Mansion Abrari pasca-hukuman kurungan untuk Jenita benar-benar berubah menjadi medan perang dingin yang mencekam.
Di dalam kamarnya, Megan mondar-mandir dengan wajah cemas sekaligus berang. Begitu memastikan Gavin sedang mandi, ia langsung mengunci diri di walk-in closet dan menghubungi ibunya, Keti.
"Mama! Kenapa bisa gagal sih?!" semprot Megan dengan suara tertahan namun penuh penekanan. "Gara-gara rencana Papa yang teledor, nyaris saja kedok kita ketahuan! Untung saja si laki-laki yang menolong aibjeni itu gak tahu kalau itu jebakan Papa. Kalau sampai Papa Husen tahu kita yang merencanakan itu, posisi Megan di keluarga Abrari bisa hancur, Ma!"
Di seberang telepon, Mami Keti tak kalah frustrasi. "Papamu juga sedang mengamuk, Megan! Dua orang suruhan Papa babak belur dihajar laki-laki itu. Sialan, kenapa bisa ada manusia bar-bar seperti itu lewat di sana!"
___
Sementara itu, di kamar sebelah, Jenita terbangun dengan kepala yang masih terasa sangat pening. Sembari memegang dahinya yang berdenyut, kilasan-kilasan ingatan semalam perlahan berputar di otaknya. Obat bius yang mulai luruh membuat kesadarannya kembali penuh.
Jenita tersentak saat mengingat wajah pria yang menolongnya. Saka. Kakak kandung Eliza, perempuan yang paling ia benci.
Wajah Jenita mendadak merona merah saat mengingat bagaimana ia meraba-raba lengan kekar Saka dan merengek manja di dalam mobil pria itu. "Ya ampun... dia ternyata kakaknya Eliza ? Tapi... tapi kok aslinya ganteng banget? Badannya tegap, tatapannya galak tapi macho..." gumam Jenita sendirian di atas kasur, menggigit bibir bawahnya. Ada debaran aneh yang mendadak muncul di dadanya, sebuah ironi besar karena ia justru mulai terpesona pada kakak dari musuh bebuyutannya sendiri.
___
Rasa ngeri akan ketahuan dan ketakutan menghadapi Jenita yang sedang dikurung membuat Megan memutar otak.Ia tidak mau di hina setiap hari yang sering membuat perutnya kram. Ia harus keluar dari mansion ini untuk sementara waktu. Siasat baru pun dijalankan.
,…
THE SILENT SECTOR
Bab 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 152 Episodes
Comments
Humay Uum
tinggal nunggu bom waktuy j ni mah ,tor jangan lama2 peyamarany ,cepat buat Bu Diana sembuh,terus Jihan ketahuan belangy dan dceraikan 🤭
2026-06-27
2
Sapna Anah
kenapa ga d bantu sebelum terlambat seegois apapun itukan kluargamuj juga faas TPI klu angku dan dingin sama kluarga aku setuju biar kapok
2026-07-28
0
Xin
jangan lama-lama ya pembasmiannya ,banyakin bahagianya buat Faaz m Eliza🤭
2026-06-27
0