" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa
" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol
pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.
akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.
ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB : 13
Ceklek ...
Sesampainya di kamar ludwighe memutuskan untuk mandi dan membersihkan tubuhnya.
10 menit kemudian ludwighe keluar dari kamar mandi dan memakai pakaiannya di walk in closet.
Di mansion utama Bella duduk termenung di atas ranjangnya.
rasa bersalah hadir di hatinya saat ia harus berpisah dengan suaminya sampai Minggu depan.
Bagaiman nanti ludwighe akan mengurus dirinya ,itulah yang saat ini Bella pikirkan
" gimana ya keadaannya mas ludwig sekarang" gumam Bella .
" ah sudahlah hanya sampai Minggu depan,aku hanya butuh waktu untuk diriku " ucap Bella .
kemudian membaringkan tubuhnya ke atas ranjang dan segera menyelam ke alam Mimpinya.
Hal yang sma terjadi pada ludwighe ,bedanya Bella sudah ada di alam mimpinya sedangkan ludwighe masih berjuang untuk ke alam mimpinya.
saat ini pria itu tengah gelisah sebab ia tak bisa tidur,
" aakhh sial,apa yang terjadi padaku" ucap ludwighe sembari mengacak-acak rambutnya.
Seolah tubuhnya tau bahwa Bella tak ada di sampingnya, dengan gusar ludwighe terpaksa mengambil obat tidur di laci nakas dan meminumnya,barulah beberapa saat setelahnya ia bisa tertidur dalam pengaruh obat tidur.
di sebuah rumah mewah di pinggiran kota
seorang pria tampan tengah duduk di temani segelas anggur di tangannya, sorot matanya hampa seolah jiwanya telah hilang bersama pikirannya ,dia hanya duduk diam memandang ke depan dengan tatapan kosong.
Pria itu adalah Davin Atmajaya putra tunggal dari keluarga Atmajaya, pria tampan yang di gemari semua wanita di kotanya jika ia mau maka ia bisa mendapatkan wanita manapun hanya dengan menunjuknya saja . Namun pria yang sangat di idam idamkan kaum hawa itu malah mencintai seorang gadis keras kepala yang mencintai pria lain wanita itu adalah dara Auliya Prameswari dia juga adalah putri satu-satunya dari keluarga Prameswari.
Davin mencintai dara sejak pandangan pertama di acara pesta para pebisnis,dan sejak saat itu Davin mencintai dara lebih dari dirinya sendiri.
" tuan muda ayo masuk hari sudah sangat larut " ucap seorang pria paruh baya yang sedari tadi telah melihat apa yang di lakukan oleh tuan mudanya itu.
" bagaimana dengannya " tanya Davin
pria paruh baya itu langsung paham apa yang di maksud oleh tuan mudanya itu siapa lagi kalau bukan sang pujaan hati.
" nona dara baik - baik saja tuan muda , kami menjaganya seperti yang anda perintahkan" ucap sang pria paruh baya.
"hmm, tinggalkan aku sendiri pak min" ucap Davin pada pria paruh baya yang bernama pak min itu.
" kalau begitu saya permisi tuan muda" ucap pak min sembari membungkuk hormat dan berjalan meninggalkan sang tuan muda seorang diri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
malam telah berganti dengan pagi.
dan kesibukan manusia akan di mulai di pagi hari .
" sial, dimana aku meletakkan dasi biru ku " ucap ludwighe panik .
Pagi ini ia terlambat bangun dan saat terburu-buru seperti ini ia malah tidak atau dimana letak dasi birunya ,dasi itu adalah hadiah dari sang mommy itulah kenapa ia menjadikan dasi itu sebagai dasi favorit nya.
" sudah lah pakai dasi yang lain saja " ucapnya kemudian asal mengambil dasi dan memakainya sambil berlalu meninggalkan kamar dan menuju ke lantai bawah.
ludwighe menuruni tangga dengan tergesa-gesa,mbok yang melihat tuannya turun pun memanggil untuk sarapan terlebih dahulu.
" tuan sarapan dulu ,biar mbok siapin" ucap mbok Minah .
" tidak perlu mbok ,saya sudah terlambat " ucap ludwighe dan berlalu meninggalkan mbok Minah dengan buru buru.
Tak lama mbok Minah mendengar suara deru mobil yang menjauh dari rumah.
" Haduhh si tuan , begini ni kalau gak ada nonton Bella " ucap mbok Minah sembari geleng - geleng kepala.
Di kantor Bagas sedang gelisah menunggu sang bos sebab sebentar lagi akan di adakan rapat dengan investor luar negeri.
" CK dimana si pak bos ,biasa datangnya lebih awal dari satpam depan , tapi saat penting begini malah datang terlambat" ucap Bagas mondar-mandir di depan ruangan sang bos.
" pak Bagas ngapain" ucap lani yang kebetulan tengah lewat dan melihat asisten bosnya itu tengah mondar-mandir seperti setrikaan yang rusak.
" CK, saya nunggu pak bos lani ,bentar lagi rapat di mulai tapi pak bos belum juga datang" ucap Bagas dengan gelisah.
tak lama kemudian kegelisahan Bagas langsung sirna saat ia melihat sang bos tengah berjalan ke arahnya dan lani.
" itu dia pak bos " ucap lani yang di balas anggukan oleh Bagas .
" bagaimana apa investor nya sudah datang " tanya ludwighe sembari berjalan menuju ruang rapat begitupun dengan Bagas sedangkan lani ia kembali ke ruangan nya dan melanjutkan pekerjaannya.
" investor baru saja datang pak , untungnya anda cepat datang" ucap Bagas .
ludwighe tak bertanya lagi , sesampainya di ruang rapat ia langsung masuk ke dalam ruangan dan duduk di tempatnya.
Suasana ruang rapat langsung hening saat sang bos telah menduduki singgasananya ,semua orang langsung fokus pada apa yang di sampaikan.
Di mansion utama mommy Maria mengajak Bella ke butiknya agar Bella tak bosan di mansion saja.
Bella ternganga saat melihat bangunan butik mewah di hadapannya.
" ayo masuk Sayang " ucap mommy Maria
Bella menganggukkan kepalanya pelan sembari melangkah mengikuti langkah sang mommy mertua.
Butik itu sangat mewah dan elegan setiap bajunya brendid dan sangat mahal ,model modelnya pun sangat bagus dan modis tak heran kalau butik itu jadi butik terbesar di ibu kota.
" sayang kamu ambillah baju yang menurut mu bagus " ucap mommy Maria
" ah tidak perlu mom ,baju Bella masih bagus kok" ucap Bella tak enak hati
" CK, pokoknya kamu harus ambil beberapa baju dari sini mommy gak mau tau tahu " ucap mommy Maria lalu dengan cepat ia panggil seorang karyawan butik untuk menemani Bella memilih - milih baju yang dia suka .
" kamu temani menantuku memilih baju yang dia suka lalu bungkuskan lah baju baju itu dengan indah " ucap mommy Maria
" baik nyonya " ucap sang karyawan kemudian ia segera mengarahkan Bella untuk mulai memilih baju.
" mari nona lewat sini " ucap karyawan itu.
Bella mengangguk dan berjalan mengikuti karyawan wanita tersebut.
Sementara itu di kantor saat ini ludwighe kedatangan tamu yang tak di undang .
Vanesha ,wanita itu datang membawakan makan siang untuk ludwighe. Dengan penuh percaya diri vanesha menghampiri ludwighe di ruangannya tanpa mengetuk terlebih dahulu vanesha langsung masuk dengan senyuman merekah di bibirnya.
Ceklekkk...
Pintu ruangan Ludwighe terbuka ,saat ini ludwighe tengah bersama Bagas di ruangan nya mereka tengah membahas tentang rapat yang baru saja berakhir.
ludwighe dan Bagas terkejut saat mendengar suara pintu terbuka dan tiba-tiba Vanesha masuk tanpa di persilahkan terlebih dahulu.
" hai ludwighe,aku bawa makan siang untuk kita " ucapnya dengan tak tahu malu.
Bagas menatap jengah ke arah wanita rubah tersebut.
Sementara ludwighe terdiam dengan rahang mengeras dan wajahnya yang datar.
" siapa yang mengizinkan mu masuk " ucap ludwighe dingin.
" kenapa aku harus butuh izin orang lain untuk menemui kekasihku" ucap vanesha dengan senyum nya yang manis .
" apa kau tidak tahu malu ,nona Bella adalah istrinya pak bos dan kau sma sekali bukan siapa-siapa nya pak bos " ucap Bagas mulutnya sedari tadi sangat gatal ingin memakai wanita ular yang bernama vanesha itu.
" kau siapa berani sekali kau ikut campur antara aku dan kekasihku,kau itu cuma karyawan rendahan ,jadi lebih baik tau dirilah dan segera pergi ,karna kami membutuhkan waktu berdua saja. Kau paham kn maksud ku " ucap vanesha dengan gaya centilnya membuat Bagas bergidik geli.
"kau memang wanita jalang tak tahu malu " ucap Bagas dengan lantang ,hingga wajah vanesha memerah karena marah.
" ludwighe kau dengar apa yang karyawan rendahan ini katakan tentang ku,dia itu cuma orang miskin yang kau terima kerja di kantormu tapi lihatlah tingkah sombong nya itu , ayo pecat dia ,aku tidak ingin melihatnya di sini lagi " ucap vanesha ia mulai membujuk ludwighe dengan nada suara yang sedih dan seolah ia merajuk.
" keluar lah" ucap ludwighe tiba-tiba.
Vanesha tersenyum senang saat mendengar ucapan ludwighe,ia kira ludwighe mengusir Bagas dari ruangan itu ,dengan sombong nya vanesha membusungkan dadanya seolah ia adalah penguasa alam semesta, vanesha tersenyum mengejek ke arah Bagas yang masih diam di tempat.
" apa kau tidak dengar apa yang di katakan kekasih ku ,keluar lah dan ya satu hal lagi ,karna kau sangat mengagungkan nona mu itu maka memohonlah padanya ,karna aku akan tetap menjadi pemenang nya dan bukan nona mu itu si miskin yang aku beri kesempatan menyandang status sebagai istri nya ludwighe " ucap vanesha dengan senyuman smirk di bibirnya.
" keluar dari ruangan ku sekarang juga vanesha" ucap ludwighe,vanesha terkejut tak percaya dengan apa yang di dengarnya.
" bwahahahahahah" Bagas tertawa dengan kencang hingga suara tawanya menggema di ruangan itu.
" sa- yang apa yang kau kata- kan, ini aku vanesha wanita yang paling kau cintai " ucap vanesha kedua matanya berkaca-kaca siap untuk mengeluarkan air mata buayanya.
" itu dulu dan sekarang kau tak lebih dari seorang jalang penggoda bagiku" ucap ludwighe menghantam keras jiwa vanesha. Ia tak menyangka ludwighe akan mempermalukan dan menghinanya seperti ini.
" hahahah,di mana kau letakkan semua kesombongan mu tadi hah,kau bilang aku cuma karyawan rendahan,miskin dan apa tadi ,kau mau memecatku ,hahahahahhahaha kau terlalu banyak menghayal , seorang jalang rendahan bermimpi ingin menyingkirkan ku, CK,CK,CK, sungguh tak tahu diri " ucap Bagas dengan tatapan merendahkan dan senyum mengejek yang ia berikan pada vanesha yang diam mematung dengan air mata yang mengalir dari kedua matanya.
" ludwighe kau dengarkan dia menghinaku ,kenapa kau masih diam saja usir dia ,cepat pecat dia, dulu kau selalu marah jika ada yang bicara kasar padaku " ucap vanesha dengan terisak.
" cukup, berhenti mengungkit masa lalu ,aku menyesal karna dulu aku pernah mencintai wanita rendahan seperti mu ,tapi sekarang aku tak mencintaimu lagi yang tersisa di hatiku hanya rasa benci,dan rasa benci itu lah yang membuat aku masih mengingatmu,mengingat wanita yang mengkhianati ku ,kau tidak akan pernah menang dari Bella karna Bella bukan wanita jalang seperti mu" ucap ludwighe dengan kasar ia tarik tangan vanesha dan membawanya keluar dari ruangannya .
Kejadian itu memicu keingintahuan para karyawan kantor mereka berbondong-bondong melihat ludwighe menyeret seorang wanita yang tengah menangis itu .
" ludwighe apa yang kau lakukan,tolong lepaskan tanganku sakit ,kau mempermalukanku" ucap vanesha
Ludwighe tak perduli ia seret vanesha sampai ke loby kantor dan di sna sudah ada beberapa satpam.
Brughh.....
Vanesha terjatuh dengan keras ke lantai loby sebab ludwighe mendorong nya dengan kasar. Semua orang melihat hal itu bahkan ada yang memvideokannya .
" apa yang kalian lakukan, hentikan jangan di video" ucap vanesha berusaha menutupi wajahnya.
" kalian semua dengarkan aku ,hafal wajah wanita ini mulai sekarang jika wanita ini datang ke kantor maka usir dia jangan biarkan dia masuk bahkan mendekati pagar kantor ini" ucap ludwighe dengan suara yang keras hingga semua orang bisa mendengar perintah nya dengan jelas.
" satpam sekarang seret wanita tak tahu malu ini dari hadapan ku dan pastikan aku tak pernah melihatnya mendekati ku lagi ,jika aku masih melihatnya berkeliaran di kantor ini maka aku akan mengambil kepala kalian sebagai gantinya" ucap ludwighe kali ini suaranya tidak keras namun cukup untuk di dengar semua orang.
" ti - dak ku moh- on ludwighe tolong jangan seperti ini ,aku mencintaimu aku menyesal dan aku ingin memperbaiki nya tolong kembalilah padaku aku lebih baik dari istrimu itu " ucap Bella yang berteriak di akhir katanya .
" CEPAT SERET DIA SIALAN,KENAPA KALIAN DIAM SAJA SEPERTI PATUNG" teriak ludwighe, beberapa satpam tersebut langsung gemetar dan dengan cepat mereka menyeret tubuh vanesha ke luar dari area kantor tersebut.