Indonesia
NovelToon NovelToon
Ambil Saja Suamiku, Mbak

Ambil Saja Suamiku, Mbak

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ardila gadis yang selama ini mendapatkan pilih kasih dari keluarganya, harus kembali berhadapan dengan sang kakak ketika dirinya telah berumah tangga.

Sang kakak mengambil dan berselingkuh dengan suami yang begitu dia cintai

Mampukah dia melewati badai dari semua permasalahan yang tengah menghimpitnua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maya Vs Papi Vanya

Keesokan harinya, ruko 3 lantai di Tebet.

Naya, Sari, Tari, Bagas, Diandra, Raka, Arka, dan 30 ibu-ibu klien gotong royong pindahan dari rumah hijau ke ruko baru.

Ruko itu bagus banget. Cat putih bersih, ada taman kecil di depan, di dalamnya ada 3 ruang konseling ber-AC, dapur, dan 4 kamar tidur untuk shelter.

Di pintu depan, sudah dipasang papan baru yang lebih besar:

*RUANG PULIH NAYA "GRATIS UNTUK SEMUA PEREMPUAN HEBAT". Didirikan oleh Naya Azzarahra Adam dan juga Maya

Naya nangis lihat papan itu. Dari rumah kontrakan petak yang mau digusur, sekarang punya ruko 3 lantai.

Kak Maya peluk Naya dengan perasaan haru luar biasa, ini adalah permulaan mereka membangun kembali impian Naya

"Dulu kamu selamatkan aku dan anakku, Nay. Anakku sekarang umur 4 tahun, sehat, di Belanda sama neneknya. Aku janji, aku akan jaga kamu kayak kamu jaga aku dulu."

Raka yang angkat-angkat kardus, berbisik ke Arka sambil melirik kearah kedua perempuan yang sedang berpelukan itu

"Bro, gue kalah telak sama Kak Maya. Dia kasih ruko 3 lantai gratis. Gue cuma bisa kasih martabak..."

Arka ketawa kecil. "Sama, bro. Gue kasih AC, dia kasih gedung. Kita harus kerja lebih keras."

Diandra yang denger itu nyeletuk. "Kalian berdua tuh saingan gak ada ujungnya. Naya butuh tim, bukan piala bergilir."

Semua ketawa mendengar celetukan Diandra yang mengejek keduanya.

Tapi kebahagiaan itu cuma berlangsung selama 2 jam karena tepat jam 11 siang, datang surat dari pengadilan. Bukan somasi lagi, tapi panggilan sidang.

Pak Hendrawan, papinya Vania, benar-benar melaporkan Naya ke Dinkes dan ke polisi dengan pasal *"Praktek Psikolog Ilegal Tanpa STR dan Izin Klinik"*

Kalau Naya kalah, Ruang Pulih bisa ditutup permanen dan Naya bisa didenda 50 juta.

Vania datang lagi, kali ini dengan pengacara mahal, senyum menang seolah mengejek mereka semuanya.

"Gimana, Naya? Ruko baru?, Sayang ya kalau baru 2 jam ditempati, udah harus ditutup lagi karena ilegal..."

Naya gemetar pegang surat itu. Izinnya memang belum lengkap, karena S2-nya baru mulai.

Semua panik. Bu Sinta dan ibu-ibu mau demo lagi, tapi Kak Maya angkat tangan.

"Tenang semuanya tidak perlu khawatir karena Ini wilayah kita semua, biarkan saja dia berkoar-koar membuktikan diri ".

Kak Maya yang merupakan seorang pengacara, maju ke depan, pakai blazernya, auranya langsung berubah jadi pengacara galak.

"Pak Hendrawan, Mbak Vania, saya Maya Putri, SH, MH, dari Firma Hukum Maya & Partners. Saya kuasa hukum Naya."

Maya membuka map dan memperlihatkan kepada mereka untuk membungkam mulut sombongnya.

"Pertama, Ruang Pulih Naya ini bukan klinik. Ini komunitas. Tidak memungut biaya. Sesuai UU No. 18 tahun 2014, komunitas konseling sebaya tidak wajib STR, cukup pendampingan. Kami punya surat dari RT, RW, Lurah, dan KPAI."

"Kedua, soal tanah yang Bapak beli kemarin, saya sudah cek di BPN. Jual belinya cacat hukum. Pak Haji Udin jual tanah itu padahal tanah itu masih sengketa waris dengan adiknya. Jadi jual belinya tidak sah. Saya sudah blokir sertifikatnya di BPN pagi ini."

Pak Hendrawan kaget. "Apa? Blokir?"

Wajahnya langsung berubah pucat karena ketakutan.

"Ketiga," Maya tersenyum manis tapi tajam. "Soal laporan Bapak ke Dinkes, saya sudah hubungi teman saya di Dinkes. Mereka bilang laporan Bapak tidak bisa diproses karena Bapak bukan pihak yang dirugikan. Malah, saya punya laporan balik untuk Bapak."

Maya mengeluarkan map tebal.

"Laporan penggelapan pajak PT Logistik Wijaya Makmur tahun 2022-2023 sebesar 2,1 Miliar. Dan laporan percobaan pemerasan terhadap Diandra 3 tahun lalu. Mau saya buka di sini atau kita selesaikan baik-baik?"

Pak Hendrawan pucat pasi. Vania juga pucat tidak menyangka jika balasan mereka bahkan lebih mematikan.

"Pak, Mbak," Naya maju, kali ini berani karena ada Kak Maya di sampingnya. "Saya gak mau musuhan. Saya cuma mau bantu perempuan lain biar gak ngerasain sakit kayak saya. Kalau Pak dan Mbak Vania mau, Mbak Vania bisa konseling di sini gratis, saya bantu."

Vania terdiam. Untuk pertama kalinya, ada yang menawarkan bantuan, bukan balasan.

Pak Hendrawan yang sudah kalah telak secara hukum, akhirnya menarik surat laporannya.

"Oke... oke... saya cabut laporan. Tapi tanah kontrakan lama tetap milik saya. Kalian sudah pindah, kan?"

"Silakan, Pak. Tanah itu memang hak Bapak kalau jual belinya sah nanti. Kami sudah ikhlas," kata Naya.

Pak Hendrawan pergi dengan Vania yang masih kesal karena tidak terima dikalahkan telak seperti ini

Setelah mereka pergi, semua yang di ruko tepuk tangan untuk Kak Maya!

"Kak Maya keren banget!" teriak Sari dan Tari.

Kak Maya hanya tersenyum dan menatap Raka.

"Raka, kamu masih ingat aku? Aku yang dulu kos sebelah rumah hijau, yang sering kamu antar pulang kalau hujan?"

Raka baru sadar. "KAK MAYA? Yang dulu pakai kacamata tebal? Yang... yang dulu gue suka?"

Nah, plot twist! Ternyata Raka pernah suka Kak Maya waktu SMA!

Arka langsung kaget. "Lah, lo pernah suka Kak Maya?"

Kak Maya tertawa. "Dulu banget, waktu aku masih culun. Raka yang bantu aku move on dari pacar yang jahat. Tapi sekarang... aku sudah bahagia dengan hidupku. Aku anggap Raka adik aku."

Naya melihat itu dan tertawa. Akhirnya, cinta lama Raka bukan Vania doang, tapi Kak Maya juga, dan semuanya sudah selesai dengan baik.

Malam itu, Ruang Pulih Naya 2.0 resmi dibuka dengan syukuran. Potong tumpeng, doa bersama 30 ibu-ibu.

Diandra yang sekarang sudah jadi admin Ruang Pulih, memeluk Naya dengan perasaan yang sangat bahagia

"Dek, makasih ya udah kasih Kakak kesempatan kedua untuk berubah, kakak tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu".

Naya mengangguk. "Kita mulai dari nol lagi ya, Kak."

Di pojok, Raka dan Arka masih bersaing mencoba memperebutkan Naya

"Besok gue yang antar jemput ibu-ibu konseling!" kata Raka.

"Besok gue yang beliin makan siang buat semua shelter!" balas Arka.

Kak Maya melihat mereka dan berbisik ke Naya.

"Nay, kamu kuat banget. Dua cowok itu masih akan saingan sampai kapan pun. Tapi kamu ingat, kamu gak harus pilih sekarang. Fokus sama kerajaan kamu dulu."

Naya mengangguk sambil terkekeh pelan.

Ruko 3 lantai itu menyala terang sampai malam. Dari luar, terlihat tulisan neon:

*RUANG PULIH NAYA - TEMPAT PULANG PEREMPUAN HEBAT*

Vania kalah, Papinya kalah, Bimo di penjara, Lastri tobat.

Apakah sudah happy ending? Atau masih ada serangan terakhir dari Vania yang cemburu lihat Raka deket sama Kak Maya?

*Bersambung*

1
sunaryati jarum
Sahabat jika tulus tidak akan hilang Raka
sunaryati jarum
Baru mampir
Lee Mba Young
Semoga Ada orang yg lbih Dr Arka Dan Raka. Arka Dan Raka gk mungkin melawan vania, mereka Ada hati ke vania.
Lee Mba Young
Iuhhh mnjijikan banget ternyata Arka Dan Raka.

semoga dpt jodoh yg bner bner baik ya, gk kayak Raka Dan Arka.
Ummi Sulastri Berliana Tobing
👏👏👏👏👏
Ma Em
Naya kamu jgn salah pilih lagi untuk pasangan hdp mu jgn karena sahabat kamu memilih dia dan juga karena orang kaya Naya pilih tapi pilihlah lelaki yg baik yg bertanggung jawab cinta dan sayang pada Naya .
Lee Mba Young
Ingat kasus Andre Dan Erin. saat kaya Raya di tinggal cari bini baru.
mending yg kaya sekalian kn 😁
Lee Mba Young
jng mnemani lelaki Dr nol, krn nnti saat sukses km yg akn di buang 😄🤣.
Bimo juga bukan orang kaya selingkuh juga kan😄🤣.
Vivenn
"Kalau suka tema rumah tangga + perempuan yang perlahan bangkit, aku juga lagi nulis cerita dengan vibe seperti itu. Judulnya "Kau Sia siakan aku,kunikahi sahabatmu", kalau berkenan boleh mampir 🤍"
falea sezi
🤣🤣 ayah tangisan mu g tulus
falea sezi
🤣🤣 ayah ibunya cm numpang usir nay ortu bangsatt g sudi
falea sezi
goblok🤣 baru aja suka Badas ehh menye lemah
aku
beg* ngapain lu spill rencanamu dg gamblang pdhl tau bimoli tempramen. hadeh cari perkara 😌😌
nuanuan
masih memantau keseruan ceritanya..
jgn nyerah ya nay...
nuanuan
seruuuuuuu kkkk.. ayo lanjuttttt
Soraya
hadir thor
nuanuan
ditunggu lanjutannya ya thorrr💪
salam kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!