Indonesia
NovelToon NovelToon
Anak Dewa Penghancur Terlalu Kuat

Anak Dewa Penghancur Terlalu Kuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Masa Depan / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:341
Nilai: 5
Nama Author: catsickle

Di sebuah lembah tersembunyi yang jarang dikunjungi siapa pun, hiduplah sebuah keluarga kecil yang tampak biasa saja — seorang ibu lemah yang bekerja keras sebagai pembantu, seorang paman nelayan yang ramah, dan seorang putri kecil bernama Angel. Tidak ada yang tahu siapa mereka sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon catsickle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Penantian Delapan Tahun

Upacara kelulusan pun resmi berakhir. Aula yang tadinya mencekam perlahan berubah menjadi penuh sukacita. Para murid dan orang tua mulai merayakan kelulusan dengan penuh kegembiraan, meskipun bayangan ketakutan akibat kejadian tadi sempat membekukan hati mereka. Namun Ellion dengan tenang dan meyakinkan berbicara kepada semua yang hadir, menegaskan bahwa tidak ada yang perlu ditakuti, semuanya telah berakhir dengan baik dan semua orang berada dalam keadaan selamat. Berkat kata-kata kepala akademik itu, suasana kembali hangat dan penuh tawa.

Di tengah keramaian itu, Angel berdiri sendirian di gedung kelulusan. Hatinya terasa gelisah, seakan ada sesuatu yang mendesak untuk segera ia lakukan. Tanpa berpikir panjang, Angel berlari sekuat tenaga menuju pintu keluar. Gerakannya itu dilihat oleh Ellion, Rey, dan Nagi. Rey dan Nagi tampak ingin segera menyusul, namun Ellion mengangkat tangan menahan mereka.

"Kalian tidak perlu ikut," ucap Ellion dengan lembut namun tegas. "Biarkan aku yang menyusulnya. Aku akan menjaganya."

Angel terus berlari melewati kerumunan orang tua dan murid, napasnya sedikit terengah namun kakinya tidak berhenti melangkah. Hati kecilnya dipenuhi kekhawatiran — ia ingin segera menemukan ibunya. Saat tiba di depan pintu masuk, ia melihat Kael berdiri di sana, dan di samping pamannya itu berdiri sosok yang tadi memanggilnya dengan sebutan Nona Muda.

"Paman Kael!" seru Angel mendekat. "Di mana Ibu? Aku ingin menemui Ibu."

"Tenanglah, Angel. Ikutlah bersamaku," jawab Kael lembut, lalu mengajak Angel berjalan. Sosok di samping Kael pun ikut berjalan di belakang mereka. Namun baru saja ia melangkah, sosok itu berpapasan dengan Ellion yang datang menyusul. Sosok itu menatap Ellion dari atas hingga ke bawah, lalu tersenyum heran.

"Wah, siapa ini? Apakah aku mengenalmu?" tanyanya dengan nada bercanda namun penuh keakraban.

Ellion menatap sosok itu dengan mata berkaca-kaca, campuran antara rasa takut dan rindu yang mendalam. "Guru..." ucapnya pelan. "Bagaimana kabarmu?"

Bagi Ellion, sosok di hadapannya ini bukan sekadar guru — tidak ada satu pun orang yang bisa menggantikan posisinya. Nasihat-nasihatnya yang selalu mengingatkan Ellion untuk tetap hidup dan berjuang, menjadi alasan mengapa Ellion bisa berdiri hingga hari ini. Rasa rindu yang selama ini terpendam meledak seketika di dadanya.

Sementara itu, Angel dan Kael terus berjalan hingga tiba di tempat yang sepi. Di sana, di bawah pepohonan yang rindang, Angel melihat sosok ibunya — Rebeca sedang menangis, dan di hadapannya berdiri sosok yang sedang memeluknya dengan penuh kasih sayang.

"Ibu..." panggil Angel pelan. Ia menatap sosok yang sedang memeluk ibunya dengan tatapan bingung. "Apakah orang ini...?"

Mendengar suara Angel, Yofaith perlahan melepaskan pelukannya pada Rebeca. Ia berbalik menghadap putrinya, lalu berjongkok menyamakan tingginya dengan Angel. Tangan kekarnya terangkat, menyentuh pipi putrinya dengan lembut dan penuh gemetar.

"Angel..." suaranya terdengar penuh penyesalan. "Maafkan aku... maafkan aku tidak menemuimu sejak hari kau lahir. Maafkan aku karena telah mengingkari janjiku padamu."

Seketika itu juga, mata Angel berkaca-kaca. Kata-kata itu menghancurkan segala keraguan di hatinya. Orang yang berdiri di hadapannya, orang yang meninggalkannya sejak hari kelahirannya, orang yang dulu berjanji akan datang menemuinya saat ia berusia empat tahun namun tidak pernah datang... orang itu adalah ayahnya sendiri — Sang Dewa Penghancur.

Air mata yang tadinya menetes sedikit demi sedikit kini mengalir deras di pipinya.

"Kenapa... kenapa kau meninggalkanku?!" isak Angel dengan suara bergetar. "Kenapa kau tidak pernah ada di saat aku hanya bersama Ibu dan Paman Kael? Kenapa?!"

Angel menangis sejadi-jadinya, meluapkan segala rasa rindu, kecewa, dan kesepian yang selama ini ia pendam sendirian. Rebeca yang melihat itu ingin segera memeluk putrinya untuk menenangkannya, namun sebelum ia sempat melangkah, Yofaith lebih dulu merangkul Angel dengan erat. Pelukannya begitu hangat, begitu melindungi, seakan tidak akan pernah melepaskannya lagi.

"Maafkan aku... maafkan aku..." hanya itu yang bisa diucapkan Yofaith berulang kali. Ia tidak punya alasan, tidak ada pembelaan diri. Ia tahu ia telah salah, dan tidak ada kata yang cukup untuk memperbaiki delapan tahun penantian yang menyakitkan itu.

Tak lama kemudian, Rebeca pun ikut merangkul mereka berdua. Tiga orang itu berpelukan bersama di bawah langit yang mulai berubah warna menjadi keemasan. Tidak ada kata yang terucap, hanya tangis dan kehangatan yang menyatukan hati mereka yang telah terpisah begitu lama.

Saat itu pun, Ellion dan Lazark tiba menyusul. Mereka berdiri tidak jauh dari sana, membiarkan keluarga itu menikmati momen kebersamaan mereka. Namun ketika matahari mulai turun dan langit berubah jingga kemerahan, Ellion melangkah mendekat.

"Jika kalian tidak keberatan," ucap Ellion dengan lembut, "marilah kita pindah ke ruang kerjaku. Di sana lebih tenang dan nyaman untuk mengobrol."

Mereka pun setuju. Berjalan bersama-sama menuju gedung utama akademik, berpapasan dengan para murid dan orang tua yang mulai beranjak pulang dengan wajah penuh kebahagiaan setelah merayakan kelulusan anak-anak mereka. Dan di antara kerumunan itu, berjalanlah keluarga yang akhirnya bersatu kembali — menuju ruangan Ellion, tempat di mana cerita baru akan dimulai.

 

1
holong manti Sirait
kembangkan lagi broo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!