Indonesia
NovelToon NovelToon
M. Dewa Nya Dunia Lain!

M. Dewa Nya Dunia Lain!

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan alternatif / Game
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Radenn

Dengan mouse aku menggerakkan tanda panah yang langsung mengklik apk itu.

Dut!

Langsung masuk pada bagian awal, wallpaper untuk login.

"Ho? " Ujarku melihat ada gambar hutan sebagai wallpaper nya.

Beberapa peri lalu lalang seolah vidio berjalan.

"Oh, keren dan berapa GB ni? Kurasa HP ku akan langsung eror jika tadi ku buka di ponsel... "

Aku membuat akun ku. Emailnya, Andri kata sandi nya simpel Andri 123.

Setelah itu aku mengklik masuk.

Tiba-tiba saja, scan beralih kepada seorang wanita dengan pakaian primitif berlari dari kejaran beberapa pria dengan pakaian terbuka di dada dan celana pendek dengan kulit selutut.

"Berhenti! Rapunzel, kau jangan lari! "

Dia berteriak keatas sambil terus berlari. "Dasar ayah bodoh, kenapa juga aku harus jadi tumbal! "

"Itu demi panen melimpah! " Ujar Ayahnya terus mengejarnya bersama dengan orang-orang bawahannya.

"Aku tak mau mati! " Teriaknya terus berlari menghindari kejaran ayahnya.

Dia melompati akar akar hutan dan menginjak d

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Radenn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

alasan!

Sulit bagiku menjelaskan nya, tanpa basa basi aku berkata bahwa aku adalah Tuhan. Namun, aku mahal di tabok oleh Yunia sambil berkata jangan main main dengan ku!

Yah, aku tanpa bisa mengelak lagi menunjukkan pada nya bahwa aku adalah Tuhan dari sebuah Game. Yang mana penjelasanku sama seperti aku menjelaskan nya pada Ibuku. Menunjukkan Moncus dan beberapa paket yang baru tiba hari ini. Buah buahan desa yang beraneka ragam, ditampilkan di game. Aku menunjukkan semua barang yang telah aku ambil sama dengan paket yang baru datang kerumah ini. Termasuk dengan dua orang perempuan ini.

"Sekarang apa kau mengerti Yunia? Aku tidaklah berbohong saat berkata Aku Tuhan!"

Yunia mendatar. "Maksudnya Tuhan dari sebuah Vidio Game kan?"

"Iya!" Ujarku melipat kaki ku dan menggendong Moncus di pelukkan.

2 Orang gadis itu membusungkan dadanya dan berlutut di hadapanku.

"Namaku Valen, ku berumur 25 tahun!" Ujarnya menyentuh telapak tangan kanan ku lalu menciumnya.

Si Gadis itu mengangguk dan berkata. "Aku adalah Violet! Umurku 16 tahun!" Dia mencium telapak tangan kiriku.

Yunia melotot menatapku. "Kau menikmatinya!"

Aku dengan wajah datar menatap ke Yunia. "Apa benar aku terlihat begitu?"

Dia menyilang tangan dan memalingkan wajah dengan kesal. "Entahlah!" Cemberut seolah dia ngambek akan hal ini.

Aku mengela nafas keluh kebawah dan berkata dengan jelas. "Apa sih yang kau marahkan? Tingkahmu bukan seperti akting saja? Urusan nya dengan mu apa?"

Dia menoleh dengan mata lebar dan aura marah yang kuat.

Rasanya aku jadi takut. "Maaf!" Ujarku berkeringat dingin.

 

.

.

.

Kami sarapan bersama, Yunia masih sibuk dikamar ku menatap layar Pc. Dia masih tak percaya dengan apa yang kukatakan. Melihat dengan terus menerus dan memainkan Mouse nya scrool sana sini untuk melihat keseluruhan Game.

Aku yang sedang melihat nya di depan pintu kamar berkata.

"Kau jangan menekan mulai pada area Azab nya, oke?"

Dia menoleh dengan wajah kesal dan itu cukup membuat ku diam.

Lalu dia mengela nafasnya. "Hah, kau tak perlu beritahu apa pun?!"

Aku tersenyum melihat wajah serius nya. "Kenapa sih dia ini?" Ujarku meninggalkan kamar.

Saat aku melihat pantulan dikaca lemari aku berbalik. Yah, aku melihat sesuatu yang sangat tak terduga.

"Dia berpikir aku sudah pergi?" Ujarku mengintipnya di kamar.

Aku seketika agak tak enak saat tertawa. "Hahaha, aku salah mengenai Yunia ... Apa dia sebenarnya menyukai ku?" Tanyaku dihati.

Pemandangan yang kulihat saat ini adalah Yunia sedang mengendus seragama sekolah yang baru saja ku pakai dengan wajah penuh nafsu.

"Baunya Andri masih kuat!" Ujarnya tampak sangat menikmati nya.

Aku berbalik badan dengan raut agak khawatir. "Aku tak melihat apa pun!" Tegas ku dihati lalu melangkah.

Yah, ini pertama kali nya aku melihat hal seperti ini. Gadis yang dulu sangat kusukai dan sekarang aku sudah melupakan perasaanku dan menganggapnya sahabat tapi malah kenyataannya dia tergila gila padaku dan punya fetish aneh dengan bau badan. Apa ini?!

Aku makan dengan wajah melamun, meski sedang berusaha di suapi dua orang perempuan cantik.

"Master, kenapa kau melamun?" Ujarnya Violet menyuapi ku.

"Tidak ada, hanya banyak pikiran ..." Ujarku lalu menerima suapan darinya.

Kemudian Valen menyuapi ku dengan tangan, aku memakan nya dengan datar.

Ibuku melihat itu dengan wajah datar.

Saat aku sedang melamun, 2 perempuan ini berlomba bersaing dalam suapan romantis.

Valen menggunakan mulutnya, dan aku menerima nya dengan wajah datar.

Lalu, Violet mengikuti aku menerima nya lagi.

Sampai jadi banyak rangsangan dan Ibuku akhirnya muak.

"Berhenti!" Ujar Ibuku berteriak.

Aku terkejut, melihat ada mulut ku menempel ada belahan dada Valen.

"Ehhhhh?!" Memerah seketika wajah ku.

1
dewi sableng
/Good//Good//Good/
Isekai Idea
iya, Tuan putri
Queen love 🌷
Semangat yaa
Isekai Idea
maksudnya itu, tiap bab kok makin kurang rasanya Feel , gak ngena gak ngepas gitu ...
Hadeh gimana ni ...
Isekai Idea
Memadukan jalan cerita dan tambahan cerita itu sulit nian thor ,
Bahkan aku masih kesulitan dengan Bab yang ada ada nih, liat nya makin lama makin banyak makin kurang rasa feel nya
Muhammad Febriansyah: semangat thor
total 1 replies
Stephen (Phoenix dalam celana)
bisa kali ya thor dibikin gitu *ekhemm taulah kan dah pas tu jadi genre step *ekhemm
•Aergrid[♧
lanjut min
Isekai Idea
Entahlah saya memang suka nonton anime tapi ga pernah ingat poin-poin penting anime kayak yang kau bilang
Alghifarrie
aku lupa atau ingat. kayaknya ada MC anime pernah jadi Dewa mirip kayak nih cerita
Isekai Idea: Iya kah? Manga? Aku jadi keingat juga kayak pernah baca soalnya aku suka manga juga sih ...
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!