Indonesia
NovelToon NovelToon
Tangisan Emak

Tangisan Emak

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:38.9k
Nilai: 5
Nama Author: cuzythree

cerita ini mengisahkan tentang perjuangan orang tua yang perekonomiannya di bawah garis kemiskinan tetapi dengan semangat dan tekat yang kuat akhirnya ia bisa membesarkan anak anaknya akan tetapi setelah anak anak itu dewasa dan sudah bekerja justru mereka lupa akan perjuangan orang tua yang sudah membesarkan mereka..... mau tau ceritanya lanjutkan dengan baca cerita di bawah ini ya❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cuzythree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Yanto segera mengendarai motornya menuju ke rumahnya di ikuti oleh mobil yang membawa barang yang di belinya

Semua anggota keluarga sedang duduk di teras depan rumah karena menunggu yanto kenapa pergi ke rumah adiknya lama sekali sedangkan mereka tidak mau meninggalkan yanto untuk makan siang bersama

Mereka semua heran kenapa di belakang yanto ada mobil yang mengikuti dan ikut berhenti di halaman rumahnya

"pak tolong segera turunkan semuanya ya" kata yanto

"baik bang" sahut karyawan toko itu

"abang beli kasur buat lia ya bang" teriak adik bungsu yanto tersebut dengan heboh

"iya adik abang yang cantik" gemas yanto sambil mencubit pipi gembul adiknya

lia dan yuda sudah berjingkrak jingkrak kegirangan karena mereka akan merasakan tidur di kasur yang empuk

Setelah semua barang sudah di turunkan dan di taruh di teras depan kedua pegawai tersebut berpamitan untuk kembali ke tokonya

"bang kami pamit dulu ya" kata pegawai itu

"baik pak terima kasih banyak" kata yanto sambil memberikan uang tip sebesar 100 ribu kepada kedua pegawai itu

"sama sama bang"

Setelah kedua pegawai itu pulang yanto meminta adik adiknya untuk membawa kasur kasur itu ke dalam rumah

"ayo kita bawa barangnya masuk ke rumah" kata yanto kepada adik adiknya

"baik bang"

"lia dan yuda kalian gulung dahulu kasur lama kita dan kalian kalian bersihkan kamarnya" perintah yanto lagi

"ok bang"

Lia dan yuda segera melakukan apa yang di perintahkan abangnya sedangkan yang lain mengangkat kasur masuk ke dalam rumah

Setelah kamar sudah di bersihkan mereka segera menata kasur ke dalam kamar masing masing

"adi, daus kalian tidur di dapan tv tidak apa apakan kamarnya tidak muat kalau buat naruh 2 kasur" kata yanto

"tidak masalah bang kami bisa tidur di depan saja" sahut adi

Selesai dengan kegiatannya mereka sekeluarga segera makan siang yang sudah sangat telat karena jam sudah menunjukkan pukul 2 siang

"abah mumpung kita lagi ga kerja nanti sore kita ke rumah dokter kemarin ya buat periksa kaki abah lagi" kata yanto

"tapi ini sudah tidak terlalu sakit nak" kata abah berusaha untuk menangkan putranya karena abah merasa yanto sudah terlalu banyak membantu keuangannya jadi abah tidak ingin tambah membebani anak nya lagi

"tapi bah kan harus tetap di periksa" kekeh yanto

"hehehe kan kata dokternya juga bilang 1 minggu nak ini baru hari ke empat lo nanti kalau sudah 1 minggu kita bisa periksa lagi" ucap abah sodiq berusaha mengulur waktu

"ya sudah tapi abah janji ya mau di periksa lagi" tegas yanto

"iya nak iya" akhirnya abah mengalah dengan kemauan anaknya itu

"ah abah ga asyik kan bang yanto selain mau periksain abah bang yanto juga mau melihat pujaan hatinya bah" celetuk daus

Daus langsung mendapatkan pelototan tajam dari abangnya itu karena sudah berani menggodanya

"nanti kalau jual hasil panen kamu ga akan abang kasih uang" goda yanto balik mengancam adik nya itu

"huaaaaa abang jangan dong bang nanti aku tidak kaya kaya tidak ada wanita cantik yang mau denganku" ucap daus dengan panik karena ancaman dari abangnya

"syukurin" ucap anak anak abah sodiq dengan kompak meledek daus lalu semuanya tertawa terbahak bahak melihat wajah masam daus

"iya bang jangan kasih uang lagi buat abang daus uangnya buat lia aja buat beli baju baru biar lia tambah cantik" cerocos lia yang ikut ikutan menggoda abangnya

"jangaaannnn" teriak daus dengan kencang

Semua kembali tertawa melihat kepanikan daus yang di ancam tidak akan di beri uang lagi, emak ranti dan abah sodiq tersenyum bahagia melihat anak anaknya tertawa dengan lepas sayang nya dalam hati mereka berdua masih berpikir bagaimana keadaan kedua anak nya yang pergi merantau

"sudah sudah kalian istirahat saja jangan bercanda terus" tegur emak ranti kepada anak anak nya

"yah mak ga asyik kan seru godain abang" ucap lia sambil manyun

Emak ranti hanya geleng geleng kepala mendengar kata kata anak perempuannya itu

"lia ayo temani emak belanja di warung mak sumi karena belanjaan emak banyak" ajak emak ranti kepada putrinya itu

"lets go mak" sahut lia

"hush ngomong bahasa apa kamu itu" celetuk mak ranti yang tidak mengerti kata anak gadisnya

Anak anak emak ranti kembali tertawa karena melihat emak nya kebingungan mendengar kata kat lia

"itu bahasa inggris mak artinya ayo" setelah puas tertawa lia memberi jawaban kepada emak nya

"halah bahasa apa itu emak gak ngerti ya sudah ayo segera berangkat" ucap emak ranti lagi

"yuda ikut emak bantuin bawa barangnya nanti" perintah yanto pada salah satu adiknya

"ok bang"

Emak ranti dan anak anaknya segera berjalan menuju warung mak sumi

"eh ada kamu ranti mau belanja apa" tanya mak sumi kepada emak ranti

"ini sum aku mau belanja beras 10kg, minyak 2 liter, telur 1 kg, terigu 1kg, sama semua sayur sayuran ini ya" kata emak ranti

"baik ranti tak siapkan dulu semuanya" sahut mak sumi

"wah belanja sebanyak itu emang mak ranti punya uang " celetuk salah satu ibu ibu yang suka ngerumpi di warung mak sumi dengan dalih berbelanja

"insyaallah ada bu" sahut mak ranti sopan

"dapat duit dari mana biasanya juga cuma beli tahu tempe" timpal ibu ibu lainnya

"apakah emak saya harus bikin laporan kepada ibu ibu semua dapat uang dari mana" sahut yuda yang kesal karena emaknya di hina

"eh anak kecil ga sopan kamu ya sama orang tua" kata ibu ratna tetangga paling julid di kampung meranti

"di mana letak ketidaksopanan saya bu, ibu dan yang lainnya menghina emak saya masak saya diam saja" jawab yuda yang sudah sangat kesal

"sudah nak sudah" emak ranti menenangkan putranya

yuda segera menarik napas dengan dalam untuk meredakan emosinya, dia belum bisa sabar seperti emak dan abahnya yang selalu lapang dada akan hinaan orang lain

"lagian ibu ibu ini kenapa ya kok suka ikut campur urusan orang lain selagi orang itu tidak merugikan diri kita jangan pernah menghina orang lain, kaya dan miskin itu sudah jalan takdir dari Allah jadi jangan pernah menghina makhluk sesama" ucap bu rina panjang lebar karena dia juga kesal dengan ibu ibu yang suka bergosip setiap hari apa tidak ada pekerjaan lain yang lebih berguna begitu pikir bu rina

"eh ga kok bu dokter kita tidak menghina siapapun mungkin ibu salah dengar" kata bu ratna berkilah karena ibu ibu segan dengan bu rina yang merupakan salah satu orang terpandang di kampung meranti

Ibu ibu tukang gosip itu langsung ngacir karena sudah di tegur oleh bu rina, bu rina hanya bisa menepuk jidatnya melihat kelakuan ibu ibu itu

"terima kasih bu dokter sudah mengusir lambe lambe turah itu dari warung saya" ucap mak sumi

"iya mak ga apa apa, cuma saya heran apa tidak ada pekerjaan yang lebih berguna selain bergosip" heran bu rina

"pekerjaan itu pasti ada bu dasar orangnya aja yang pemalas lebih suka bersantai santai ria" jelas mak sumi

"betul itu mak"

"Ranti ini semua pesananmu jadi totalnya 350 ribu ya" kata mak sumi

"oh iya sum dan ini uangnya" sahut mak ranti sambil menyodorkan uangnya

"wah emak ranti belanja banyak ada apa nih" tanya bu rina

"tidak ada apa apa bu buat stok saja biar ga bolak balik ke warung" jawab emak ranti dengan sopan

Bu rina manggut manggut dengan penuturan emak ranti

"bu dokter, sumi saya pamit pulang dulu ya" jelas emak ranti

"oh iya silahkan"

Yuda dan lia segera membantu emaknya untuk membawa barang dagangan kembali kerumah

1
Salma Suku
Udah tamatkah ceritanya
Nofi Ani
kpn update lgi?
Salma Suku
Semoga Yanto bisa sembuh dari gigitan ular berbisa...
Salma Suku
Ceritanya bagus cuma sepi...
tetap semangat thor...
Salma Suku
Masya Allah Yanto semoga niat baikmu terlaksanakan👍aamiin...
Salma Suku
Aq suka ceritamu thor...
Salma Suku
Aku jadi terharu,sampai menitikkan airmata...dan aku kagum dengan ke gigihan Yanto,untuk mengangkat derajat orngtuanya dan adik2nya...Masya Allah...keberkahan akan selalu bersamamu Yanto...
Salma Suku
Tetap semangat thor
Salma Suku
Semoga selalu rukun...
Salma Suku
Sedih thor...karena sudah sekian purnama mereka baru pulkam...
Salma Suku
Masya Allah rezeki anak soleha
Salma Suku
Tetap semangat...
Salma Suku
Aku suka ceritanya...nda selalu orang kaya dan CEO...
Salma Suku
Semangat thor
Salma Suku
Mampir thor
Oliv Supriadi
Bagus
Phutrii Prisila
p
Nofi Ani
semoga update tiap hari klu bisa ksih tnggl biar thu kpn update lgi.
Usmi Usmi
kalok kayak gini modelan nya enak punya anak banyak 😀
Usmi Usmi
Yanto tetangga ku 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!