Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM FLASH SALE Rp1

SISTEM FLASH SALE Rp1

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:24.5k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Ardi, seorang pemuda miskin yang tulus, tiba-tiba dicampakkan oleh Siska, kekasihnya selama lima tahun, demi Bagas, sahabat Ardi yang baru saja naik jabatan menjadi manajer yang kaya raya. Di tengah keputusasaan dan hinaan brutal, Ardi secara tak terduga membangkitkan [Sistem Flash Sale Rp1], sebuah antarmuka misterius yang memungkinkannya membeli barang apa pun—dari mobil sport mewah, penthouse, hingga seluruh perusahaan—hanya dengan satu rupiah. Dengan kekayaan instan yang tak terbayangkan ini, Ardi mulai membalas dendam secara face-slapping kepada mereka yang meremehkannya, sembari menjelajahi kehidupan barunya sebagai miliarder muda yang paling berkuasa di negeri ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Tiba-tiba, ponsel di saku celananya bergetar hebat. Ardi mengabaikannya pada awalnya, mengira itu hanya pesan promosi operator.

Namun ponsel itu terus bergetar tanpa henti hingga membuat pahanya terasa kebas.

Dengan malas dan tangan gemetar karena kedinginan, Ardi mengeluarkan ponsel murahnya yang layarnya sudah retak di beberapa bagian.

Di layar ponselnya, tidak ada pesan masuk dari operator.

Layar itu justru menampilkan sebuah antarmuka aplikasi aneh berwarna emas yang menyala terang.

[Mendeteksi keputusasaan yang ekstrim dari tuan rumah.]

[Syarat terpenuhi. Memulai proses pengikatan.]

"Aplikasi apa ini?" gumam Ardi kebingungan sambil mengusap air hujan dari layar ponselnya.

"Apakah ponselku terkena virus karena kehujanan?"

Ardi mencoba menekan tombol kembali dan tombol beranda, tetapi layar itu tidak berubah sama sekali. Baris teks baru terus bermunculan di layar ponselnya.

[Pengikatan berhasil.]

[Selamat datang di Sistem Flash Sale Rp1.]

[Sistem ini akan memberikan penawaran barang-barang luar biasa dengan harga mutlak Rp1 setiap harinya.]

"Sistem Flash Sale Rp1?" batin Ardi membaca tulisan di layarnya. "Lelucon macam apa ini? Siapa yang meretas ponselku?"

[Tuan rumah, ini bukan lelucon atau peretasan.]

[Sistem ini terikat langsung dengan jiwa dan kesadaran Anda.]

[Sebagai hadiah pengikatan awal, Sistem membuka toko spesial untuk transaksi pertama Anda.]

Tiba-tiba layar ponsel itu berubah menjadi seperti tampilan aplikasi belanja online pada umumnya. Namun, barang-barang yang dijual di sana membuat mata Ardi nyaris melompat keluar dari rongganya.

[Gedung Pencakar Langit Sudirman Tower. Harga: Rp1.]

[Mobil Hypercar Bugatti La Voiture Noire. Harga: Rp1.]

[Saham Mayoritas PT. Teknologi Nusantara. Harga: Rp1.]

[Saldo Tunai Bebas Pajak Sebesar 10 Miliar Rupiah. Harga: Rp1.]

Napas Ardi menjadi tidak beraturan melihat daftar barang di layar ponselnya.

Semua barang yang bernilai triliunan atau miliaran itu dilabeli dengan harga satu rupiah.

"Ini gila, ini pasti penipuan," batin Ardi sambil menggelengkan kepalanya keras-keras.

"Atau mungkin aku sudah gila karena terlalu stres?"

[Sistem mendeteksi keraguan tuan rumah.]

[Silakan lakukan transaksi pertama Anda untuk membuktikan keaslian Sistem ini.]

Ardi menatap layar ponselnya cukup lama.

Hujan masih turun deras, tetapi dia tidak lagi merasakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Teringat kembali wajah sombong Bagas dan tatapan merendahkan Siska di kafe tadi.

Teringat bagaimana mereka menghina kemiskinannya tanpa ampun.

"Persetan dengan semuanya!" teriak Ardi di tengah hujan.

"Kalau ini memang penipuan, toh saldoku di bank hanya tersisa lima puluh ribu rupiah!"

Dengan jari yang masih sedikit gemetar, Ardi mengarahkan jempolnya ke layar ponsel.

Dia tidak memilih gedung atau mobil mewah, dia ingin sesuatu yang bisa langsung dia rasakan wujudnya.

Ardi menekan tombol beli pada pilihan [Saldo Tunai Bebas Pajak Sebesar 10 Miliar Rupiah. Harga: Rp1].

Sebuah jendela pop-up konfirmasi muncul di layar.

[Apakah Anda yakin ingin membeli Saldo Tunai 10 Miliar Rupiah seharga Rp1?]

"Ya!" ucap Ardi mantap sambil menekan tombol konfirmasi.

[Memproses transaksi...]

[Pembelian berhasil!]

[Terima kasih telah menggunakan Sistem Flash Sale Rp1.]

Layar aplikasi emas itu seketika menghilang dan ponsel Ardi kembali ke tampilan menu awal.

Ardi menghela napas panjang dan tersenyum getir menertawakan kebodohannya sendiri.

"Tentu saja itu hanya aplikasi sampah," batin Ardi sambil bersiap memasukkan ponselnya kembali ke saku.

Namun, tepat pada detik berikutnya, sebuah notifikasi SMS masuk ke ponselnya.

Itu adalah SMS dari bank tempat Ardi membuka rekening tabungannya.

Jantung Ardi berdetak sangat kencang saat dia membuka pesan tersebut.

Matanya terbelalak lebar dan mulutnya menganga tidak percaya melihat isi pesan dari pihak bank.

"Transaksi berhasil. Saldo Anda terpotong Rp 1."

"Transfer masuk dari rekening anonim berhasil. Saldo Anda bertambah Rp 10.000.000.000."

"Total Saldo Anda saat ini: Rp 10.000.049.999."

Ardi mengucek matanya berkali-kali untuk memastikan dia tidak salah lihat.

Dia menghitung jumlah angka nol di layar ponselnya dengan jari telunjuknya yang gemetar hebat.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh. Sepuluh miliar rupiah utuh baru saja masuk ke rekening banknya yang menyedihkan.

"Ini... ini nyata?" gumam Ardi dengan suara parau yang nyaris tidak terdengar.

"Aku baru saja membeli sepuluh miliar rupiah dengan harga satu rupiah?"

Tiba-tiba, antarmuka Sistem kembali muncul di layar ponselnya.

[Transaksi pertama selesai. Sistem telah sepenuhnya terintegrasi.]

[Mulai sekarang, setiap hari akan ada flash sale baru yang diperbarui pada pukul 00:00.]

[Gunakan kekayaan ini sesuka hati Anda, tuan rumah.]

Ardi tertawa. Pada awalnya tawanya terdengar pelan, namun lambat laun tawanya semakin keras dan menggelegar di tengah hujan yang menderas.

Air mata penderitaan di wajahnya kini tergantikan oleh tawa kemenangan yang luar biasa.

Dia bukan lagi Ardi si staf administrasi miskin yang bisa diinjak-injak oleh siapa pun.

"Bagas, Siska," batin Ardi sambil menggenggam ponselnya erat-erat, matanya memancarkan kilatan tajam yang mengerikan. "Kalian mengira uang adalah segalanya?"

"Kalian merendahkanku karena harta? Menginjak harga diriku demi jabatan manajer rendahan itu?" gumam Ardi sambil tersenyum sinis.

"Baiklah, mari kita bermain," ucap Ardi dengan nada dingin yang menakutkan.

"Akan kutunjukkan pada kalian, apa artinya menjadi penguasa uang yang sesungguhnya."

Ardi melangkah pergi meninggalkan jalanan sepi itu dengan punggung yang tegak.

Hujan yang turun kini tidak lagi terasa sebagai siksaan, melainkan sebagai saksi kelahiran seorang miliarder baru yang akan mengguncang kota ini.

Sebuah era baru baru saja dimulai. Era di mana semua hal mustahil bisa dibeli hanya dengan uang receh satu rupiah.

1
clara
😶‍🌫️😶‍🌫️😶‍🌫️
pricilia
🥰🤩
Antoni gergio
saya suka cerita ini kak🥰🌹
sasa
🤗🥰😍🤩💘💟
nurul khusna
🥰🌹🌟⭐
Anton barly
baik dan bagus novel nya😍🤩
yani
💫🌟🌟
fitri
⭐⭐⭐⭐
yudi permana
seru kak🥰
Angel
keren kak Cherly🥳😘😘
setiawan
/Good//Good//Moon//Heart/
gofur
baik🥰😍🤩
Äï
dia terlalu mudah menguasai dunia fana co aku curiga ntar dia bakal ke dunia lain seperti abad pertengahan, alam kultivator, dunia pedang dan sihir atau kek lou feng yg menjelajah di luar angkasa dan membangun kerajaan di semesta
Shinta geol
💟🥰💋
Cherlly
baca judul nya kaka dia memliki sistem flash sale Rp1 jdi dia bisa beli apa saja dgn Rp 1
Äï
loh uang dari mana dia? saldo nya kan 10M terus pake belanja 800jt kok malah nambah jadi 50M
Cherlly
itu di gas keras kalo ferari/lambo pasti keluar api dan asap kaka,..
Äï
masa mobil baru berasap
samuel df
🌹🥰
Äï
plot klise ini sudah lama aku tidak melihat nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!