Indonesia
NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 3.

Setelah Clarissa berdiri dengan benar di atas kursi, ia pun kemudian membungkukkan tubuhnya menghadap ke depan pada udara yang tidak terlihat.

"Permisi Sistem, aku membutuhkan bantuanmu! aku ingin petunjuk darimu!!" sahutnya degan gaya bicaranya, saat ia masih berusia delapan belas tahun.

Wanita tua yang masih berdiri memperhatikan Clarissa, menggelengkan kepalanya melihat tingkah aneh Majikannya itu.

Aduh! Nyonya kumat lagi! bisik hatinya, lalu menghela nafas panjang.

Sementara Clarissa yang masih berdiri diatas kursi, membuka satu matanya dengan perlahan, mengintip Sistem yang ia yakin akan muncul diudara.

Tapi ia tidak melihat apa pun di udara, kosong!

Raut wajah Clarissa yang tadinya semangat, seketika terlihat lesu.

"Ternyata tidak masuk ke dalam novel! tidak ada Sistem!" ucapnya dengan nada yang terdengar lesu juga.

"Nyonya, apakah kamu baik-baik saja?" tanya wanita tua itu menengadah memandang Clarissa, yang masih berdiri di atas kursi makan.

Clarissa menepuk puncak kepalanya, dengan raut wajah yang terlihat sedih dan tidak bersemangat.

"Kalau Nyonya tidak apa-apa, aku tinggal dulu, ya? aku masih ada pekerjaan lainnya, Nyonya!"

Wanita tua itu kemudian pergi meninggalkan Clarissa, dan Clarissa sontak turun dari atas kursi makan.

"Eh! tunggu dulu! siapa suamiku?!" tanya Clarissa pada wanita tua, yang tergesa-gesa melangkah pergi meninggalkannya.

"Apakah suamiku Stephen Sylvester??"

Wanita itu menghilang ke balik pintu, dan Clarissa ditinggalkan dengan keadaan yang masih bingung.

"Apa yang sebenarnya terjadi?" gumamnya seperti orang linglung, memandang ke arah wanita tua tadi pergi.

Tiba-tiba Clarissa mendengar suara pesan masuk, ia pun bergegas melangkah ke arah di mana ponsel yang berbunyi.

Ia menemukan ponsel berada di atas meja sofa, lalu ia kemudian melihat satu pesan suara masuk.

Kemudian ia membuka pesan suara itu, lalu terdengarlah suara dari seorang lelaki, dengan nada yang terdengar sangat marah.

"Clarissa! kamu memang keterlaluan!!!"

Mendengar suara lelaki yang tidak ia kenal memarahinya, Clarissa sontak naik darah.

Ia pun membalas pesan suara itu dengan nada marah juga, "Kamu yang keterlaluan! sialan!!!"

Setelah pesan ia kirimkan kepada laki-laki itu, matanya seketika melihat sederetan pesan, yang ia kirim kepada laki-laki yang baru saja memarahinya.

"Haa!! semua pesan ini, aku yang kirim sama laki-laki itu?!"

Matanya seketika membulat melihat tanggal dan tahun pengiriman pesan tersebut.

Clarissa merasa seperti salah melihat, ia menutup matanya sebentar, lalu mengedipkan-ngedipkannya.

Lalu ia memandang lagi tahun dan tanggal, yang tertera pada ruang pesan dalam ponselnya tersebut.

"Tahun 2026??"

Clarissa tidak percaya sama sekali, ia pun merasa shock mengetahui, kalau ia sekarang berada di tahun 2026.

"Aku melompati waktu enam tahun ke depan?!!"

Clarissa terhuyung tidak percaya.

Lima belas menit kemudian.

Setelah perasaan shocknya mereda, Clarissa kemudian menghubungi sahabatnya.

Dengan gaya bicaranya, sama seperti waktu ia masih berusia delapan belas tahun, ia bicara kepada sahabatnya itu dengan nada yang akrab.

"Halo, Jennie! ini aku Clarissa!!" sahutnya dengan raut wajah yang terlihat senang.

Tut!

Ponselnya seketika dimatikan Jennie, dan membuat Clarissa menjadi bingung menatap layar ponselnya.

"Kenapa dimatikannya telepon ku?" gumam Clarissa keheranan.

Sementara itu pada sebuah ruangan kantor.

Jennie yang sedang bekerja dimeja kerjanya, kembali melihat ponselnya, yang baru saja memutuskan panggilan untuknya dengan perasaan kesal.

Jennie memandang layar ponselnya dengan raut wajah tidak senang, dan dengan terpaksa ia menerima kembali panggilan itu.

"Clarissa! kamu mau apa, Hah?!!" tanyanya dengan nada ketus, "Jangan mengganggu ku!!"

Dengan nada riang sama seperti biasanya Clarissa bicara dengan sahabatnya itu, Clarissa sedikit pun tidak merasa heran mendengar nada ketus Jennie.

"Jennie, aku ingin bertemu denganmu!"

"Tidak ada waktu! aku lagi kerja! kalau ada hal penting, kamu bilang saja sekarang!!" jawab Jennie dengan nada yang semakin ketus.

Bersambung.........

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!