Indonesia
NovelToon NovelToon
Wounds Of Revenge

Wounds Of Revenge

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Persahabatan / Trauma masa lalu / Bullying dan Balas Dendam / Chicklit
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Asma Khan

    Dia gadis yang baik hati, tetapi lemah raga, jiwa dan hati. Kehidupan kejam sudah dinikmati sejak dia terlahir ke dunia. Namun, ketika remaja, takdir mengkhianatinya di mana waktu membakar impian dalam sekejap mata karena permainan teman sekelasnya.

Padahal, seumur hidup, Anaya Ivy Aurora hanya memiliki satu harapan yang menjadi impian sederhana yaitu mendapatkan cinta dan kepercayaan orang-orang di sekitarnya. Namun, di balik malapetaka di mana ia tak lagi bernyawa, tiba-tiba datang cahaya jiwa yang tersesat, lalu masuk menggantikan keberadaannya.

Ingatan semasa hidup menjadi jalan untuk mengawali kehidupan dengan pemilik jiwa yang baru. Apakah Anaya Ivy Aurora yang mengubah wajah dan nama menjadi Shanaya Zahra Raisa bisa mengubah takdir dan memenuhi impiannya dengan jalan yang ditetapkan sang pemilik raga?

    Jangan lupa tinggalkan jejak ya, Subscribe, Like, Comment. Mohon dukungannya ☺

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15~MENGHENTIKAN PERDEBATAN

Kebersamaan yang tak lepas menyita waktu selama perjalanan kian terasa menyenangkan kala hujan menghantarkan perasaan tenang walau sang pengemudi harus lebih waspada dan memusatkan perhatian pada jalanan di depan. Obrolan ringan si kembar pun ikut menyemarakkan tetapi satu gadis terakhir lebih suka mengasingkan diri sembari membaca sebuah buku dengan sampul berjudul filosofi hujan.

Entah kenapa ia merasa kehidupan yang hanya bersifat sementara harus belajar dari arti hujan sebenarnya. Apalagi menurut buku bacaannya itu, filosofi hujan merupakan pandangan hidup yang dapat mengajarkan banyak pelajaran tentang kehidupan. Hujan sendiri termasuk fenomena alam yang sangat penting bagi kehidupan di bumi.

Karena tanpa hujan, kehidupan akan menjadi sangat sulit, bahkan mustahil. Sudah jelas hujan menjadi siklus alam yang melengkapi sekaligus sebagai sumber kehidupan bagi banyak makhluk hidup di bumi. Hujan menyediakan udara untuk tumbuhan, hewan, dan manusia. Pada intinya setiap makhluk hidup harus mencari sumber kehidupan untuk bertahan hidup.

Sejenak Raisa mengalihkan perhatian ke luar sana menatap rintik hujan sembari merenung ketika pikiran berusaha memahami arti dari sebuah pepatah dimana yang tertulis, 'Hujan mengajarkan kita betapapun kita tinggi, ada saatnya untuk membumi.' Pepatah tersebut seakan ingin menunjukkan jalan tetapi ia merasa tak ada pencerahan.

Di tengah ketidak pahaman, tiba-tiba merasakan sentuhan tangan yang memegang lengan kanan. Sontak saja ia berpaling ke arah samping dimana bersambut tatapan tanya dari Luna yang mungkin mengkhawatirkan keadaannya. Ia lebih suka menyimpan dilema sehingga menggelengkan kepala sekedar meyakinkan hati sang sahabat bahwa dirinya baik-baik saja.

"Raisa, aku tahu, kita belum seakrab seperti kamu dan Alby. Cuma kan, sekarang ini kita sudah bersahabat. Jadi kuharap tidak perlu bersikap dingin karena itu sudah jadi kepribadian prince ice cube. Selain itu, sebagai sesama wanita bisa untuk berbagi rasa tanpa khawatir bocor kan?" tutur Luna dimana dia mencoba mendekati Raisa agar bisa memahami sahabat barunya.

"Luna, jangan paksa Raisa untuk bicara. Bagaimanapun setiap orang punya rahasia dan tidak bisa dibagi seperti pembagian permen. Biarkan saja kalau dia masih ingin menyimpan masalah sendiri." timpal Loli yang dengan sigap menghentikan tindakan saudara kembarnya. Ia cuma tidak ingin hal-hal sepele mempengaruhi persahabatan meski pernyataan Luna hanya mengutarakan pendapat semata.

"Aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan apapun dari kalian, tapi saat ini bukan waktu yang tepat. Mungkin setelah mendengar apa masalahku, kalian berpikir diriku sudah gila. Jadi sebaiknya tunggu ka Alby balik saja." sahut Raisa apa adanya dan ia rasa hanya itu yang tersisa dari dalam benak pikirannya.

"Luna, Loli, kalian berdua bukan anak kecil. Kita tidak dalam keadaan bahaya, jadi lupakan soal sikap Raisa sementara waktu. Lagian, sekarang waktunya saling belajar memahami satu sama lain dan kalian pun tahu, Alby tidak mungkin berhubungan dengan sembarang orang. Jelas kan?" ujar Juna menengahi obrolan ketiga gadis yang tampak mengikuti perasaan tanpa mempertimbangkan sudut pandang meski masih dalam pengendalian diri masing-masing.

Juna angkat bicara membuat ketiga sahabatnya menerima bahwa mereka memang harus menyudahi obrolan jika hanya memicu perselisihan apalagi keraguan hati. Lagi pula dalam situasi terburuk sekalipun, selalu ada asa dan peluang untuk merajut masa depan yang baik. Sama halnya seperti rintik hujan dimana selalu ada harapan setelah hujan reda, dimana indahnya pelangi menjadi tujuan hidup setiap insan.

Walaupun proses hujan membutuhkan waktu dan kesabaran, hal itu sama seperti kehidupan yang mana tidak semua hal dapat dicapai dengan cepat. Hujan. Satu fenomena alam yang menghasilkan pemandangan sangat indah, seperti pelangi dan embun. Demikian pula, dalam kehidupan, keindahan dapat ditemukan dalam hal-hal kecil yang sering terlewatkan.

Termasuk persahabatan. Bukankah bagi mereka yang memiliki hubungan hati selalu memiliki tempat untuk berbagi suka dan duka? Hanya saja kehidupan akan selalu menyajikan hal pasti dalam bentuk perubahan. Oleh karena itu, tak peduli jalan mana yang dilalui maka harus siap menghadapi perubahan dan belajar beradaptasi dengan rasa, suasana, lingkungan dan berbagai hal lain yang baru.

Waktu berlalu begitu cepat hingga tidak terasa perjalanan pun berakhir begitu kendaraan memasuki halaman luas di tempat study tour yang akan menjadi pemberhentian selama dua hari. Acara sekolah diselenggarakan untuk perkumpulan beberapa siswa pilihan dari sekolah berbeda dengan agenda menjalin hubungan serta mengikuti bimbingan dari pihak perusahaan. Meski dalam arti sebenarnya harus turun ke lapangan dimana belajar dari warga sekitar yang menjadi pengurus dan pekerjaan perkebunan.

"Kalian tunggu di mobil saja! Aku keluar sebentar buat laporan sama pembimbing, habis ini, kita bisa langsung ke villa." Juna mengambil mantelnya yang selalu tersimpan di belakang kursi kemudi nya. Lalu, ia bergegas mengenakan, kemudian membuka mobil dengan langkah kaki menuruni kendaraan.

Tidak ada yang menghentikan kepergian pemuda itu, karena ketiga gadis sangat paham selama dua hari ke depan Juna lah penanggung jawab seluruh acara study tour. Jangan salah paham, dimana dia sebagai salah satu putra dari pemilik saham perusahaan memiliki tanggung jawab yang tidak bisa diwakilkan. Kehidupan Juna memang tak jauh berbeda seperti dunia Alby. Selalu mengedepankan kewajiban layaknya orang dewasa.

"Raisa, apa kamu bisa masak?" tanya Loli sembari memperhatikan rintik hujan di luar sembari membayangkan beberapa menu makanan hangat yang pas disantap saat suasana begitu mendukung.

1
〈⎳🥑⃟HIATUS
Mulai-mulai, dasar manusia penuh rasa dengki
〈⎳🥑⃟HIATUS
kok ngenes ki piye mbak othor?
Mrs.Helio Tropium
aduh cerita kak othor yg 1 ini selalu bnyak teka teki nya 😂 coba lebih dri 1 update nya thor 😍
Mrs.Helio Tropium: di tunggu yaa thor 😍😍
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!