Pandangan mata Rebecca terus mengunci pergerakan Maudi. Ia melihat Maudi berjalan lurus menuju meja nomor 12 di area tengah, tempat dua orang pria asing berpostur tegap laksana tentara bayaran sudah menunggu.
Pria pertama, Faas, bertubuh jangkung dengan potongan rambut militer yang rapi. Pria kedua, Amer, memiliki rahang kokoh dengan tatapan mata yang sangat tajam memindai sekeliling ruangan. Begitu Maudi duduk, kedua pria asing itu langsung memberikan gestur hormat militer yang teramat formal, sebelum akhirnya mencair dalam obrolan yang tampak sangat akrab.
Dari sudut VVIP, Rebecca yang melihat interaksi itu seketika meremas tisu di tangannya hingga hancur. Wajahnya mendadak memerah padam, menahan amarah yang luar biasa besar di dalam dadanya.
"Kurang ajar..." desis Rebecca dengan gigi yang mengatup rapat, matanya melotot tajam menatap meja Maudi.
Di dalam otaknya, prasangka buruk langsung bekerja gila. Baru satu minggu pulang bulan madu dari Maldives bersama putranya, berani-beraninya Maudi datang ke kafe menemui dua pria asing berwajah tampan dan gagah tanpa sepengetahuan Rasya! Apalagi mereka terlihat tertawa dan berbicara dalam bahasa Inggris yang sangat fasih.
"Jeng Rebecca, kamu lihat apa sih? Kok wajahmu seperti mau menelan orang?" tanya Nyonya Silvi heran, ikut menoleh ke arah pandangan Rebecca. "Oh... itu bukannya menantumu yang bercadar? Wah, dia sedang bersama siapa itu? Gagah-gagah sekali pria asingnya."
Kompor dari teman arisannya membuat tensi darah Rebecca melompat naik ke batas maksimal. Tangannya bergetar hebat karena menahan malu sekaligus emosi yang meledak-ledak. Ia ingin sekali berdiri, melabrak meja Maudi, dan memaki menantunya itu karena dianggap telah mencoreng nama besar Alvarel di depan geng sosialitanya.
Namun, ingatan akan peringatan keras suaminya, Reza, kemarin siang di pemakaman bahwa keegoisan dan prasangka buruk bisa merenggut sisa kedamaian hidupnya membuat kaki Rebecca seolah terpaku di lantai. Ia hanya bisa duduk mematung dengan…
Takhta Yang Di Curi
Bab 90
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 121 Episodes
Comments
suti markonah
coba pas rebbeca keluar dr restoran ada yg buntuti penjahat..terus yg nolong maudi dengan tendangan biar tmbh sempurna ego rebbeca yg malu minta maaf
2026-05-25
1
suti markonah
ijek berlanjut iki ego dan prasangka² buruk rebbeca..
2026-05-25
1
Cica Aretha
ya elah..bertambah pasti rasa benci nya tuh rebecca..🤭😍
2026-05-25
1