Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Hamil Anak Raja Vampir

Aku Hamil Anak Raja Vampir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:299
Nilai: 5
Nama Author: Latief_ayra

hiduplah seorang penyihir cantik yang bernama Elizabeth bertemu dengan raj vampir .dan dia diam" mngandung ada vampir . sampai dia Terusir oleh ayahnya sendiri .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Latief_ayra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 12

Mata Carmilla membelalak lebar, bulu kuduknya merinding sepenuhnya saat kata-kata itu terkeluar dari bibirnya dengan suara gemetar penuh keheranan dan kemarahan yang meluap-luap. "Anak Draven??? Pria itu Draven... lebih memilih anak manusia haram dari pada aku?!"

Kemarahan yang sebelumnya sudah membara di dalam hatinya kini meledak menjadi kebencian yang tak terkontrol. Wajah cantiknya yang tadinya masih tampak anggun kini berubah menjadi wajah yang mengerikan, mata hitamnya menyala merah menyala seperti bara neraka, dan gigi runcingnya muncul dengan jelas. Air mata kemarahan menetes dari sudut matanya, mencampur dengan darah yang masih menetes dari bibirnya.

"Semua ini karena dia! Karena Draven yang bodoh itu yang memilih wanita manusia hina ketimbang aku yang sudah setia menyertainya selama ratusan tahun!" teriak Carmilla dengan suara yang melengking dan menyakitkan telinga, bergema di seluruh taman yang mulai terbungkam kegelapan. "Aku yang selalu ada di sisinya, aku yang selalu membantunya memerintah, aku yang mencintainya dengan segenap jiwa... dan dia malah memilih anak haram dari wanita manusia itu?! Tak adil! Semuanya tak adil!"

Kaki-kakinya menendang tanah dengan kasar, membuat reruntuhan batu dan dedaunan terbang ke segala arah. Kemarahan yang membara di dalam dirinya mulai memanifestasikan menjadi kekuatan sihir yang gelap dan ganas, menyebar ke seluruh udara seperti awan hitam pekat. Langit yang tadinya masih cerah mulai perlahan-lahan menjadi gelap, awan gelap membanjiri langit dengan cepat, menutupi sinar matahari sepenuhnya.

"Kalau gitu... MATI SAJA SEMUA!! HHHHAAAAAaaaaaaaaa!!!"

Teriak Carmilla yang mengguntur itu membunuh keheningan, dan seketika itu pun petir menyambar dari langit gelap itu, menyilaukan seluruh taman dengan cahaya biru menyala yang menyakitkan mata. Hujan turun dengan derasnya, seperti air terjun yang membanjiri segala sesuatu, membuat tanah menjadi licin dan membuat suara gemuruh petir semakin kencang.

Dari tubuh Carmilla, energi gelap yang kuat mulai memancar keluar, membentuk makhluk-makhluk sihir yang mengerikan .

ular-ular raksasa yang lebih besar dari sebelumnya, burung gagak dengan cakar tajam, dan makhluk berbadan hitam yang tak berwujud yang mengeluarkan bunyi mendesis mengerikan. Semua makhluk itu bergerak ke arah Leon dan Elizabeth dengan kecepatan luar biasa, siap menyerang tanpa belas kasihan.

Leon berdiri tegak di depan Elizabeth, sayapnya yang besar tetap terbentang melindungi ibunya dari hujan dan bahaya. Matanya yang merah menyala menatap tajam ke arah Carmilla, tanpa sedikit pun menunjukkan rasa takut. Ia merasakan kemarahan yang membara dari wanita vampir itu, namun juga merasakan kesedihan dan kegagalan yang tersembunyi di balik kebencian itu.

"Carmilla... kau salah paham segalanya," ujar Leon dengan suara yang tenang namun tegas, suaranya mampu terdengar jelas meskipun hujan turun deras dan petir bergemuruh. "Ayahku memilih ibuku bukan karena dia manusia atau karena dia lebih baik dari pada kau. Dia memilihnya karena dia mencintainya dengan tulus. Cinta tidak tahu batasan apapun. bukan waktu, bukan jenis, bukan apa pun."

Carmilla hanya tertawa dengan bunyi yang mengerikan, suaranya seolah seruling iblis yang menyakitkan telinga. "Cinta? Apa itu cinta bagi seorang raja yang abadi? Hanya sekadar mainan yang sementara! Dia akan muak padanya, dia akan meninggalkannya seperti yang dia lakukan pada semua wanita sebelumnya! Tapi aku... aku selalu ada di sisinya! Aku yang pantas menjadi ratunya!"

Ia melambaikan tangan dengan kasar, dan seketika itu pun semua makhluk sihir gelap itu menyerang sekaligus. Leon mengepak sayapnya dengan kuat, membuat angin kencang yang memecah hujan menjadi dua, lalu ia melompat ke udara dengan kecepatan luar biasa. Cahaya keemasan menyelimuti tubuhnya, dan ia mulai melawan makhluk-makhluk gelap itu satu per satu, dengan gerakan yang cepat dan presisi yang luar biasa.

Elizabeth tetap terbaring di tanah, dia memegang erat semak-semak di sekitarnya untuk tetap tidak terjatuh. Matanya tidak pernah meninggalkan sosok putranya yang terbang di udara, melawan ratusan makhluk sihir dengan kekuatan yang luar biasa. Hatinya penuh dengan rasa bangga, namun juga ketakutan yang besar .

bahkan dengan kekuatan yang dimilikinya sekarang, apakah Leon akan mampu mengalahkan Carmilla yang sedang dalam amarah yang tak terkontrol?

Langit semakin gelap, petir menyambar lebih sering, dan hujan turun semakin deras. Pertempuran yang dahsyat itu berlangsung dengan ganasnya, cahaya keemasan dari Leon bersinar melawan kegelapan yang membanjiri taman, menciptakan cahaya dan bayangan yang berputar-putar seperti badai yang tak terkendali.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!