Faas menegakkan punggung tegapnya, menatap lurus ke arah Husen.
"Papa, Ibu," panggil Faas, suaranya berat, tenang, dan bergaung penuh ketegasan yang mutlak. "Hari ini saya ingin meminta restu. Dalam waktu dekat, saya akan melamar seorang gadis untuk menjadi istri saya."
Hening sejenak.
Bffft
"Hahaha!"
Detik berikutnya, tawa Gavin dan Jenita pecah begitu saja. Gavin tersedak jus jeruknya, memegangi perutnya sembari menggeleng-gelengkan kepala dengan pandangan yang luar biasa meremehkan.
"Melamar? Kak Faas mau melamar anak orang?" Gavin terbahak-bahak, meletakkan garpunya dengan kasar. "Gak salah dengar nih? Kak, modalmu apa buat nikah, hah? Kemarin malam aja ditawari posisi formalitas di Abrari Group malah sok-sokan nolak. Sekarang tiba-tiba mau melamar gadis? Kamu mau kasih makan apa anak orang nanti? .... Batu?! Hahaha"
Jenita ikut tertawa melengking, wajahnya yang kemarin malam dibuat frustrasi oleh Eliza di toilet kini menemukan pelampiasan humor yang menyenangkan. "Aduh, sumpah, ini lelucon pagi yang paling lucu! Kak Faas, perempuan bodoh mana yang mau kamu lamar? Jangan-jangan dia perempuan udik yang silau cuma karena lihat tampang Arab-mu aja ya? Kasihan banget sih, belum tahu aja kalau calon suaminya ini pengangguran yang sebentar lagi bakal dicoret dari silsilah keluarga!"
Jihan ikut tersenyum sinis, melirik Diana dengan pandangan menjatuhkan. "Faas, pernikahan itu butuh materi, bukan cuma modal tampang , atau nekat bawa nama besar Papa. Jangan sampai nanti kamu malah merepotkan Papa setelah menikah karena tidak punya penghasilan tetap..., laki-laki itu harus punya penghasilan agar harga dirinya tidak di injak-injak..., ."
"iya....kalau baru nikah mah iya, lihat wajah tampan kakak saja udah kenyang....tapi masa tiap hari cuman makan wajah saja, wanita itu butuh perawatan, kalau cuman makan mah nasi sama garam saja bisa masuk, " celetuk Jenita tertawa.
"Pasti gadis itu hanya melihat keluarga kita saja, mana ada gadis yang mau menikah dengan laki-laki pengangg…
THE SILENT SECTOR
Bab 17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 152 Episodes
Comments
Sri Supriatin
Semangat Faas bikin kaget pelan pelan keluargamu.... Ibumu bijaksana semoga lancar🙏🙏 lanjut thir💪💪💪
2026-06-16
0
suti markonah
hanya maudy yg tahu sepak terjang siapa faaz
2026-06-16
0