Indonesia
NovelToon NovelToon
I Love You Prince Bear

I Love You Prince Bear

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Reinkarnasi / Teen School/College / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Gina

"Bila Reinkarnasi itu ada aku hanya ingin menjadi seorang manusia biasa,sama sepertinya hingga kami bisa bersatu selamanya"begitulah permintaannya kepada peri permohonan Pangeran siluman srigala ekor sembilan di saat terakhirnya pada seorang peri pemberi permohonan.

Akan kah sang peri mampu mengabulkan permintaan sang pangeran di akhir nafasnya.

Seratus tahun kemudian.
sang pangeran terlahir kembali ke dunia yang lebih moderen,namun takdir seolah mempermainkannya saat menjelang hari kelahirannya,sang ayah tak sengaja memanah seekor anak beruang yang ternyata beruang tersebut adalah beruang penghuni hutan sang ibu beruang mengutuk anak yang telah di kandung istrinya hingga sang pangeran lahir sebagai manusia terkutuk manusia setengah beruang.

Akankah kutukan itu bisa berakhir atau sang pengeran harus tetap menjadi manusia setengah beruang seumur hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekesalan Di Pagi Hari

Pagi ini setelah selesai mandi Prince,melepaskan handuk yang melingkar di pingganganya dan mencari seragam sekolah di lemarinya yang terletak di seberang meja belajarnya.itu kebiasannya setiap hari karena di kamar itu hanya ada dirinya sendiri.

Tanpa dia sadari...

Srek....srek...

Bunyi kertas bergesekan dari buku penyegel.

"Hoam...."Suara Elin baru bangun dari tidurnya.

Saat ini di kamarnya itu dirinya tidak sendiri lagi.

Elin membuka matanya perlahan dan saat matanya terbuka sempurna dia melihat pemandangan yang sungguh baru pertama kali di lihatnya seumur hidupnya selama ini.

"Waaaaa dasar bodoh beruang bodoh mesum"Elin memaki Prince yang telah melepas handuknya dan dia terlihat polos saat ini di mata Elin.

"Yang bodoh elu ruh ngaco bukan gue,ngapain elu pake buka lembaran buku segela bodoh"omel Prince pada Elin,dia segera memakai celananya secepat mungkin.

Pagi-pagi dirinya sudah di buat kesal oleh ruh cantik namun bar-bar itu.

"Gue perlu mensucikan mata gue nih karena pagi-pagi udah ngeliat beruang mesum tanpa bulu"celetuknya.

"Tapi gue seksi kan?"Prince mengodanya saat ini dia hanya bertelanjang dada bulu di badannya memang menambah seksi bentuk tubuhnya yang proposional.

"Seksi apaan peyot begitu"elak Elin mengelihkan pandangannya.

"Hahaha bohong lu kelihatan tuh dari mata lu,hahaha asal elu tahu cewe paling suka liat bulu-bulu di dada bidang gue yang atletis ini you know"Prince semakin senang menggoda Elin.

"Or...elu masih mau nikmatin pemandangan kepolosan gue?"goda Prince nakal.

Baru kali ini dia berani senakal ini dengan lawan jenisnya.

"Sialan lu beruang mesum"jerit Elin.

Dan Bruk...

Elin menutup lembaran buku dengan sendirianya,dan Prince terkekeh melihat itu.

"Asik juga ngeledekin dia hihi"ucap Prince cekikikan sendiri.

"Prince kenapa?"tanya Queenza dari luar kamarnya.

"Nggak apa-apa kak"teriak Prince dari dalam kamarnya.

"Nggak kenapa-kenapa kok kaya orang berantem gitu ngomongnya?"tanya Queenza.

"Nggak apa-apa kak cuma lagi baca buku ajah"Prince memberikan alasan agar kakaknya percaya.

Queenza memiringkan kepalanya dan berfikir kemudian pergi ke kamarnya sendiri.

Setelah bersiap akan pergi kesekolah Elin meminta ikut juga kesekolah,dan Prince membawanya di tasnya,Elin ingin bertemu dengan Ela dan mengobrol dengan saudari kembarnya itu,karena sudah lama dirinya tidak mengobrol dan menghabiskan waktu bersama.

Dan sampai di sekolah Prince langsung bertemu dengan Ela dan menyerahkan buku segel kepada Ela.

"Nih katanya dia mau ketemu sama elu"Prince menyerahkan buku tersebut pada Ela.

"Ooo oke thanks"Ela menerima buku tersebut.

Dan membawanya ke kelasnya bersama Elin atau Rora.

Mereka membuka buku tersebut dan muncul lah ruh Elin dari dalam buku tersebut.

"Aaaaa Ela....gue kangen"jerit Elin dari dalam buku.

"Aaaa gue juga kangen sama elu"Ela memeluk buku tersebut dan membawanya ke taman belakang sekolah sebelum bel masuk kelas di mulai.

Saat di taman belakang sekolah Ela,Elin dan Rora berbincang-bincang dan Elin bercerita tentang kejadian tadi pagi.

Ela dan Rora melotot mendengar cerita Elin.

"Iihhh dia nyebelin banget tahu Ela dia mesum dia godain gue buka-buka baju di depan gue,dia bilang dia seksi kan?nggak ada yang nolak buat mandang badan dia yang penuh bulu itu ish....nyebelin bannget kan menjijaykan deh"Elin mengadu pada kembarannya mengadu hal yang terjadi dengan melebih-lebihkannya.

Hingga Ela kesal pada Prince giginya sudah gemeretak menahan marah.

"Prince sialan...awas lu ya....buaya buntung"Ela geram.

"Dia beruang Ela bukan buaya"ucap ruh Elin dari dalam buku.

Sedangkan Rora yang mendengar pengaduan Elin yang asli hanya diam saja,dia tidak percaya kalau Prince melakukan itu semua.

Ela melangkah cepat ke kelas Prince dia langsung menggebrak meja Prince saat melihat Prince sedang mengobrol dengan Fery disana.

Brak...

"Maksud lu apa mengotori mata adek gue?!"tanpa basa-basi lagi Ela melabrak Prince.

"Apaan sih La gue nggak ngerti?"Prince bingung.

"Nggak ngerti?! Elin tadi ngadu sama gue kalo tadi pagi elu sengaja buka pakaian elu di depan dia,maksud lu apa sialan?!"Ela marah.

Fery yang mendengar hal itu langsung menutup mulutnya sendiri.

"Benarkan itu pangeran?"tanya Fery seolah tak percaya.

"Gue emang ngegodain dia tapi pas dia lihat gue tanpa benang sehelai pun itu...itu nggak sengaja Ela"jelas Prince.

Tapi Ela dan Fery tetap tidak percaya dengan pengakuan Prince.

Dan Prince melihat ke arah Rora,dia pun menatap Prince seolah tidak percaya dengan yang di katakan Prince.

"Mana bukunya"pinta Prince.

"Mau apa lu"tanya Ela masib sewot.

"Udah sini bukunya"Prince merebut buku itu dari tangan Ela dan membawanya pergi entah kemana.

Padahal Ela belum selesai meluapkan kemarahanya pada Prince,tapi Prince malah pergi entah kemana.

Dan saat ini Prince berada di atap sekolah.

"Hei...ruh sialan lu bilang apa sama kembaran elu?!"Prince kesal.

"Bilang apa ya..."ucapnya santai dan memainkan jarinya yang dia jentik-jentikan di pipinya sendiri.

"Hei...sumpah ya...seumur-umur baru kali ini gue sekesel ini sama cewe dan itu adalah elu?!"ucap Prince ketus.

"Jangan kesel-kesel nanti jodoh loh"ledek Elin.

"Amit-amit dah gue jodoh sama elu"Ucap Prince sarkas.

"Apa kata lu? Hei asal elu tahu ya...gue ini cantik elu yang rugi kalao nolak gue"

"Hei gue itu cuma cinta sama satu orang di dunia ini dan elu tahu itu"Prince kesal.

"Ck...yakin?hati elu nggak akan berubah setelah elu kenal cewe cantik kaya gue?"Elin terbar pesona dia memainkan rambut panjangnya seolah benar-benar menggoda Prince.

Bruk...

Prince menutup buku tersebut dan mengikat buku tersebut dengan dasi sekolahnya agar Elin tidak bisa membuka buku itu seenaknya.

"Rasain lu liat nanti di rumah bakalan gue bikin perhitungan sama elu"Prince kesal dan tersenyum sinis,entah apa yang ada di fikirannya saat ini,rencana apa yang akan di lakukannya pada ruh Elin nanti di rumahnya,tepatnya di kamarnya.

Prince masuk kekelasnya setelah bel masuk kelas berdering,kakaknya melihatnya turun dari tangga lantai atas dan membawa buku tebal di tangannya.

"Prince dari mana?"tanya Queenza pada adiknya yang terlihat kesal.

"Ooo aku dari lantai atas kak habis baca buku,ya sudah sudah bel"Prince meninggalkan Queenza di depan kelasnya.

Queenza berfikir adiknya agak aneh akhir-akhir ini selalu terlihat kesal dan membawa-bawa buku tebal itu kemana-mana.

Sebenarnya buku apa sih itu,apa buku novel ya?apa dia selalu kesal setiap membaca dialognya atau alur ceritanya yang sangat menyentuh hati atau ah....bingung aku kenapa adik ku jadi aneh begitu sih....

Queenza pusing sendiri dengan tingkah aneh adiknya akhir-akhir ini.

Prince melangkah memasuki kelasnya dia lalu menatap Rora.

percayalah pada ku Rora itu semua tidak benar.

Namun Rora hanya diam saja tidak membalas percakapan batin dengan Prince.

Prince lalu melihat ke buku tebal itu lagi,dia kesal dengan Elin karena gara-gara dia Rora jadi marah padanya.

Dasar ruh sialan.

Makinya pada buku tersebut

Tanpa Prince ketahui Rora tersenyum saat mendengar makiannya kepada buku tersebut.

...🐻🐻🐻🐻🐻...

1
WIN
selalu semangat untuk terus berkarya thoooooorrr
Gina: iya Terima kasih atas dukungannya 🙏
total 1 replies
Purwanto Purwanto
sangat bagus
Gina: terima kasih banyak atas dukungannya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!