Indonesia
NovelToon NovelToon
Aplikasi Toko Dewa Tiga Alam

Aplikasi Toko Dewa Tiga Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Setelah menyelesaikan masa militernya, Jiang Ming mendapati dirinya terjebak dalam kerasnya realita sebagai pemuda tanpa uang, pekerjaan, maupun koneksi, yang harus memutar otak demi menghidupi adik perempuannya.

Di tengah himpitan utang dan cibiran orang-orang yang meremehkannya, sebuah aplikasi aneh bernama "Toko Dewa Tiga Alam" tiba-tiba terinstal secara paksa di ponsel bututnya.

Aplikasi tersebut menjual berbagai barang supranatural dan keajaiban dari dimensi para dewa, namun ironisnya, semua benda ajaib itu hanya bisa dibeli jika Jiang Ming memiliki uang.

Alih-alih menjadi pahlawan super, Jiang Ming menggunakan kecerdasan dan insting bisnisnya untuk memanfaatkan barang ajaib termurah demi membangun kekayaan dari nol, perlahan memutarbalikkan nasibnya dari seorang pengangguran rendahan menjadi sosok yang mengendalikan kekuatan Tiga Alam di dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Jiang Ming tersenyum simpul, ini persis seperti efek yang dia harapkan dari mahakaryanya.

"Lalu apa masalahnya? Bukankah itu bagus untuk bisnis galerimu?" tanya Jiang Ming memancing.

"Itu memang menguntungkan, tapi sekarang ada seorang klien tingkat atas yang memaksaku untuk mengatur pertemuan dengan Tuan Wu Ming secara langsung."

"Klien ini bersedia membayar satu juta yuan di muka hanya untuk memesan lukisan kedua dengan tema khusus," ungkap Su Qingxue.

Deg.

Jantung Jiang Ming serasa berhenti berdetak sesaat mendengar angka satu juta yuan disebutkan dengan begitu santainya.

Satu juta yuan adalah jumlah uang yang bisa memutarbalikkan dunia Jiang Ming seratus delapan puluh derajat.

Namun, pengalaman hidup mengajarkannya untuk tidak menunjukkan keputusasaan di depan pebisnis licik seperti Su Qingxue.

"Satu juta yuan memang menggoda, tapi Guruku Tuan Wu Ming tidak peduli dengan hal-hal duniawi seperti uang," tolak Jiang Ming dengan nada angkuh yang dibuat-buat.

"Beliau melukis berdasarkan kehendak langit dan suasana hatinya, bukan berdasarkan pesanan saja."

Su Qingxue terdiam cukup lama di ujung telepon.

"Aku sudah menduga kau akan mengatakan hal konyol seperti itu."

"Tapi bisakah kita bertemu dan membicarakannya secara langsung? Aku ada di Kafe Blue Moon, hanya dua blok dari galeriku."

Jiang Ming berpikir sejenak sambil mengetuk-ngetukkan jarinya ke sandaran sofa kulit.

"Baiklah. Kebetulan aku sedang tidak sibuk sore ini," jawab Jiang Ming menyetujui ajakan itu.

Klik.

Panggilan ditutup secara sepihak oleh Jiang Ming untuk menjaga kesan superiornya.

Dia segera berganti pakaian dengan kemeja yang sedikit lebih rapi meski warnanya masih agak pudar.

Setengah jam kemudian, Jiang Ming mendorong pintu kaca Kafe Blue Moon yang memutar alunan musik jazz lembut.

Kring.

Denting lonceng pintu berbunyi, mengundang tatapan beberapa pelanggan elit di dalam sana.

Mata Jiang Ming langsung tertuju pada seorang wanita cantik yang duduk sendirian di sudut kafe dekat jendela.

Su Qingxue terlihat sangat mempesona dengan balutan gaun kasual berwarna hitam yang mengekspos leher jenjangnya.

Tangannya yang ramping dan putih sedang memutar-mutar sendok kecil di dalam cangkir porselen berisi kopi hitam.

Jiang Ming melangkah mendekat dan langsung menarik kursi di seberang wanita itu tanpa permisi.

"Maaf membuatmu menunggu, Nona Su," sapa Jiang Ming santai.

Su Qingxue menghentikan gerakan tangannya dan menatap tajam ke mata pemuda di depannya.

Dia menyadari ada yang berbeda dari aura Jiang Ming hari ini dibandingkan kemarin.

Postur tubuh pemuda itu terlihat jauh lebih tegap, dan sorot matanya memancarkan ketajaman yang mengintimidasi.

"Kau terlihat sangat berbeda hari ini, Jiang Ming," komentar Su Qingxue dengan nada penuh selidik.

"Hanya perasaanmu saja, Nona Su. Aku baru saja mandi air hangat dan pindah tempat tinggal," elak Jiang Ming ringan.

"Mari kita langsung pada intinya. Siapa klien besar yang sangat ingin menemui Guruku itu?"

Su Qingxue mencondongkan tubuhnya sedikit ke depan, merendahkan volume suaranya.

"Dia adalah Zhao Tianhua, pemilik sekaligus bos besar dari Grup Tianyu."

Jiang Ming mematung seketika di tempat duduknya.

Matanya yang tadi terlihat santai kini menyipit tajam bagaikan sebilah pedang yang baru dicabut dari sarungnya.

'Grup Tianyu? Perusahaan yang sama dengan yang mencoba menggusur paksa Bibi Wang dan Paman Li?' batin Jiang Ming tertawa dingin di dalam hati.

Ini benar-benar sebuah reuni kebetulan yang sangat ironis dan sempurna.

Orang nomor satu dari perusahaan yang ingin menghancurkan hidup Jiang Ming, kini sedang memohon-mohon untuk membeli lukisan darinya.

"Zhao Tianhua dari Grup Tianyu, ya?" gumam Jiang Ming sambil menyandarkan punggungnya ke kursi.

"Apakah kau punya masalah dengan perusahaan itu?" tanya Su Qingxue yang memiliki insting sangat tajam saat menangkap perubahan ekspresi Jiang Ming.

"Sama sekali tidak. Hanya pernah mendengar nama besarnya di berita," bohong Jiang Ming dengan raut wajah yang kembali datar.

"Grup Tianyu sedang membangun proyek perumahan raksasa di wilayah selatan Jinhai," jelas Su Qingxue tanpa curiga.

"Ketua Zhao sangat mempercayai fengshui, dan master fengshuinya mengatakan proyek itu akan gagal total jika dia tidak memiliki lukisan penangkal aura buruk."

"Dan lukisan penangkal itu harus memiliki elemen naga spiritual seperti karya Tuan Wu Ming."

Jiang Ming tersenyum sinis mendengarkan penjelasan itu.

'Pantas saja anjing-anjing suruhannya bertindak sangat agresif menggusur warga pagi tadi, ternyata bos mereka sedang dikejar ketakutan mistis,' batinnya puas.

"Satu juta yuan untuk menyelamatkan proyek bernilai miliaran yuan. Ketua Zhao benar-benar pelit," cibir Jiang Ming terang-terangan.

Su Qingxue sedikit tersedak kopinya mendengar keberanian Jiang Ming mengejek salah satu orang terkaya di Jinhai.

"Jiang Ming, kau tidak mengerti seberapa berbahayanya keluarga Zhao di kota ini."

"Jika kau terus menolak permintaannya, mereka tidak akan ragu menggunakan cara kasar untuk mencari tahu lokasi Tuan Wu Ming melalui dirimu," peringat Su Qingxue dengan nada serius.

Ini adalah dunia nyata di mana kekuasaan dan uang bisa menelan orang kecil tanpa sisa.

Jiang Ming menatap mata indah Su Qingxue dengan tatapan meremehkan yang sulit disembunyikan.

"Nona Su, sepertinya kau meremehkan siapa sebenarnya Tuan Wu Ming itu."

"Orang-orang fana seperti Ketua Zhao tidak akan pernah bisa menyentuh sehelai rambut pun dari Guruku, bahkan jika dia mengerahkan seluruh preman di Jinhai."

Kata-kata Jiang Ming yang diucapkan dengan sangat arogan itu membuat Su Qingxue terdiam seribu bahasa.

Wanita dingin itu bisa merasakan keyakinan mutlak dari nada suara Jiang Ming, keyakinan yang tidak mungkin dipalsukan oleh seorang pemuda miskin biasa.

"Jadi, apa keputusan finalmu?" tanya Su Qingxue menyerah berdebat.

Jiang Ming tersenyum misterius sambil mengetuk meja kafe itu perlahan.

Tuk tuk tuk.

"Katakan pada Ketua Zhao."

"Tuan Wu Ming bersedia melukis karya kedua khusus untuknya."

Mata Su Qingxue berbinar mendengar persetujuan itu, bayangan komisi besar sudah menari di benaknya.

"Tapi ada syarat mutlak yang tidak bisa ditawar," lanjut Jiang Ming memotong kegembiraan wanita itu.

"Apa syaratnya? Sebutkan saja."

"Aku tidak mau uang satu juta yuan itu dibayar di muka. Aku ingin seluruh transaksinya dilakukan minggu depan."

Jiang Ming menatap lekat-lekat wajah Su Qingxue yang kebingungan.

"Dan harganya bukan satu juta yuan."

"Katakan pada Ketua Zhao, Tuan Wu Ming meminta harga sepuluh juta yuan untuk lukisan penangkal nyawa proyeknya."

Prang.

Saking terkejutnya, Su Qingxue tanpa sadar menyenggol cangkir kopinya hingga tumpah membasahi meja.

Sepuluh juta yuan untuk satu buah lukisan dari seniman tanpa nama?

Ini bukan lagi sebuah negosiasi bisnis, ini adalah pemerasan terang-terangan yang dilakukan di siang bolong.

Jiang Ming berdiri dari kursinya dengan tenang, membiarkan wanita es itu membeku dalam keterkejutannya sendiri.

"Semoga harimu menyenangkan, Nona Su."

Jiang Ming melangkah keluar dari kafe itu, meninggalkan Su Qingxue yang masih mematung menatap punggungnya.

Rencana balas dendam Jiang Ming kini tidak lagi menggunakan kekerasan fisik murahan.

Dia akan menggunakan dominasi ekonomi dan kekuatan magis dari Toko Tiga Alam untuk mencekik Grup Tianyu perlahan-lahan hingga mereka mati kehabisan napas.

Perang tak kasat mata antara pemuda pemegang keajaiban dan taipan penguasa kota Jinhai akhirnya ditabuh.

1
Armoire
10 roses meluncur lah Thor... /Drool//Drool//Smirk//Smirk/ ... Thanks, dah update banyak... Next lanjut ... GPL yah
Armoire
Perfect story.. Perfect MC... No doubt /Drool//Drool//Smirk//Smirk/
Armoire
1 vote meluncur lah Thor /Drool//Drool//Smirk//Smirk/
Yui: makasih kk😊
total 1 replies
MW
bagus
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
lanjut Thor mantap nih👍👍😀
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha...menghancurkan mental mereka🤣👍mantap Thor lanjut bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor bantaaaaaaaiiiiii 👍👍😀😀
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mempunyai karyawan untuk topeng seorang penguasa petir🤣👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
memiliki sekutu yang cerdas🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh ngaku ga ya😀😀👍 bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣patung nya benar2 bekerja dan bisa berguna🤣🤣👍👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...ayoooo bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...balas dendam akan segera terlaksana 👍🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor bantaaaaaaaiiiiii 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
salah pilih lawan 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
lanjut Thor
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
alur cerita yang bagus
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
baca sampe bab 7 alur ceritanya menarik 👍👍lanjut Thor
Äï
klo di curigai dan dia langsung ngaku sih percuma, percuma nyamar klo sekali nya di curigai ngaku
Dewiendahsetiowati
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!