Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Nasib Kyarra, Kakanya yang meninggalkan suami dan juga putrinya. Kyarra harus menikah dengan kakak iparnya demi keserakahan ibunya.
Kyarra melakukannya demi keponakannya yang membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tetapi banyaknya pertentangan dalam pernikahan mereka, belum lagi Kakak iparnya menganggap bahwa dia menerima pernikahan itu semata-mata hanya ingin memeras.
Kyarra benar-benar terjebak dalam pernikahan yang seharusnya tidak terjadi dan apalagi kontrak yang pasti pengetahuannya antara ibunya dengan Kakak iparnya.
Lalu bagaimana Kyarra yang awalnya hanya menjalankan peran sebagai seorang tante yang menyayangi keponakannya dan saat ini harus menjadi istri dari mantan Kakak iparnya, di tengah banyaknya mimpi yang ingin dia tuju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13 Suami Istri Bertengkar Terus

Allah hu Akbar, Allah hu Akbar.

Suara Azadn begitu merdu terdengar, membuat Kyarra langsung terbangun dengan membuka mata. Kyarra menguap dan merenggangkan tangannya untuk merefleksikan otot-otot tubuhnya.

"Huhhhh, ternyata empuk juga tidur di sofa, ini jauh lebih baik daripada di lantai," ucapnya yang langsung duduk masih memejamkan mata.

Kyarra mengatur nafas dan melihat kearah ranjang. Alvino masih terlihat tertidur nyenyak menggunakan selimut di dadanya.

"Bisa-bisanya dia tertidur di ranjang sebesar itu dan sementara ada seorang wanita yang harus terlantar ..... Huhhhhhhhh," lirih Kyarra menghela nafas.

Kyarra melihat jam yang menggantung di dinding.

"Sebaiknya sholat subuh dulu dan setelah sholat subuh, membuat sarapan untuk Kelly," ucapnya dengan menghela nafas.

Kyarra menyibak selimut kemudian langsung turun dari sofa. Kyarra memasuki kamar mandi, mengambil gosok gigi yang baru dan kemudian menggosok gigi, lihat wajahnya di cermin yang masih saja sebab karena habis bangun tidur.

Kyarra juga tidak lupa mencuci wajahnya, Kyarra baru merasa segar.

CEKLEK

Kyarra kaget dan berbalik badan ternyata pintu kamar mandi dibuka yang tak lain oleh Alvino.

"Kak!" ucapnya dengan kaget membuat Alvino terkejut mendengar suara sedikit keras itu.

"Kakak ngapain masuk-masuk kamar mandi tidak tahu ada orang di dalam," sahut Kyarra yang untung saja tidak sedang membuka baju.

"Saya mana tahu jika ada kamu di dalam dan kalau saya tahu, saya juga tidak akan masuk!" tegas Alvino.

"Lalu ini kesalahan siapa?" tanyanya.

Alvino menghela nafas berat,

"Lain kali kunci pintu jika berada di kamar mandi, jangan sengaja menjebak saya!" tegas Alvino menutup pintu kamar mandi kembali.

"Apaan sih, jelas-jelas dia yang masuk kamar mandi dan apa tidak menggunakan matanya melihat kalau orang sudah tidak ada di sofa lagi, dasar tidak pernah mau disalahkan, keras kepala dan selalu ingin menang sendiri!" umpat Kyarra dengan mood yang subuh-subuh sudah berantakan.

Setelah mencuci muka dan prepare hal-hal kecil dan kemudian mengambil wudhu, Kyarra kemudian langsung keluar dari kamar mandi dengan Alvino sudah berdiri di depan pintu kamar mandi dengan kedua tangannya dilipat di dada.

"Ngapain Kakak nungguin saya seperti itu?" tanyanya dengan dahi mengkerut.

"Jangan terlalu percaya diri, kamu ngapain di kamar mandi, lama sekali. Ini juga kamar saya dan segala sesuatu yang ada di kamar ini adalah kepentingan saya!" tegas Alvino berlalu begitu saja dari hadapan Kyarra.

"Astagfirullah Kyarra, kamu harus sabar-sabar menghadapi orang seperti itu, selalu tidak pernah ingin disalahkan, bisa-bisa wudhu ku batal karena menghadapinya," ucap Kyarra dengan mengusap dadanya.

Kyarra kemudian langsung siap-siap untuk melaksanakan shalat subuh, tanpa ingin membuang waktu dan nanti yang adanya salatnya tidak khusyuk karena berurusan dengan Alvino.

Setelah selesai melaksanakan sholat, Kyarra tidak lupa berdoa kepada sang penciptanya, setelah curhat dan meminta kepada sang pencipta akhirnya Kyarra menyelesaikan ibadah di subuh hari dan berdiri sembari mengambil sajadahnya.

Bersamaan dengan Alvino yang keluar dari kamar mandi menggunakan jubah putih, rambutnya yang basah sudah pasti subuh-subuh seperti ini Alvino sudah bersih-bersih.

Kyarra tidak peduli, membuka mukenahnya dan kemudian mengambil hijabnya dan langsung keluar dari kamar.

"Apa dia sudah menganggap bahwa ini adalah kamarnya, sehingga bisa suka-suka," ucap Alvino menghela nafas.

****

Kyarra tidak lupa menyiapkan sarapan untuk Kelly, Lina memiliki beberapa asisten rumah tangga yang khusus untuk memasak di rumah itu.

Mereka juga awalnya melarang Kyarra untuk tidak membuat apa-apa, tetapi Kyarra tetap memaksa karena memang dia harus membuat sarapan untuk Kelly.

"Apa yang kamu lakukan di dapur saya?" di tengah pekerjaannya sudah mendapat teguran dari Lina.

"Membuat sarapan untuk Kelly," jawab Kyarra sembari melanjutkan pekerjaannya tanpa menoleh ke arah Lina.

"Kamu jangan lancang berada di rumah ini Kyarra, harusnya apapun yang kamu lakukan sekecil dan sebesar apapun itu harus meminta izin terlebih dahulu kepada saya, dan tidak semua orang bisa menyentuh ada percaya dan termasuk tangan kamu," ucap Lina memperbesar masalah tersebut.

"Tante saya tidak mungkin membangunkan Tante untuk meminta izin secara langsung, tetapi saya sudah meminta izin ada asisten rumah tangga," jawabnya.

"Rumah ini milik saya dan seharusnya kamu meminta izin kepada saya bukan kepada pembantu yang saya beri gaji!" tegas Lina merasa tersinggung.

"Jangan menyentuh apapun di dapur ini, tinggalkan dapur ini!" tegas Lina.

"Tetapi saya harus membuat sarapan untuk Kelly," ucap Kyarra.

"Kelly adalah cucu saya dan biarkan asisten rumah tangga yang membuat sarapan untuknya, kamu jangan cari-cari perhatian, seolah-olah kamu adalah ibu kandungnya, jangan lupa jika kamu hanya sebagai pengganti!" tegas Lina sampai membuat Kyarra menghentikan pekerjaannya dan menatap Lina dengan kesal.

"Kenapa kamu melihat saya seperti itu? Kamu tidak suka dengan apa yang saya katakan? kamu keberatan?" tanya Lina.

"Ada apa ini?" Nenek menghampiri dapur ketika mendengar keributan.

Lina menghela nafas, ke ibu mertuanya sudah ikut campur dan maka dirinya yang akan disalahkan.

"Lina kamu membuat keributan apalagi pagi-pagi seperti ini?" tanya Nenek sudah mengetahui keributan itu berasal dari siapa.

"Mama kenapa menyalahkan saya? ini adalah rumah saya dan bukankah seharusnya orang asing yang sudah pasti mencari keributan," jawab Lina.

"Maaf, Nek, jika saya pagi-pagi sudah membuat masalah. Saya hanya ingin membuat sarapan untuk Kelly, bukan saya tidak percaya dengan asisten rumah tangga yang mungkin biasa menyiapkan sarapan, tetapi ini Kelly dan tidak semua bisa dia makan," jawab Kyarra.

"Lalu kamu tidak mengizinkan Kyarra memakai dapur ini hanya karena ingin membuat sarapan untuk Kelly?" tebak Nenek melihat ke arah menantunya itu.

"Ada etika dalam meminta izin, belum sampai 24 jam di rumah ini dan sudah lancang, bukankah wajar saja jika saya marah," jawab Lina sudah pasti memiliki alasan.

"Saya bukan bermaksud lancang dan tidak meminta izin secara langsung, tetapi saya juga punya rasa segan dan malu jika pagi-pagi sudah membangun pemilik rumah hanya untuk membuat sarapan," jawab Kyarra.

"Sudahlah Lina, ini hanya masalah simpel saja, tetapi kamu justru memperbesar masalah ini. Ini masih pagi dan jangan mencari keributan. Kyarra kamu lanjutkan saja membuat sarapan untuk Kelly, bagaimanapun kamu yang mengetahui apa yang disukai oleh Kelly," ucap Nenek.

"Baik Nek," sahut Kyarra kemudian melanjutkan pekerjaannya.

Lina terlihat kesal meninggalkan dapur, seperti ada persaingan antara dia dan Kyarra. Padahal bagaimanapun Kyarra adalah menantunya.

*****

Kelly sudah menyiapkan sarapan untuk Kelly dan sekarang Kelly juga sudah siap-siap berangkat ke sekolah dan saat ini Kelly berada di meja makan bersama pemilik rumah dan termasuk Alvino.

Jika di Apartemen Alvino tidak pernah duduk di meja makan dan sarapan bersama mereka berdua, tetapi saat ini dia sarapan bersama orang tuanya dan sarapan itu sudah pasti disiapkan asisten rumah tangga.

Kyarra yang terbiasa menyiapkan sarapan untuk Kelly hanya menyiapkan satu porsi saja.

"Kelly, Oma menyiapkan bekal untuk Kelly di sekolah. Kelly nanti harus memakannya," ucap Lina memberikan kotak bekal yang sangat menggemaskan dengan warna pink.

"Apa ini Oma?" tanyanya dengan rasa penasaran.

"Kelly buka saja," jawab Lina.

Di tengah makan itu, Kelly membuka kotak bekal tersebut dan kemudian melihat isi kotak itu tampak adonan yang terlihat keriting-keriting, lengkapi dengan coklat-coklat yang sangat menggugah selera untuk anak-anak kecil Kelly.

"Ini namanya udang rambutan, kamu suka udang bukan, Oma juga sudah menyiapkan coklat untuk kamu, jadi nanti di sekolah kamu bisa memakannya," ucap Lina.

"Maaf Tante, tetapi Kelly untuk sekarang tidak bisa memakan udang, terlebih lagi harus memakan yang manis-manis," sahut Kyarra

"Kyarra, kamu ini bisa tidak jangan mengatur ini dan itu, ini adalah cucu saya!" tegas Lina semakin naik darah karena tidak memiliki kebebasan untuk memberikan apapun kepada cucunya.

"Lina kamu bisa pelankan suara kamu, tidak perlu berteriak seperti itu di depan anak kecil!" tegur Heri.

"Alvino kamu akan diam saja seperti ini? kamu sendiri juga bahkan tidak bisa melakukan apapun untuk anak kamu," sahut Lina.

"Tetapi Kyarra pasti lebih tahu apa yang terbaik untuk Kelly dan apa yang tidak dan mungkin saja makanan yang kamu siapkan tidak cocok untuk Kelly," sahut Nenek ikut berpendapat.

"Kelly, kamu menyukai makanannya?" tanya Alvino.

"Suka. Pa, makanannya sangat lucu, Kelly ingin membawa ke sekolah dan memperlihatkan kepada teman-teman, teman-teman Kelly juga sebagian ada yang makan seperti ini," jawab Kelly sebagai anak kecil pasti tidak tahu apa-apa.

"Kalau begitu kamu boleh bawa ke sekolah," sahut Alvino.

Kyarra mendengar perkataan Alvino cukup membuatnya kaget.

Bersambung....

1
Oma Gavin
gimana alvino mau kamu bunuh kelly kamu dan ortu mu memang goblok oon sok paling bener dan pinter malah mau bikin kelly mati
Herman Lim
ga mungkin ga jatuh cinta u nanti Alvino yg ada mah bucin bgt sama kharra
Oma Gavin
keluarga toxic bikin gendeng mega matre goblok alvino psikopat gila, melani pasti kabor sama selingkuhan
Ma Em
mampir Thor semoga sukses , Melani pasti menyesal karena sdh meninggalkan suami dan anaknya , semoga setelah kyyara menikah dgn Alvino , Alvino nya baik dan akan jatuh cinta pada kyyara .
Anonim
Lwnjut
Anonim
Menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!