikenal sebagai manusia es yang terobsesi pada kebersihan, selalu mengenakan masker bedah tiga lapis, dan tidak akan sudi menyentuh pegangan pintu tanpa sarung tangan lateks, kini telah bertransformasi total. Masker hitamnya tergeletak mengenaskan di atas meja , dan sepasang sarung tangan kulit premiumnya entah sudah terlempar ke sudut mana.
Di atas sofa beludru panjang yang empuk, Rasya sedang berbaring miring. Kedua lengan kekarnya melingkar posesif di pinggang Maudi, menolak memberikan jarak bahkan satu milimeter pun.
Maudi, yang sedang mencoba membaca buku novel dengan tenang, hanya bisa menghela napas pasrah. Kepala suaminya yang berambut hitam legam itu terus-menerus mendusel di ceruk lehernya, mengendus aroma wangi vanila dari tubuh istrinya laksana seekor anak kucing anggora yang sedang bermanja-manja pada induknya.
"Hubby ... tolong bergeser sedikit. Aku tidak bisa membalik halaman buku ini kalau dada mu menekan lengan kiri ku seperti ini," tegur Maudi dengan suara yang sengaja dibuat tegas laksana instruksi taktis di medan perang.
Namun, Rasya sama sekali tidak bergeming. Ia justru semakin mempererat pelukannya, menghirup dalam-dalam aroma di tengkuk Maudi dengan mata terpejam nyaman. "Kalkulasi sirkulasi udaraku hanya akan stabil jika jarak hidungku dengan kulitmu kurang dari lima sentimeter, Sayang. Ini adalah protokol kesehatan mutlak untuk suamimu."
Maudi memutar bola matanya geli. Agen elite Shadow Midi yang biasanya sanggup melumpuhkan musuh dalam hitungan detik ini benar-benar tidak berkutik menghadapi mode manja sang pemi…
Takhta Yang Di Curi
Bab 82
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 121 Episodes
Comments
partini
fobia kuman jadi ingat Xavier punya author Kenz,,maaf Thor bacanya Langung loncat
2026-05-23
1
@Mita🥰
😍😍😍😍😍
2026-05-24
0
suti markonah
semangat thorr💪💪💪💪
2026-05-23
0