Indonesia
NovelToon NovelToon
Kau Yang Memaksaku Jadi Madu

Kau Yang Memaksaku Jadi Madu

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:29.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zia Lin

Tiada angin, tiada hujan. Seorang wanita berpenampilan elegan tiba-tiba melamar seorang wanita muda yang merupakan calon asisten suaminya, wanita itu melamar gadis tersebut tidak hanya didepan suami melainkan di depan ayah mertua serta jajaran dewan direksi perusahaan yang sedang berkumpul di ruang rapat guna membahas calon pemimpin perusahaan baru yang tak lain adalah suaminya sendiri. Lantas bagaimana reaksi gadis itu ketika dirinya dilamar secara mendadak oleh orang yang baru saja dikenalnya selama lima menit? Dan apa alasan wanita itu menginginkan gadis muda tersebut untuk menjadi madunya? Ikuti terus ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zia Lin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecewa

Julian menjatuhkan harga dirinya di depan Karina. Dia tidak peduli dengan pandangan orang-orang yang sedang menatap ke arahnya, yang ada dipikiran Julian saat ini hanyalah kesembuhan istrinya. Dia tidak peduli dengan apa yang dipikirkan orang-orang dan Karina, dia juga tidak peduli jika orang sekitarnya mengatai dirinya sebagai pria bucin yang sedang mencari perhatian agar lamarannya diterima oleh sang kekasih, bahkan jika Farida menginginkan dirinya mati Julian akan melakukannya asalkan sang istri mau pergi ke singapura dan mendapatkan kesembuhan yang telah lama dia nantikan. 

“Pak Julian, bapak ngapain? Bangun pak malu dilihat banyak orang,” kata Karina yang terkejut saat melihat putra dari seorang pengusaha besar tiba-tiba bertekuk lutut di hadapannya tanpa alasan yang jelas. 

“Tidak Karin, saya tidak akan bangun sebelum kamu mau menerima tawaran Farida untuk menikah dengan saya,” ucap Julian dengan bibir yang bergetar. 

Karina melebarkan matanya mendengar perkataan Julian. “M-maksud bapak apa?”

“Karin saya tahu ini gila, kita baru bertemu dan memiliki hubungan sebagai bos dan asisten. Tidak seharusnya juga saya melakukan hal yang tidak semestinya terhadapmu, tapi saya  sedang berada dalam situasi yang terdesak. Saya sudah memiliki istri dan tidak ingin menikah lagi hanya saja saat ini Farida sedang kritis, dia harus secepatnya melakukan pengobatan ke singapura tapi dia menolak pergi karena ingin melihat saya menikah dengan kamu dulu,” ungkap Julian yang tidak tahu harus berbicara apalagi agar asistenya itu mau mengerti akan keadaannya.

“Maksud bapak, bapak datang kesini untuk meminta saya menikah dengan bapak?” tanya Karina setelah mencerna ucapan Julian yang berbelit.

Julian menganggukkan kepalanya. “Saya mohon Karina, saat ini nyawa istri saya ada ditangan kamu, saya tahu saya akan menyakiti hati kamu dan Fadel, tapi saya mohon sangat-sangat mohon sama kamu tolong selamatkan nyawa istri saya dengan menikahi saya. Saya mohon jangan tolak saya, jika tidak istri saya akan mati dan saya tidak bisa menerima hal itu.”

‘Nyawa istri saya ada ditangan kamu, jangan tolak saya istri saya akan mati jika kamu menolak’

kalimat itu terus berputar di kepala Karina membuat wanita itu kembali melihat sekelebatan bayangan di masa lalu lagi seperti semalam.

Karina yang tidak tahan dengan suara asing yang terngiang-ngiang di telinganya menutup kedua telinga dan berteriak histeris sambil berjongkok.

Julian yang kaget bercampur bingung saat melihat Karina berubah menjadi histeris, berusaha menenangkannya dan bertanya apa yang terjadi tapi wanita itu hanya berteriak sembari meracau yang membuat Julian tidak mengerti dan bingung.

“Karin, kamu kenapa? Karina.” Julian menepuk-nepuk pipi Karina agar asistennya tersadar. 

“Tidak, bu-bukan aku yang menyakitinya j-jangan jangan mati m-maafkan aku ... ak-aku ...a-aku aaaahhhhhhh,” jerit Karina histeris. 

“Karin!” teriak Fadel saat melihat Karina sedang histeris dalam pelukan Julian. Dia mengambil alih Karina dan memeluknya erat. 

“Karin tenanglah, ini aku Fadel,” kata Fadel berusaha untuk menenangkan wanita tercintanya itu.

  

“J-jangan … jangan, a-ak-aku minta maaf ak-aku … a-aku t-tidak akan menolakmu lagi … bu-bukan … bu-kan aku yang menyakitinya bu-bukan!”

“Karin tenanglah, aku percaya padamu lihat aku Karin ini aku Fadel.”

Karina membuka matanya dan menatap Fadel dengan manik mata penuh ketakutan. “Pak Fadel,” lirih Karina.

Fadel mengangguk beberapa kali untuk meyakinkan Karina. "Ya ini saya Fadel."

 “A-aku t-tidak membunuh nyonya Farida kan, bapak percayakan sama saya?” ucap Karina membuat Fadel kaget saat mendengar Karina menyebut nama Farida dalam tantrumnya. 

“Pak kenapa bapak diam, bapak percayakan sama saya … saya tidak membunuhnya Pak,” ulang karina seraya meyakinkan Fadel jika dia tidak berbuat kejahatan.

“Iya Karin iya, saya percaya tenanglah saya mohon tenangkanlah pikiranmu,” tutur Fadel mencium kening Karina, ia merasa sangat khawatir dengan kondisi Karina saat ini yang sedang menangis sesenggukan dalam pelukannya.

Fadel penasaran apa yang sudah dikatakan oleh Julian pada Karina sehingga membuat depresinya kembali kambuh dan kenapa juga Karina menyebut nama Farida?. 

Usai menangis, Karina pingsan dan Fadel bergegas menggendong Karina kembali ke ruangannya yang belum lama ditinggalkan. 

Saat dokter sedang memeriksa keadaan Karina, Fadel menatap tajam Julian yang sedang berdiri dengan raut wajahnya yang bingung. Fadel menghampiri Julian dan mendorong tubuh Julian hingga menabrak tembok, Julian tidak peduli jika Julian adalah bosnya, Karena ini di luar jam kantor sehingga dia berani melakukan apapun terhadap Julian yang merupakan sahabatnya sendiri. 

“Apa yang kau katakan pada Karina sampai membuatnya histeris seperti itu?Dan kenapa dia menyebut nama istrimu dalam tantrumnya!” sentak Fadel tak terima dengan kondisi Karina yang kembali mengalami depresi. 

“Le-lepaskan a-aku, Fadel,” pinta Julian tercekat karena lehernya ditahan siku Fadel. 

“Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau menjelaskannya.”

“Ba-bagaimana … ak-aku bisa menjelaskan jika kau mencekik leherku.”

Fadel menatap sinis dan melepaskan Julian. 

Julian mengusap lehernya yang sakit, lalu menjatuhkan bokongnya di atas kursi. “A-aku memintanya agar mau menikah denganku.”

“Apa!” Fadel melayangkan satu bogem ke pipi Julian. “Dasar brengsek, kau sudah memiliki istri kenapa kau ingin menikahi wanita lain!” teriak  Fadel sambil mencengkram kerah baju Julian. 

“Fadel dengarkan aku dulu, aku bisa jelaskan semuanya.” Julian tak kalah berteriak pada Fadel yang sedang dikuasai oleh amarah.

“Apa yang akan kau jelaskan, aku pikir kau sahabat yang baik untukku ternyata kau sama saja brengseknya!” hardik Fadel.

Julian yang kesal, Karena Fadel tidak mau mendengarnya balik memukul Fadel dan mendorongnya agar menjauh darinya. 

“Sudah aku katakan dengarkan dulu penjelasan ku bodoh!” umpat Julian berusaha mengendalikan dirinya agar tidak terpancing emosi.

Fadel menghela napasnya dan mencoba mendengarkan penjelasan Julian. 

“Aku memang meminta Karina untuk menikah denganku, tapi itu bukan kemauanku,” ujar Julian melirik sahabatnya yang sedang memegangi pipinya yang sakit karena pukulan darinya. 

“Lanjutkan,” ketus Fadel. 

“Ini kemauan Farida, dia yang memintaku menikah dengan Karina bahkan Farida yang meminta langsung pada Karina saat pertama kali kami bertemu dan di depan Papa beserta staf yang lain,” jelas Julian.

“Kenapa istri mu menginginkan kamu menikah lagi dengan Karina?” tanya Fadel penasaran.

“Farida sekarat, dia tidak ingin melihatku kesepian jika dirinya meninggal jadi dia ingin aku menikah lagi,” lanjut Julian. 

“Dengan Karina? Kenapa mesti dia, kau tahukan aku sangat mencintainya … kenapa kau tidak menolak dan mencari wanita lain kenapa harus wanita yang aku cintai!” cecar Fadel yang merasa dikhianati oleh sahabatnya sendiri.

“Maafkan aku, Fadel. Aku sudah menolaknya bahkan Karina juga menolaknya dan hasilnya Farida malah jadi kritis dan masuk icu dan kemarin aku dapat kabar dari Glen jika dia menemukan dokter bagus di singapura tapi Farida menolak untuk pergi kesana dan dia mau pergi jika aku menikah dengan Karina … kau juga tahukan betapa aku sangat mencintai Farida, aku ingin melihat dia sembuh dan hidup bersamaku lagi mangkannya aku mau menuruti keinginan Farida walaupun aku harus menyakiti mu dan Karina … saat ini dalam pikiranku hanyalah kesembuhan Farida.” 

Fadel tersenyum kecut saat mendengar penjelasan Julian.  “Kau egois Julian, kau memikirkan tentang istrimu tapi tidak memperdulikan perasaan orang lain … kau tahu gara-gara dirimu dan Farida semalam Karina hampir mati keracunan obat depresi, kau tahukan dia paling tidak bisa menolak permintaan orang lain tapi kalian malah memintanya hal yang membuat penyakit kecemasannya kambuh, awalnya aku pikir Karina mengalami depresi karena apa dan sekarang aku tahu jika dia merasa cemas memikirkan kondisi Farida karena telah menolaknya .... dan disini kau telah melukai hatiku juga sebagai sahabatmu, aku benar-benar tidak habis pikir bagaimana bisa kau akan menikahi wanita yang telah sahabatmu incar sejak dulu. Aku kecewa padamu Julian, benar-benar kecewa,” tutur Fadel mengungkapkan isi hati serta kekecewaannya pada pria yang selama ini telah dia anggap sebagai seorang sahabat.

.

.

.

.

.

Bersambung.

1
Maysaroh Maysa
sepertinya ada yg janggal antara dokter Glen dan Farida
Zia_Lin: hai kak terimakasih sudah mampir, author sarankan untuk mampir k novel author yang lain soalnya ini ceritanya gantung 😁
total 1 replies
Trisna Wati
kayak nya asik ni cerita nya
Anis Hasan
yach kok tamat ngegantung lagi thor
Zia_Lin: mau pindah kak ke paijo
total 1 replies
mawarni07
yahh tamat dech😔
Zia_Lin: Minggu depan lanjut lagi deh disana
total 1 replies
mawarni07
siapa dibaling orang bertopeng ituu ,,bikin penasaran aja thor
Zia_Lin: ke paizo🤭
total 3 replies
Anis Hasan
lanjut
mawarni07
lanjutt
Anis Hasan
lanjut sapa ya orang misterius itu
Zia_Lin: kang Ujang🤭
total 1 replies
mawarni07
lanjut thoor
Zia_Lin: satu bab lagi tamat ya🤧
total 1 replies
Anis Hasan
lanjut
Zia_Lin: doakan ya kak, semoga masuk bab terbaik biar gak gantung😁
total 1 replies
Anis Hasan
lanjut rasain julian
mawarni07
bener karin, jangan mau ditindas biar dia kapok
Anis Hasan
lanjut itu paling si abas masih hidup
Zia_Lin: terimakasih sudah mampir😁
total 1 replies
mawarni07
lanjut thoor
mawarni07
tetap semangat thoor
Zia_Lin: lemas bestie🤧
total 1 replies
mawarni07
lanjuut thorrr jangan tanggung bangett loo🤣🤣🤣😄
Zia_Lin: besok deh insyaallah 2 bab
total 1 replies
mawarni07
siapa sebenarnya pengirim misterius ituu,, tambah penasaran aja🤔
Zia_Lin: tidak tahu🤧
total 1 replies
mawarni07
Lanjut thorr😄
Zia_Lin: sepi terus ya🤭
total 1 replies
mawarni07
dan disinilah mulai tumbuh bibit2 cintaa sepertinyA🤣🤣
Zia_Lin: afa Iyah😂
total 1 replies
Niania Chacha
kenapa visual karina dan farida sama orang nya,,, apa ada sesuatu kah
Zia_Lin: beda loh kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!