Indonesia
NovelToon NovelToon
Lelaki Asing

Lelaki Asing

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Navya nana

Pertemuan mereka yang berawal dari ketidaksengajaan dan berujung manis. Namun seiring berjalannya waktu,kerikil - kerikil masalah itu berdatangan.Apakah Mereka sanggup menyelesaikan masalah,yang sebenarnya tidak terlalu rumit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navya nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Sudah dua bulan yang lalu Mita melangsungkan pernikahannya dengan Fahri. Tidak ada acara besar ketika menikah karena hanya ingin melaksanakan proses Ijab Qabul saja, meski demikian suasana pernikahan mereka adem dan tenang. Pernikahan yang tidak di sangka akan secepat itu karena Mita dan orang tuanya telah yakin dengan Fahri dan sudah melihat sifatnya yang bertanggung jawab.

Mita merasa bahagia ketika Fahri selalu menemani anaknya Fatimah yang sedang belajar berbicara, karena selama ini anaknya tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang ayah. Dengan kehadiran Fahri sekarang membuat anaknya mempunyai figur seorang ayah.

Setelah menikah Mita tidak lagi tinggal di Bandung, namun dia sekarang tinggal di Bogor bersama Fahri. Mendengar nama Bogor sedikit membuka luka lama bagi Mita, karena sebelumnya Mita pernah membangun biduk rumah tangga dengan Fahri yang kini telah menjadi mantan suami.

Mita dan Fahri memang tidak merasakan pacaran dulu, Fahri ingin langsung menikahi Mita karena tidak mau lama - lama jika hanya untuk pacaran. Karena menurut Fahri akan lebih enak pacaran setelah menikah, agar terhindar dari hal yang tidak di inginkan. Jadi sekarang ketika sudah menikah mereka masih terlihat malu - malu dan sedikit canggung.

Wajar saja mereka masih malu karena ketika masih satu pekerjaan untuk menatap satu sama lain pun selalu salah tingkah, apalagi untuk sekarang yang tiba - tiba langsung menikah padahal sebelumnya tidak pernah berkomunikasi secara rutin.

" Fahri " ucap Mita pelan memanggil Fahri.

" Kenapa Mit?" jawab Fahri sambil tersenyum dan memiringkan kepalanya.

" Terima kasih ya sudah memilih aku menjadi istri kamu, semoga rumah tangga kita selalu di jaga oleh Allah ya" seraya Mita mendekati Fahri yang sedang duduk di kursi.

" Aku juga terima kasih sama kamu, sama orang tua kamu yang sudah mau menerima aku yang banyak kekurangannya" jawab Fahri.

" Kita harus saling melengkapi, agar kekurangan yang kita miliki bisa tertutupi" sahut Mita yang tersenyum melihat Fahri.

Meski sudah menikah selama dua Minggu dan sudah melakukan malam pertama, namun jantung keduanya selalu berdebar. Dari yang sebelumnya hanya curi - curi pandang, sekarang bisa bersama dalam satu rumah.

Perjalanan cinta Fahri selama ini yang memutuskan tidak ingin pacaran karena ingin langsung menikah pun akhirnya terwujud dengan menikahi perempuan yang di cintai ya selama sepuluh tahun. Meskipun banyak yang mengatakan Fahri pemilih namun dia bukan pemilih, namun dia ingin mendapatkan yang terbaik.

Meski perempuan yang dia nikahi pernah menikah sebelumnya namun cinta Fahri akan selalu dan tetap bersemi untuknya. Karena tidak ada yang salah dengan menikahi seorang janda, karena janda bukan sebuah aib melainkan perempuan yang harus di jaga perasaannya. Tidak hanya seorang janda melainkan semua perempuan harus di jaga dan di hargai.

Teman - teman yang telah mengetahui pernikahan Mita dan Fahri pun seolah - olah tidak percaya dengan pernikahan mereka. Karena ketika masih satu pekerjaan dengan mereka sama sekali jarang ada obrolan diantara mereka. Mita yang selalu dekat dengan teman laki - laki yang lain dan Fahri selalu dekat dengan teman perempuan yang lain, membuat temannya tidak menyangka jika Fahri menaruh hati kepada Mita.

Memang kisah cinta mereka terlihat mulus karena tiba - tiba menikah, namun sebenarnya tidak. Mita yang harus mengalami perpisahan dengan laki - laki sebelumnya dan Fahri yang harus menyimpan perasaannya sehingga Mita menikah terlebih dahulu dengan yang lain membuat Fahri pasrah untuk tidak mengharapkan Mita.

Namun siapa sangka ketika Fahri tidak sengaja mengirim pesan kepada Mita, dan Mita mengatakan kalau dia sedang sendiri. Membuat Fahri tidak mau melewatkan kesempatan lagi, karena baginya ini waktu yang tepat untuk mengatakan kepada Mita.

" Kamu masih ingat kenapa aku mengirim pesan kepadamu waktu itu" uajr Fahri yang tiba - tiba bicara.

"Masih,memangnya kenapa?" Mita mengangkat satu alisnya.

" Iya karena waktu itu rasanya aku ingin sekali membalas unggahan kamu, tidak tahu kenapa. Aku penasaran kamu sudah menikah atau belum, karena kamu jarang sekali membagikan foto - foto di sosial media. Daripada aku menebak - nebak lebih baik aku tanya, aku berpikiran kamu sedang sendiri jadi aku memberanikan diri untuk bertanya" terang Fahri menjelaskan.

" Padahal aku pernah membagikan foto waktu aku nikah, kamu mungkin tidak lihat" ujar Mita.

" Mungkin aku tidak lihat pada waktu itu, tapi tidak apa - apa yang penting sekarang sudah sah jadi istri aku " ucap Fahri sambil ketawa.

Setiap hari Mita berusaha menjadi istri dan ibu yang baik untuk suami dan anaknya. Mita berharap pernikahan yang baru dia jalani dengan Fahri pun akan selalu harmonis dan ketika ada masalah di bicarakan dengan baik - baik.

Mita tidak mau mengulang kegagalan untuk kedua kalinya pada pernikahannya tersebut. Karena Mita jadikan pernikahan terdahulunya menjadi pengalaman dan pembelajaran yang menjadi guru terbaik.

Setelah beberapa bulan Mita menikah dengan Fahri ternyata Mita telat datang bulan. Mita segera mengetes menggunakan alat uji kehamilan, dan ternyata hasilnya positif seperti yang di harapkan. Tidak menyangka kehamilannya untuk sekarang begitu cepat, Fahri yang mengharapkan untuk menjadi seorang ayah pun akan terwujud.

Mita kemudian memberitahukan kehamilannya tersebut kepada Fahri, dan Fahri begitu bahagia mendengan Mita tengah hamil anaknya. Perhatian yang Fahri berikan pun meningkat karena mengetahui istrinya hamil. Kehamilan Mita yang sekarang tidak begitu mabuk seperti kehamilan sebelumnya. Untuk kehamilan yang sekarang Mita bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

Perhatian Fahri dan suami sebelumnya memang jauh berbeda, dengan Fahri selalu di perhatikan dari mulai bangun tidur sampai mau tidur. Mita merasa terharu ketika mendapatkan perhatian dari Fahri, karena kehamilan sebelumnya tidak mendapatkan perhatian seperti sekarang.

Ketakutan akan perpisahan pun kembali menghantui Mita, karena perpisahan yang di alami sebelumnya itu ketikas setelah Mita melahirkan. Namun Fahri selalu mengatakan kalau dia tidak akan bersikap serupa, karena Fahri ingin mempunyai keluarga yang utuh selamanya.

Fahri pun selalu berusaha membuat Mita percaya kepadanya bahwa semuanya akan baik - baik saja. Meskipun selalu ada masalah dalam rumah tangga itu semua karena ujian dari sang pencipta, kita sebagai umatnya harus bersabar untuk menghadapinya.

Mita berpesan kepada Fahri ketika sudah memiliki anak dari Mita, Mita berharap Fahri tidak akan berubah kepada anak hasil pernikahannya dengan Irshan. Fahri pun mengatakan untuk selalu sayang dan akan bersikap sama kepada anaknya nanti dan kepada anak Mita yang pertama, karena keduanya adalah anaknya juga.

Karena ayah Mita pernah mengatakan kepada Fahri, jika ingin menikahi seorang janda kamu harus mencintai anaknya. Karena ketika mencintai anaknya sudah pasti akan mencintai ibunya juga. Tapi ketika mencintai ibunya dahulu belum tentu akan mencintai anaknya.

Hal - hal seperti itu selalu menjadi pelajaran untuk Fahri agar tetap menjadi suami dana yah yang baik untuk anak dan istrinya. Fahri pun selalu berdoa agar pernikahan mereka selalu di lindungi oleh Allah SWT.

1
Navya
siap kak 😊
paulina
Thor, aku rindu banget sama ceritamu, please update secepatnya!
Tsukasa湯崎
Nggak kebayang akhirnya. 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!