Nay dan Zain merupakan teman sedevisi di salah satu organisasi kampus yang mereka masuki. Karena pandemi, mereka hanya bisa saling bertemu via daring bersama dengan teman-teman lainnya.
Awal pertemuan mereka sudah cukup membuat Nay kagum terhadap Zain
Hingga berjalan hampir satu tahun kepengurusan, tiba-tiba saja Nay merasakan sesuatu yang lebih daripada sekedar kagum kepada Zain.
Hingga di bulan Mei berikutnya, Nay akhirnya mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya. Lalu keputusan besar apaya yang dilakukan oleh Nay? Akankah berdampak pada kisah persahabatan mereka?
Ikuti Cerita penuh teka teki antara Nay dan Zain, dan juga kegiatan seru mereka hanya di After Mei!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D_zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ABOUT NAY
" ikan tidak akan pernah bisa memanjat, ia hanya bisa berenang. Begitupula dengan kita, jangan tetap tinggal di situasi yang tidak sesuai dengan keinginan dan kemampuan kita, karena kita akan tersiksa"
" Nay tolong mama dulu!!!" Ucap mama Nay yang seperti sedang membutuhkan bantuan. Tanpa bertanya apa yang sedang mamanya butuhkan, Nay langsung bangkit dari kesibukannya di depan laptop menuju mamanya. Seperti mama-mama pada umumnya di kampung, mama Nay juga suka sekali berteriak ketika memanggil nama anaknya. Namun panggilan tersebut tidak pernah membuat Nay sendiri bosan, karena ia selalu rindu panggilan mamanya jika sedang di kost.
Karena sedang libur panjang, rutinitas Nay sehari-hari juga sama seperti anak lain pada umumnya. Terkadang jika semua urusan rumah selesai, Nay selalu membuka laptopnya dan menulis beberapa baris sesuai yang terlintas dibenaknya.
Beberapa kali ia menyelingi dengan membuka handphone untuk mengecek jikalau ada yang menghubungi.
Selepas mengerjakan pekerjaan rumah, Nay lebih memilih untuk menyibukkan diri di kamar dan menulis daripada harus pergi-pergi seperti orang lain. Bahkan setiap kali libur semester, bisa dihitung jari berapa kali Nay keluar rumah, itupun karena harus mengantar mamanya saja.
Sungguh indah kehidupan Nay, kehidupan seorang introvert yang gerak sedikit rasanya sudah kerja full seharian. Akan tetapi yang aneh, Nay tidak pernah sedikitpun lelah jika sedang berkegiatan di organisasi.
Terkadang, Nay mulai merindukan masa-masa dimana ia aktif berorganisasi. Namun, meskipun organisasi penting, pendidikan juga tidak kalah penting.
Libur kali ini juga adalah momen Nay menghabiskan libur kuliah sepuasnya, karena sebentar lagi Nay akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan wajib kampus Nay yang tujuannya adalah mengabdi kepada masyarakat, dimana Nay akan berangkat pada awal bulan Februari selama 45 hari lamanya.
Selain itu, Nay juga sudah harus menyempatkan waktu untuk bimbingan skripsi via daring dengan pembimbingnya. Sehingga Nay mungkin tidak bisa lagi terlalu berleha-leha jika itu adalah hal yang tidak penting.
Berhubung Nay adalah seorang yang perfeksionis dan barang-barang yang dibutukan saat KKN tentu sangat banyak, Nay memilih untuk menyiapkan lebih awal agar tidak terlalu kerepotan nantinya.
Nay lalu memutuskan untuk pergi berbelanja bersama mamanya. Selain sifatnya yang harus serba perfeksionis, Nay memiliki kelemahan sendiri ketika mengingat sesuatu. Sehingga mama Nay lah yang harus selalu turun tangan.
Berhubung di rumahnya Nay adalah anak perempuan tunggal, Nay termasuk orang yang selalu melibatkan orangtuanya jika selalu butuh apa-apa atau pergi kemanapun.
Begitu juga saat Nay masih baru-baru sekali kuliah, Ayah Nay selalu rela datang menjemput jika dirinya sedang libur kuliah, walau hanya libur dua hari.
Sebagai keluarga yang hidup cukup sederhana, Nay tidak pernah berhenti bersyukur karena orangtuanya sangat antusias jika berhubungan dengan Nay. Oleh sebab itu, tak jarang jika kegiatan yang Nay ikuti dirasa tidak terlalu bermanfaat, orantua Nay akan bersikap tegas untuk tidak membiarkan Nay pergi.
Bahkan Nay sudah paham betul, jika orangtuanya memang mengatakan tidak baik maka Nay tidak akan ikut.
Dipikiran Nay, selama ini orangtuanya melakukan hal tersebut pasti karena sangat menyayangi dirinya. Justru dengan demikian, pikiran Nay akan terbentuk untuk selalu berhati-hati tentang sesuatu. Nay tumbuh menjadi orang yang penuh pertimbangan, bahkan sangat hati-hati memilih lingkungan pertemanan.
Pernah suatu ketika, dirinya bergabung di salah satu organisasi. Saat itu dirinya baru sekali mengenal organisasi, namun karena lingkungan yang ia rasa tidak memberi manfaat bagi dirinya, pada akhirnya Nay memilih keluar daripada harus tetap bersama orang-orang yang tidak satu frekuensi dengan dirinya.
Dan pada akhirnya, Nay bergabung di LNP sebagai organisasi satu-satunya yang sehati dengan dirinya. Ini bukan berarti organisasi itu sepenuhnya tidak baik, namun beberapa orang punya pandangan sendiri dengan organisasi yang ia pilih. Sedangkan pandangan Nay terhadap LNP adalah yang terbaik, karena dilingkungan tersebut ia tidak perlu malu menunjukkan bakatnya.
#follback di Terjerat Cinta Lelaki Bayaran ya kak, aku udah like semua bab mu