fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Petualangan di dungeon merah #5
Ke esokan hari nya tiba. Setelah menggumpulkan kayu bakar helmi dan geri pergi ke arah grombolan serigala di area salju, mereka langsung menyerang dan membunuh beberapa moster. Mereka pun berlari kembali ke tebing di dalam. Tentu saja mereka kejar- kejaran dengan para serigala itu, namun karena helmi dan geri adalah hunter yang lincah mereka dengan mudah bisa kabur hingga tiba di tebing. Wos...wos...wos.. Mereka memanjat tebing dengan cara melompat.
Fadli, "bagus mereka semua berkumpul di bawah, sekarang pakai katapel yang aku berika dan bunuh mereka satu demi satu. di bagi 4, aku di kanan, sebagian di kiri, depan dan belakang berpencar dan bunuh semua nya,"
Mereka lalu membentuk posisi dan mulai menembak para serigala itu dengan katapel pemberian fadli. Dengan mudah mereka berhasil membunuh satu demi satu serigala.
Geri terkejut saat menggunakan katapel itu, ia berbisik dalam hati nya, "aku tidak menyangka hunger fadli punya senjata sebagus ini, katapel ini hanya perlu di aliri sedikit mana tembakan nya sama dengan pistol. ide nya sangat bagus, di atas sihi batu banyak, kalau tidak ada pecahan batu kecil, tinggal hancurkan saja batu besar,"
Selama beberapa jam fadli dan yang lain nya terus menembak mereka sampai kelelahan sendiri akibat banyak nya serigala. Mereka istirahat dahulu sementara fadli menembakan puluhan bola api ke bawah untuk membakar serigala yang sudah tidak bernyawa.
"bisa bahaya jika jasad serigala terus menumpuk. Mereka bisa mulai naik sedikit demi sedikit," kata nya dalam hati.
Fadli lalu makan karena sudah di siapkan mie rebus. Ia makan dengan tenang bersama yang lain.
Citra, "ide kaka berhasil aku juga jadi bisa latihan mengontrol mana,"
Salsa, "benar banget, katapel mana ini membuat kita lebih fokus,"
Fadli, "kalau begitu bagus lah. Saat malam nanti jaga ya setiap sip takut nya ada serigala yang behasil naik, aku akan membuat benteng pendek dengan sihir tanah nanti sore,"
Lisa, "jangan- jangan fadli kamu juga bisa menggunakan sihir tanah?"
"ya bisa sih, sihir air juga bisa, api bida, angin bisa, petir juga bisa, pokok nya yang berhubungan dengan alam aku bisa, berkata senjata aku ini," jelas fadli sambil menunjukan tongkat sihir nya.
Geri, "fadli dari mana kamu mendapatkan tongkat sihir itu?"
Fadli, "ada orang yang ngasih (sistem sih yang ngasih)"
Helmi, "mana mungkin ada orang yang ngasih, aneh banget kamu,"
Fadli, "tapi emang benar kok,"
helmi, "ya susah aku percaya saja deh, sekarang setelah makan kita lanjur bunuh semua serigala itu"
Mereka semua kembali bersemangat karena peluang mereka hidup bertambah banyak. Setelah makan mereka pun lanjut menembaki para moster serigala di bawah tebing itu dengan santai dan presisi.
5 hari kemudian akhir nya serigala yang datang sudah berkurang drastis. Bahkan sudah banyak sekali serigala yang memilih untuk mengundurkan diri.
Helmi, "yos dengan begini kita bisa pulang sebelum dungeon break terjadi,"
Geri, "iya aku juga ikut senang, tapi jangan senang dulu serigala di bawah sana masih banyak, fadli bakar duku,"
Fadli, "ya bukan masalah,"
fadli terseyum dan dengan santai mengeluarkan sihir api nya. Setelah beberapa jam mereka lanjut menembaki serigala itu.
Fadli terseyum sambil terus melesatkan sihir api ke bawah tebing, ia berbisik dalam. Hati nya, "poin aku terus bertambah, dengan begini aku bisa makin kuat. Hari demi hari aku akan farming terus," ia pun menambah lagi kekuatan nya dan menembak makin cepat.
Sementara itu di luar dungeon.
Farel, "susah 5 jam mereka di dalam ayah. Itu arti nya mereka sudah 5 hari di dalam dungeon merah ini, tapi aku tidak tau apa mereka masih bertahan hidup atau mati,"
firmawan, "tenang saja aku yakin mereka akan baik- baik saja, aku yakin itu,"
"itu mana mungkin terjadi, mereka pasti sudah mati sejak dua jam yang lalu," ucap gon hunter rank s sekaligus ketua serikat hunter di bandung.
"aku setuju dengan hal itu, apa lagi hunter E yang bernama fadli itu, aku akan senang jika dia mati, dengan begitu hunter dari serikat garut yang ada di penjara akan si lepaskan," sambung ton hunter rank s ketua serikat hunter garut.
Firmawan hanya terseyum dan berkata, "benar sekali. Tapi jika dia keluar dalam keadaan selamat kamu akan mempermalukan diri kamu sendiri,"
Tentu saja ton tertawa mendengar itu, "hahaha... Hanya hunter rank d dan satu orang hunter ran A yang masuk ke dalam dungeon ini kamu pikir mereka akan selamat,"
Gon, "benar juga ada geri kan hunter rank A dari asosiasi hunter. Selain itu aku dengan ada anak baru bernama citra hunter rank c,"
Ton, "meski begitu mereka tidak akan kembali,"
Gon, "benar sekali aku setuju,"
gon dan ton tertawa sambil meledek serikat milik firmawan yang hanya memiliki hunter peringkat bawah saja. Mereka hanya memiliki hunter rank d sampai c saja. Bahkan hanya fadli satu- satu nya hunger rank E. Namun meski begitu firmawan tetap memilih untuk tenang dan berharap dungeon brak tidak terjadi. Karena jika dungeon break terjadi makan serikat sayap putih harus bertanggung jawab atas kerusakan yang di timbulan oleh moster nanti nya.
Sementara itu di dalam dungeon di malam hari, fadli dan yang lain nya tidur. Kecuali geri dan dua anggota nya yang bertugas berjaga terlebih dahulu.
ke esokan hari nya tiba. Fadli dan yang lain nya lanjut membantai para serigala itu dengan santai dan dengan mudah. Hingga setelah 20 hari berlalu mereka akhir nya bisa keluar dari dungeon.
Di dalam di depan dungeon geri tengah memengang bola kristal kunci membuka dungeon.
fadli, "ada apa geri kok ngak di lempar?"
Geri, "aku sangat senang bisa selamat, aku..aku..hu..."
Helmi, "dia menangis padahal dia laki- lakii,"
dila, "laki- laki jiga bisa menangis helmi,"
Helmi, "tentu saja bisa tapi... menangis laki- laki ah.. Masa sih ngak malu,"
Fadli, "wanita memang aneh, sudahlah geri ayo kita keluar,"
geri mengangguk ia mengusap air mata nya dan segera melempar kristal itu. Seketika pintu dungeon kembali menjadi biru. Mereka pun keluar dari dalam dungeon dengan tenang.
Tentu saat saat keluar mereka terkejut karena melihat ribuan hunter berada di dekat dungeon. Dungeon kembali tertutup, firmawan dan juga farel terlihat lega. Mereka menangis atas kembali nya para hunter yang menjelajah. Sementara itu para hunter tingkat tinggi dari berbagai kota yang sudah datang dari jauh terlihat kesal. Bukan karena dungeon break tidak jadi, namun karena fadli dan yang lain nya bisa menyelesaikan dungeon merah selama 20 hari atau 20 jam.
Fadli dan yang lain nya segera di bawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.