Demi menyelamatkan harga diri keluarganya
Safira meninggalkan rumah orang tuanya dan mengadu nasib ke kota.
tragedi yang menimpanya sebulan yang lalu menghasilkan benih yang tumbuh dirahimnya .
dikota yang asing ia bertemu dengan Denendra lelaki baik hati yang mau menerima ia apa adanya.
merasa diperlakukan dengan luarbiasa fira pun akhirnya jatuh hati dengan Danendra hingga memutuskan menikah dengannya waktu berlalu hingga ia bertemu dengan keluarga besar danendra disana ia bertemu lelaki yang telah menghancurkan hidupnya. dan siapa sangka pemuda itu adalah adik sepupu Darendra lelaki yang selama ini membantu kehidupannya yang tidak mudah di kota yang asing itu. apakah mereka akan terjebak cinta segitiga? bagaimana cara Narendra bertanggung jawab atas kesalahannya pada Safira.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VELANIA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjodohan
Setelah tiga hari menjalani perawatan dirumah sakit, pagi ini Fira sudah diijinkan untuk pulang.
"Nendra hari ini lebih baik kalian tinggal dirumah mama untuk sementara biar mama bisa menjaga Fira! "
"Nendra terserah sama Fira saja Ma "
"Apa nanti Fira tidak merepotkan Mama? "
"Kamu itu bicara apa? kamu sedang mengandung cucu Mama jadi sudah kewajiban Mama menjaga kamu sayang! "
"Terimakasih Ma"
"Kalau kamu dirumah sama Mama Nendra pasti bisa ke kantor dengan tenang karena kamu nggak sendirian di apartemen"
"Mama tahu aja "
"Kalian tahu tidak Kakek masih disini beliau belum kembali ke Solo"
"Benarkah? lalu dimana beliau sekarang? "
"Kakek sedang mengunjungi rumahnya yang lain "
Tidak terasa akhirnya mereka pun sudah sampai dirumah.
"Apa kamu mau istirahat dikamar sayang? "
"Boleh Mas sepertinya aku mengantuk apa ini efek obat yang aku minum tadi ya? "
"Baiklah kamu istirahat saja dikamar nanti saya akan ke kantor sebentar ya? "
"Iya Mas '
Setelah Fira terlelap Nendra pun bersiap siap untuk pergi ke kantor karena sudah beberapa hari ia menjaga istrinya dirumah sakit.
" Ma, titip Fira sebentar ya ? Nendra mau kekantor "
"Pergilah Mama mau siapin makanan yang sehat buat dia "
"Terima kasih Mamaku yang paling cantik paling baik sedunia "
"Gombal! sana cepat pergi! "
Setelah selesai memasak untuk menantu dan calon cucunya Mama Mayang ingin beristirahat sebentar,,,
"Mbok saya mau istirahat sebentar ya saya agak capek tolong jangan ganggu saya dulu ya sampai saya bangun nanti kecuali Fira butuh bantuan nanti "
"Baik Bu"
Mbok Darmi pun segera menginfokan pesan sang majikan ke para security yang sedang berjaga didepan.
Setelah beberapa menit sebuah mobil datang ingin bertamu namun beberapa security menghadang mereka.
"Maaf Nyonya untuk sementara anda tidak bisa masuk karena Ibu sedang beristirahat dan tidak mau diganggu oleh siapapun! "
"Kamu gila ya saya ini sahabatnya Mayang tidak mungkin menolak kehadiran saya dirumah ini dan asal kalian ingat putri saya akan menjadi menantu dirumah ini! cepat buka gerbangnya! "
"Maaf Nyonya kami tidak bisa mungkin besok Nyonya bisa datang lagi "
"Dasar bedebah kalian awas ya nanti kalau saya bertemu dengan Mayang aku akan menyuruhnya membuang kalian hari itu juga! "
Akhirnya wanita paruh baya itu kembali masuk kedalam mobilnya.
"Gimana Ma? "
"Gimana apanya Mayang sedang tidak Terima tamu dia sedang istirahat! "
"Tumben tante Mayang seperti ini, pasti gara gara cewek kampung itu! "
"Penasaran Mama seperti apa sih gadis itu? kamu juga kok bisa kalah sama cewek kampung percuma dong Mama biayain kamu mahal mahal perawatan ini itu, sekolah keluar negri dapetin cowok kaya aja gabisa! "
"Mama kok jadi Nyalahin Eve sih? semua cowok Adhitama itu dingin dan kaku Ma! Eve sudah berusaha keras buat dapetin Nendra dan Rendra"
"Halah berusaha keras apa? tiap hari kamu keluyuran nggak jelas pergi malam pulang pagi, Mama kan sudah pernah bilang masuk ke perusahaan Adhitama deketin Nendra karena dia cucu pertama otomatis dialah pewaris utama tapi apa! "
"Evelyn sudah coba Ma tapi Nendra langsung menolak tidak ada tempat buat Eve disana! "
"Omong kosong! target satu satunya hanya Rendra! awas saja jika kamu tidak berhasil mendapatkannya Mama capek ngurusin gaya hidupmu yang gila itu! semakin hari keuangan kita semakin menipis perusahaan kita diambang kehancuran! kamu tahu tidak! "
"Sebaiknya kita pulang besok pagi kita kesini lagi"
Keesokan paginya,,
Pagi ini Nendra dan Fira akan jalan jalan pagi disekitar komplek perumahan,
"Loh tumben kalian turun ini masih pagi loh"
"Iya Ma, Fira ingin jalan jalan disekitar sini tapi takut jika sendirian jadi aku bangunin mas Nendra saja "
"Bagus itu jalan jalan bagus untuk bumil apalagi tanpa alas kaki "
"Jangan dong Ma nanti kaki Fira jadi lecet mending kalau mau nyeker dihalaman rumah saja jalan Direrumputan gak usah keluar rumah"
"Tapi aku Mau jalan jalan diluar Mas sampai keluar komplek disana kata Mbok Darmi kalau pagi banyak pedagang jajanan jadul loh "
"Itu jauh sayang bagaimana kalau kita naik motor nanti kamu jalan jalan nya disekitar rumah saja "
"Terus Mas mau kemana? "
"hehehe aku ya mau lanjutin tidur sayang "
"Baiklah aku mau jalan jalan mengajak pak security aja kamu tidur aja sana Mas "
"Eh,, kok gitu tidak tidak enak saja jalan jalan sama security! baiklah kita jalan "
"Nggak Mau muka kamu butek gitu! mual aku lihatnya! "
Nendra pun terpaksa senyum manis didepan sang istri agar moodnya kembali bagus
"Sudah tuan putri mari kita segera jalan jalan "
"Gitu dong kan jadi enak lihatnya "
"Dasar pasangan bucin! "
"Mas Nendra kelihatan cinta banget ya Bu sama mbak Fira? baru kali ini melihat Mas Nendra selucu itu"
"Iya Mbok saya bersyukur Nendra akhirnya menemukan kebahagiaannya "
Setelah kurang lebih satu jam Nendra dan Fira pun sudah kembali dari jalan jalan paginya,
"Selamat pagi Ma, ini Fira banyak beli jajanan sepertinya enak enak loh Ma"
Nendra setelah meletakkan aneka kue yang istrinya beli diatas meja ia langsung tepar dan menjatuhkan tubuhnya diatas sofa ruang tengah.
"Mas kamu kok tidur disini sih? "
"Aku capek sayang biarkan aku istirahat sebentar disini! "
"Ihh kamu lemah banget Mas! jalan sedikit saja sudah gak kuat"
"Apa kamu bilang sayang! aku lemah? kamu mau aku tunjukin kekuatan aku sekarang hmm? "
"Kamu kok arahnya kesana sih Mas? maksud aku itu kaki kamu gak kuat jalan jauh! karena kamu apa apa pakai mobil Mas! "
"Terus kalau nggak pakai mobil pakai apa dong? kereta kelinci? odong odong? "
"ih sudah aku nggak mau ngomong sama kamu nggak ada habisnya! mending aku makan kue sama Mama"
"Salah lagi,, Mending aku mandi saja trus lanjut tidur oh ya Ma kita nanti ke perusahaan jam 10 pagi ya! Mama siap siap "
"oke sayang"
Tak berapa lama setelah mereka semua sarapan pagi seorang security datang mengatakan jika ada Evelyn dan ibunya sedang menunggu diluar.
"Maaf Bu ada nona Evelyn dan ibunya datang"
"Ada apa mereka datang pagi pagi begini untung saja Mas Nathan diruang kerja" gumam mama mayang
"Suruh masuk saja "
"Baik.Bu"
Beberapa menit kemudian,
"Selamat pagi Mayang " ucap Mama Evelyn
"Pagi El, Pagi sekali kamu datang ada apa? "
"Nggak hanya mampir aja kebetulan dari daerah sini, nih kue kesukaan kamu liat kue ini jadi teringat sama kamu tadi "
"Wah terimakasih loh kok repot repot sih kamu, oh ya kamu kenapa Eve? tumben diam saja? "
"Dia sakit hati tuh! "
"Sakit hati? sama siapa? "
"Siapa lagi? pulang dari rumah kamu beberapa hari yang lalu dia mengurung diri dikamar nangis terus "
"Maksudnya gimana ini?"
"Dia patah hati ditinggal Nendra menikah dengan gadis lain! by the way selamat ya atas pernikahan putra kamu! "
"Maaf ya itu semua pilihan Nendra sendiri aku tidak bisa memaksa dia akan menikah dengan siapa! "
"Padahal kamu sendiri dulu yang bilang ingin menjadikan Evelyn menantunu! "
"Iya aku masih ingat tapi itu kan hanya omongan biasa El kok kamu anggap serius sih"
"Omongan biasa katamu! Evelyn sampai rela tidak menerima lamaran lelaki yang melamarnya demi impiannya jadi menantumu lo Mayang sekarang kamu bilang itu hanya omongan biasa! "
Mama Mayang memijat pelipisnya,,
"Untuk itu aku benar benar minta maaf tapi memang benar aku sayang sama Eve seperti anakku sendiri kamu tahu itu kan? "
"Aku tahu kamu sangat menyayangi Eve tapi saya takut bagaimana kalau dia tidak mau menikah dengan laki laki lain? selama ini yang dekat dengannya hanya kedua putramu saja! "
"Maaf aku juga tidak mau memaksa anakku untuk keinginanku sendiri "
"Bagaimana kalau kita jodohkan Eve dengan Rendra saja? "
"Tidak!,,Tidak akan ada perjodohan dirumah ini! Rendra akan mencari jodohnya sendiri! "