Pergerakan yang tiba-tiba itu mengejutkan semua orang. Sebelum para agen federal atau Faas sempat mengangkat senjata mereka, Gavin sudah menerjang tubuh Delon dari belakang hingga keduanya jatuh tersungkur di atas aspal landasan. Dengan sisa tenaga dari kemarahan yang membakar dadanya, Gavin menghunjamkan jarum suntik itu tepat ke leher Delon, lalu menekan bawahnya hingga cairan racun itu masuk sepenuhnya ke dalam aliran darah sang iblis.
"Arghhh!!!" Delon menjerit kesakitan saat rasa panas yang membakar mulai menjalar dari lehernya.
"GAVIN! HENTIKAN!" teriak Faas. Dalam sekejap, Bowo dan Diki langsung meringkus Gavin, menarik tubuh pemuda itu menjauh dan menahannya di atas aspal yang dingin. Jarum suntik kosong terlepas dari tangan Gavin, berdenting pelan sebelum menggelinding menjauh.
Gavin tertawa puas meski air matanya terus mengalir, ia melihat telapak tangannya sendiri, bahkan ia pun seperti iblis karena menyakiti ayah kandungnya sendiri.
Delon terbaring di aspal, memegangi lehernya. Dalam hitungan detik, reaksi racun itu mulai bekerja. Matanya membelalak horor saat merasakan ujung-ujung jarinya mendadak kaku. Kekuatan di kakinya lenyap seketika, dan perlahan-lahan seluruh tubuhnya menolak untuk digerakkan. Ia ingin memaki, namun pita suaranya mulai melemas, hanya menyisakan erangan serak yang mengerikan.
Gavin, yang wajahnya ditekan ke aspal oleh kuncian Diki, tidak lagi meronta. Ia hanya menangis sejadi-jadinya, tangisan yang sarat akan penyesalan, kehancuran, dan rasa perih yang teramat sangat. Air matanya membasahi aspal landasan Halim.
"Rasakan itu, Delon... Rasakan apa yang Mamaku rasakan..hahaha...!" jerit Gavin dengan suara parau yang pecah. "Kau membuat kakek-nenekku mati! Kau menghancurkan hidup Mamaku hingga trauma dan menderita! Sekarang... kau akan membusuk di sel penjara dengan tubuh yang sama lumpuhnya! Kau tidak akan bisa bergerak seumur hidupmu!"
Faas melangkah mendekati Gavin, lalu memberi isyarat kepada Diki untuk melonggarkan kunciannya. F…
THE SILENT SECTOR
bab 107
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 152 Episodes
Comments
suti markonah
sungguh mulia hatimu ibu diana~ darimu kita belajar arti memaafkan dan menerima orang yg selama ini telah berbuat jahat sm kita
2026-07-18
1
Sukarti Wijaya
penuh air.mata/Sob//Sob//Sob/
2026-07-18
1
Sri Supriatin
banjir air mata.sy Thor /Sob//Sob//Sob//Sob/
2026-07-18
0