Indonesia
NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KAU SIAPA?

“Apa!” kata Seline tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya sambil memasukan kembali kartu namanya ke dalam tas.

Imej wanita lemah yang tadi terlihat langsung berubah menjadi bar bar. “Kalau aku taksir, kerusakan ini bahkan tidak sampai puluhan juta!”

“Bukan hanya kerusakan mobil, tapi kau juga harus membayar trauma psikologis kami!” kata istri si pria yang mobilnya baru saja ditabrak oleh Seline.

Hari ini, Seline benar-benar merasa sedang dicandai oleh semesta. Seline bertelak pinggang sambil mengambil napas dalam-dalam, lalu berkata, “Eum, trauma psikologis ya!”

Suami istri itu mengangguk bersamaan. Seline melihat orang-orang disekelilingnya, yang ada tapi tidak niat membantu, mereka berhenti hanya karena penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Tatapan Seline berhenti kepada seorang pelajar yang membawa sebuah pukulan baseball. Dia pun segera menghampiri anak itu. “Halo ganteng, baleh pinjam itu sebentar!”

Dipanggil ganteng oleh wanita cantik, terang saja membuat wajah anak itu bersemu merah. Dia langsung saja memberikannya kepada Seline. “Terima kasih, nanti akan kakak ganti dengan yang lebih bagus, Ok!”

Seline menghampiri pasangan suami istri itu, “Eum… trauma psikologis ya!” katanya sambil memicingkan mata.

“Maksud kalian yang seperti ini kah?” imbuh Seline yang mulai melayangkan pukulan baseball itu ke kaca jendela mobil depan, lalu diikuti ke jendela yang lain dan bodi mobil kanan kiri, membuatnya penyok, ringsek seperti baru saja mengalami kecelakaan jatuh dari jurang.

Semua yang ada di sana, sontak saja terkejut, ada yang hanya melihat ada yang merekam kesenangan, karena mendapatkan keseruan yang tidak terduga. Merasa sudah puas, Seline melemparkan pukulan baseball itu ke depan pasangan pemilik mobil yang baru saja dia hancurkan.

“Ok, aku akan bayar kerusakan psikologis kalian, hubungi saja aku!” kata Seline dengan puas sambil melemparkan kartu namanya ke tanah.

Seline mendekati si pelajar, “Aku scan ya, untuk penggantian uangnya!” katanya sambil mengeluarkan ponselnya.

Si pelajar juga mengeluarkan ponselnya, uang pun terkirim. Seline langsung masuk kembali ke dalam mobil dan melajukannya. Sementara si pelajar sedikit ternganga, karena yang diberikan oleh Selina nilainya sangat besar jika hanya untuk menggantikan pukulan baseball yang tidak seberapa harganya.

Pria di dalam mobil yang sedari tadi memperhatikan Seline, tersenyum sedikit memuji kekuatan Seline. Pria itu menatap ke asistennya dari kaca dashbord mobil, “Aku tidak ingin melihat berita tentang ini!” . Yichen asisten pria itu langusng menanggapi dengan anggukan kepala. Lalu langsung keluar dari mobil.

Pada saat ini, akhirnya selina pun tiba di di kediaman Mo. Sesampainya di sana, Seline sudah bisa menstabilkan suasana hatinya. Baru saja masuk, mengganti sepatu dengan sandal rumah. Mertuanya, Nyonya Gia langsung menarik tangan Seline. “Bercerailah, berapa pun kompensasi yang kau pinta akan aku berikan!”

Seline tertawa kecut, tebakannya sekarang ini, bahwa mertuanya itu sudah mengetahui tentang kehamilan Riana. Malas berdebat dia pun berkata, “Kita bicarakan ini lain waktu, aku lelah sekali!”

Seline langsung berlalu tanpa berkata lagi. Nyonya Gia tidak mengejarnya, sudah ada anak di dalam perut Riana, jadi tidak perlu berusaha keras untuk menendang Seline dari rumah ini. Perceraian hanya masalah waktu saja.

Tepat dini hari, Eric baru kembali. Dia berjalan pelan ke arah ranjang. Mengendurkan dasinya, melepasnya, membuka kancing lengan kemejanya dan menggulungnya sampai siku.

Dengan perlahan Eric naik ke atas ranjang, lalu mendekatkan dirinya ke tubuh Seline dan memeluknya dari belakang.

Seline tidak benar-benar tidur, merasa muak dipeluk oleh suaminya, muak mencium aroma parfum wanita lain yang melekat di tubuh Eric. Enggan berdebat, dia lebih memilih untuk tidur. Keesokan paginya, dia sudah pergi pagi-pagi sekali ke Rumah Sakit.

Ketika Eric bangun, merasakan sisi sebelahnya sudah terasa dingin, dia pun bangun duduk. Mengusap kasar wajahnya, memikirkan tentang Seline dan tentang Riana yang tengah hamil. Pada saat ini, Seline baru saja tiba di rumah sakit, ponselnya sudah berdering.

“Rumah Tua!” nama yang muncul di layar ponselnya.

Seline menghela napas, mencoba mengatur napasnya agar terdengar normal ketika menjawab. “Pa!”

“Lusa ulang tahun Mama! Kita makan ditempat biasa, jangan sampai telat!” kata Tuan Huang.

“Tentu saja, mana boleh telat!” kata Seline dengan nada bahagia.

“Semoga kali ini, suamimu bisa menemani!” harap Tuan Huang.

“Ya pa!” jawab Seline seraya menutup sambungan ponselnya. Merasa sedikit serba salah.

Setelah kejadian semalam, Eric sama sekali tidak membahas tentang permasalahan mereka. Pada saat ini assisten perawat masuk dan berkata, “Eum… tentang pasien terakhir, yang semalam… wanita itu, mencoba bunuh diri!”

Gerakan tangan Seline terhenti membalik berkas laporan yang sedang dia baca. Sedikit tersenyum kecut seraya berpikir, “Pantas saja semalam, dia pulang begitu larut!”

Seline mengangguk pelan, kembali fokus kepada berkasanya lagi seraya bertanya, “Apa sekarang dia baik-baik saja?”

“Seharusnya, karena dia langsung dibawa ke ruang VVIP!” jawab asisten itu.

Seline mengambil ponselnya, teringat lusa adalah hari ulang tahun Mamanya, tidak ingin membuat khawatir maka dia putuskan tetap mengajak Eric. Di sore hari akhirnya dia mengirimkan pesan singkat untuk bertemu di restoran biasa tempat mereka merayakan ulang tahun itu di setiap tahunnya.

Ponsel Eric bergetar, pesan terbaca, namun langsung di hapus. “Kau sedang apa?” tanya Eric kepada Riana.

“Tidak ada! Aku hanya ingin melihat jam berapa!” jawab asal Riana sambil meletakan ponsel Eric.

Eric langsung duduk di sofa, meneruskan membaca berkas laporan Perusahaan. Riana, mengambil ponselnya dan mengetik pesan kepada seseorang, “Buat aku dirawat lebih lama!”

Riana benar-benar ingin membuat Eric tidak pulang sampai hari ulang tahun mertuanya itu terlewati. Satu hari, dua hari berlalu, tidak ada jawaban dari pesan yang dia kirimkan ke Eric.

Seline tidak ambil pusing, nanti tinggal cari alasan saja seperti tahun lalu. Janji temu pasien hari ini tidak terlalu banyak, Baru saja seline bersiap untuk pergi, tiba-tiba assistennya masuk dan mengatakan ada pasien gawat darurat yang harus segera di operasi demi keselamatan bayi dan ibu.

Saat ini, hanya Seline yang paling tepat dan bisa melakukan operasi itu. Karena dua dokter lainnya sedang melakukan operasi di jam yang sama. Seline langsung meletakan tasnya, menuju ruang operasi.

Suasana mendadak berubah tegang. Seorang ibu hamil dengan usia kandungan 36 minggu dibawa masuk dengan kondisi darurat. Wajahnya pucat, bibirnya membiru, dan di bagian bawah tubuhnya terlihat perdarahan hebat.

“Pasien dengan solusio plasenta, Dok!” kata perawat sambil mendorong brankar, tempat tidur dorong rumah sakit.

Solusio plasenta adalah kondisi ketika plasenta, tempat bayi menerima oksigen dan nutrisi terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya. Keadaan ini sangat berbahaya, bisa membuat bayi kekurangan oksigen dan ibu mengalami perdarahan yang mengancam nyawa.

1
Farid Attalah
selalu di tunggu ka
Siti Solihah
langsung baca terus kok thor,mlh nunggu up trus...
Nova Silvia
aahhh,,kelen greget tau
seline kamu polos bed
thor pengen visuaaaaalllllll
biar halu ny enak🤭
Nova Silvia
riana lu takut ketauan klo itu bkn anak eric kan,,
Rosy
dia itu ceo yg lagi nyamar Selin 😂😂

semoga si pelakor kena jebakan Batman..niat hati menjebak Selin malah dia yg terbukti bersalah
Rosy
kalau memang Selin berniat mau membvnvh,kenapa tidak keduanya saja..sangat merepotkan
ollyooliver
mau itu anak lu apa bukan ..gk ada alasan buat seline mencari pria lain. dia berhak! dan yg namanya lu dah tidur sama riana ..ya itu udah kesalahan menuju perceraian😏
Rosy
jangan mau Selin..itu pasti si pelakor
suka banget dg ketegasan tuan Mo..tapi lebih suka lagi kalau mereka di izinkan berpisah biar Selin jadi adik ipar saja 🤭
Nova Silvia
aku suka semua karya othor
Nova Silvia
c jalang bikin ulah
pph you the best,,,tp maaf bentar lg bkal jd istri paman
Nova Silvia
selueniamu polos bed,,punya lu klo nanti you nikah ma xender,,heee
xender aku mau satuuuu
Nova Silvia
ciye² seline merasa aman dekat xender
Widya Febrina
aku jadi penasaran...apa yang jadi tujuan Seline masih mempertahankan pernikahannya dgn Eric yg jelas2 telah mengkhianati pernikahan mereka
Widya Febrina
Rania...berarti pelakor sah ya...Krn mertua Seline tidak mengabaikan nya ...kasian bgt kami Seline
Widya Febrina
seline....seline...ternyata kamu hanya dijadikan alat utk dimanfaatkan sama keluarga suamimu..🤦🤦🙆🙆
Widya Febrina
pertemuan yang tak diduga🤭🤭😅😅
Rosy
pemiliknya Xander kah ?
Rosy
bagus sekali Xander..bocah itu bisa jadi perantara untuk menemui Selin tanpa ada rasa curiga 😂
Yuli Chen
tiap buka novel toon selalu cari karya kak nita, karena penulisan dan ceritanya bagus moga sampe tamat ya tor
Nova Silvia
ky ny cmn xander yg bisa lepasin kamu dr tuan mo,,,dengean cara elegan(curang)🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!