Indonesia
NovelToon NovelToon
Anak Sima

Anak Sima

Status: tamat
Genre:Spiritual / Horor / Tamat
Popularitas:30.5k
Nilai: 5
Nama Author: Meylani Putri Putti

Kejadian mengerikan tersimpan di sebuah desa sejak lama, ada yang menganggapnya hanya mitos, dan ada juga yang sangat mempercayainya.

Kasus demi kasus mengerikan terjadi yang membuat geger seluruh desa.

Anak Sima, sosok yang menjadi perbincangan dari mulut ke mulut oleh warga desa hingga membuat warga desa takut dan waswas untuk beraktivitas di hutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemakaman Andi

Tidak terasa sang fajar telah terbit, kabut tipis pun menyelimuti tempat itu. 

Suasana duka begitu terasa, mereka semua terisak memandang tubuh Andi yang sudah terbujur kaku itu.

Yusuf telah menghubungi pihak kampus serta keluarga Andi dan mengabarkan berita duka itu. 

Keluarga Andi yang di telepon oleh Yusuf seakan tidak percaya Andi begitu cepat meninggalkan mereka.

Setelah selesai menghubungi pihak keluarga Andi dan memberitahukan kabar duka kepada pihak kampus mereka menunggu ambulan yang akan menjemput jasad Andi.

 Beberapa menit kemudian Iring-iringan mobil serta mobil ambulan datang ke lokasi tersebut beserta orang-orang dari komite kampus, orang tua dari Andi pun juga datang di waktu yang sama.

Tangis ibu Andi pecah, ia langsung masuk ke dalam rumah Basuki dan memeluk erat jenazah anaknya itu.

“Nak kenapa kamu begitu cepat meninggalkan ibu dan Ayah Nak,” ucap ibu Adi sembari memeluk jasad Andi.

“Sudah Bu, ikhlaskan andi kasihan dia,” sahut Ayah Andi menenangkan sang Istri.

“Ayo Bu, mari kita bawa Andi pulang, kasihan dia jika berlama-lama tidak di makamkan,” sambung Ayah Andi.

Andi pun di angkat dan di masukan ke dalam mobil ambulan untuk di bawa pulang ke rumahnya.

Sementara Sari, Sinta, Dimas, serta Yusuf ikut mengiri kepergian Andi mereka berempat pergi menaiki mobil Yusuf.

 Di perjalanan menuju ke rumah Andi mereka berempat pun membuka obrolan.

“Sari bagaimana ini satu teman kita sudah menjadi korban di desa itu apa sebaiknya kita mencari tempat lain saja untuk melanjutkan tugas PKL kita?” tanya Dimas.

“Jangan jika kita tidak melanjutkan lagi di sana kita harus mencari tempat yang cocok lagi dan butuh waktu lagi,” pungkas Sari.

“Lalu bagaimana apa kamu mau jadi korban selanjutnya, aku tidak mau!” sahut Dimas menegaskan kepada Sari.

Yusuf yang hanya berdiam sembari menyetir mendengar mereka sedang berdebat pun ikut bicara.

“Aku setuju dengan Sari, Andi serta warga desa di sana pun telah menjadi korban anak Sima dan pihak berwajib pun tidak ada yang percaya dengan kasus kematian mereka. Jika di biarkan maka akan memakan korban lebih banyak kita harus mencari cara untuk menyingkirkan anak Sima itu,” Yusuf yang memberikan pendapatnya.

“Gila kamu Yusuf mau cari mati aku tidak setuju,” celetuk Sinta.

“Teman kita Andi telah menjadi mangsa Anak Sima habis itu kalian berdua tidak punya rasa empati begitu pun para warga, aku setuju dengan Yusuf kita harus mencari cara menyingkirkan anak Sima di desa itu,” pungkas Sari.

“Ya Sudah kalian berdua saja Aku dan Sinta tidak mau ikut pergi ke desa itu lagi,” kata Dimas.

“Iya aku pun setuju dengan kata Dimas.

“Ya sudah aku tidak memaksa kalian berdua untuk ikut, sekarang yang penting kita pergi mengantar Andi ke tempat peristirahatan terakhirnya,” ujar Yusuf mencoba melemah. 

Tidak lama berselang mereka telah tiba di rumah Andi.

Jasad Andi pun di turunkan dari ambulan dan di bawa masuk ke dalam rumah.

Para tetangga pun membantu proses pemakaman Andi.

Jasad Andi segera di mandikan, setlah itu di kafani barulah di sholatkan.

Selesai di Sholatkan Jasad Andi di bawa ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Isak tangis pecah kembali para sahabat serta keluarganya yang melihat jasad Andi di masukkan keliang lahat.

“Tenanglah di sana sahabat maafkan kami berempat, kamu akan selalu ada di hati kami,” ucap Yusuf sembari mengelus-elus nisan Andi.

Sari dan Sinta tidak dapat membendung air matanya sedari tadi kenangan Andi sahabat mereka di masa SMA begitu dalam, Andi pribadi yang humoris dan setia kawan bagi mereka berempat.

“Mari kita pulang,” ujar Yusuf.

Namun Sari masih saja terlihat menangis di atas makam Andi.

“Sudah Sari ikhlaskan Andi, dia sudah tenang di sana,” ucap Yusuf mencoba menenangkan Sari.

Sari mengusap air matanya dan sesekali mengusap nisan Andi.

Mereka berempat pun kembali masuk ke mobil Yusuf dan kembali pulang ke rumah masing-masing terlebih dahulu untuk menenangkan hati mereka atas kepergian Andi.  

Sementara pihak keluarga Andi hanya tahu kematian Andi di sebabkan oleh hewan buas, karena mereka tidak percaya dengan hal-hal takhayul.

 

  

 

1
estycatwoman
good
𝕗 𝕚 𝕚
hadir kk
Aiko_azZahwa
Terimaksh kak sdh memberi cerita yg kerrn,banyak yg bisa kita petik dri kisah ini..
rasa hormat,adab dlam bertamu,sslu menjaga etika dmn pun kita berada.
persahabatan yg bgtu erat,bersma2 melewati masa sulit & senng...

jg menambah pengetahuan ttng legeda2 dri belahan lain yg mngkn kita tdk tau,

Terima kasih kak..❤️❤️❤️
Aiko_azZahwa
semoga mas wahyu selalu dlam LindunganNYA,d beri kelancaran dlm mengemban tugas negara,

bisa pulang kembali,stelah selesai dlam menjalankan tugasny.,,,,
Aiko_azZahwa
moga desa kuringkit benar2 menjadi tenang kembali,
sdh tdk ada teror lagi dari anak sima,,
Aiko_azZahwa
semoga Dimas segera sembuh...
Aiko_azZahwa
semoga para warga bisa bekerja sama ,,,,
Aiko_azZahwa
apa ini anak pak Bas...???
Aiko_azZahwa
semoga mereka berempat tdk ad ap2,
smg segera sampai rmh k rmhny pak Bas,,
Aiko_azZahwa
semoga mereka berempat busa memcah miateri ini dn bisa menyelamatkan para warga desa kuringkit dri ancaman anak sima
Aiko_azZahwa
dari kisah Andi kita bisa ambil pelajaran,
bahwa jika kita berada d deaa org lain,kita tdk boleh bicara sembarangan,kita hrus mematuhi peraturan yg ad dan sllu mendengarkan nasihat dri para petuah desa yg kita tinggali....
Aiko_azZahwa
Makin menengangkan saja,,
aduh Andi,knp si gak mau dengerin kata2 pak Bas.....
Aiko_azZahwa
alhamdulilah Andi ketemu,
smg Andi baik2 sja.....
Aiko_azZahwa
makin penasaran,gimana nasib Andi???
smg tdk ada apa2,
Aiko_azZahwa
haduhhhh si Andi,
jng sampai krn mulutmu,akan menjadi hal buruk pada mu,,,,
Aiko_azZahwa
makin penasaran apa sebenarnya yg d maksud anak sima????
Aiko_azZahwa
ikut tegang,ternyata hny mimpi..
Aiko_azZahwa
kita hrs mengutamakan adap jika kita berada d desa org lain,
kita jg hrs mematuhi peraturan yg ad,
krn kita tdk tau bagaimana keadaan d desa tersebut...
Aiko_azZahwa
aduh Dimas knp BAK sembarangan si,,
jng sampai in jd awal yg buruk,
g kedepany tdk ad ap2....
Aiko_azZahwa
semakin menarik....
👑Meylani Putri Putti: makasih say
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!