Indonesia
NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Di dalam kontrakan yang kini kini sepi, Alya melangkah menuju cermin tua di dinding.

Ia menatap pantulan dirinya sejenak, lalu perlahan menghela napas panjang.

Drrrt... Drrrt...

Ponselnya di sakunya bergetar. Alya mengangkatnya.

"(Madam Alya, surat pengosongan lahan untuk warga yang bermasalah sudah diproses oleh Pak Hendra. Apakah Anda ingin seluruh kawasan ini diratakan untuk dibangun kediaman baru?)" suara Leon terdengar patuh di ujung telepon.

"Belum perlu, Leon. Biarkan bangunan ini tetap seperti ini untuk sementara. Aku tidak ingin Alisya kaget melihat perubahan yang terlalu mendadak," jawab Alya pelan seraya berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makan siang.

"(Baik, Madam. Lalu, bagaimana dengan perlindungan di sekitar lokasi untuk Tuan putri Alisya?)"

"Ubah personel keamanan menjadi pakaian sipil. Jangan sampai Alisya melihat orang-orang bersenjata di sekitar rumah. Dia hanya perlu tahu bahwa dunianya aman," tegas Alya.

"(Dimengerti, Madam. Semuanya sudah diatur. Dan kami akan menjemput Tuan Putri Alisya)"

Panggilan terputus. Alya mengonfirmasi kepada guru Alisya bahwa ada seorang yang akan menurut Alisya, dan mengirim foto pria tersebut agar tidak salah orang.

Alya meletakkan ponselnya di atas meja, lalu mulai memotong sayuran untuk membuat sup kesukaan Alisya.

Tiga Puluh Menit Kemudian, Di Depan Kontrakan

Suara klakson mobil jemputan sekolah terdengar di ujung gang. Alya mengusap tangannya dengan kain lap, lalu melangkah keluar rumah dengan senyuman hangat yang sudah terpasang rapi di wajahnya.

Di luar, suasana gang berubah drastis. Tidak ada lagi ibu-ibu yang berdiri bergerombol sambil bersedekap dada atau melirik sinis. Warga yang tadi memfitnah Alya kini sibuk mengemas barang-barang mereka ke dalam kardus dengan wajah pucat dan mata sembab, sama sekali tidak berani menatap ke arah Alya.

Pintu mobil jemputan terbuka, dan Alisya melompat keluar sambil menggendong tas ransel merahnya.

"Mama!" teriak Alisya riang, berlari kecil menghampiri ibunya.

"Sayang, jangan lari-lari," panggil Alya hangat, menyambut tubuh mungil itu dan langsung menggendongnya ke dalam pelukan.

Alisya melingkarkan lengan kecilnya di leher Alya, lalu menyadari suasana gang yang agak aneh. Ia melihat beberapa tetangga sedang mengangkut lemari dan kasur ke atas gerobak.

"Mama... orang-orang itu mau pindah ya?" tanya Alisya polos sambil menunjuk ke arah ibu bersanggul yang sedang menangis terisak di teras rumahnya.

Alya mengelus lembut rambut hitam Alisya, memalingkan wajah putrinya agar tidak perlu melihat pemandangan itu.

"Iya, Sayang. Mereka mau pindah ke tempat yang lebih jauh," jawab Alya lembut.

"Kenapa pindah, Ma?"

"Karena tempat ini mau Mama rapikan, supaya Alisya bisa bermain dengan tenang dan nggak ada lagi orang yang suka marah-marah," bisik Alya seraya mengecup pipi gembil putrinya.

Mata Alisya berbinar-binar. "Wah, beneran Ma? Nanti Alisya boleh punya taman bunga kecil di depan rumah?"

"Boleh dong. Mau taman bunga, mau tempat perosotan, nanti Mama buatin semua buat Alisya," balas Alya tersenyum tulus.

"Horeee! Mama emang yang terbaik!" seru Alisya gembira, memeluk leher ibunya makin erat.

Alya membawa Alisya masuk ke dalam rumah dan menutup pintu kayu rapat-rapat. Jeritan penyesalan dan suasana kelam di luar sana terkunci sepenuhnya di luar.

Di dalam ruangan sederhana itu, hanya ada kehangatan antara seorang ibu dan anak yang saling menyayangi.

Alya mendudukkan Alisya di kursi makan, lalu menyajikan semangkuk sup hangat di depannya.

"Ayo makan dulu, habis itu Alisya ganti baju dan istirahat ya," kata Alya lembut.

"Iya, Ma!" sahut Alisya dengan semangat, mulai meraih sendok kecilnya.

Sambil memperhatikan putrinya makan dengan lahap, Alya membatin dalam hati dengan janji yang kian menguat: "Siapa pun yang berusaha merusak senyuman ini... akan kubuat mereka membayar harganya hingga tak tersisa."

...******...

Sementara di tempat lain.

"Raya! Apa yang sudah kau lakukan!" pekik Ranti dengan penuh amarah.

1
Maria Lina
ko cuman 1 sih thor ud ditunggu bab 2 nya ee gk di up hadeh
Ambu Rinddiany Thea
s raya mulutnya kaya emak2
Ambu Rinddiany Thea
katanya suami tp calon suami katanya tunangannya tapi suami nya . ish ka lesss bingin pusing .. 😮‍💨
Ambu Rinddiany Thea: /NosePick/ ooooooh
total 2 replies
Ria Gazali Dapson
tuman alya , tendang j mulut nya , gpp koq ,
Ria Gazali Dapson
gara² ga suka sama alya, jdi merugikan tempat dia mencari nafkah, jahat banget kamu² , sudh bikin rugi restoran
Ambu Rinddiany Thea
makanya klo jd manusia itu yg punya otak dan beradab jgn biadab 🤣🤣🤣
less22: kwkwkw betul tuh
total 1 replies
Maria Lina
👍👍🙏🙏😘😘
less22: tengkyiuuuuuuuuu🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Titin Maryati
semangat mbak lanjut cerita nya👍🙏👍
Ambu Rinddiany Thea
dikit amat ka less🤭
Ambu Rinddiany Thea
tambaaah kaa lessss
Tosari Agung
Andi pea kak less Andi terinspirasi dari cowok yang gak bersyukur dapat isteri cantik ya kayak pemain esport itu ya
Iffanaya 😽
Andi jgn dikasih ampun Alya makin konslet aja otak nya
Maria Mariati
Andiii andiii kau jemput malaikat maut mu sendiri
Tosari Agung
kak less hilangin keluarga Gunawan bisa gak sih aku curiga keluarga Gunawan isinya sampah semua
Ambu Rinddiany Thea: setujaaaaaa 🤭
total 1 replies
Diana Lely
lanjut thor....
Ambu Rinddiany Thea
nah gt itu hasil didikan anak dajal mah , dari kecil udh d pupukin kejelakan ya hsilnya gt modelan s raya , semoga alisya dpt bintang 🌟 10 ya biar nyaho tuh s anak kalong wewe 🤭😆
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance//Smirk/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuut
less22: siappp
total 1 replies
Maria Mariati
semoga Alisa ga kenapa2 , kenapa aku ikut deg2 an yakk
less22: kwkwkw iya nih🤧
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
semoga nanti lagi klo pas s alya lagi war sama preman, para pelayan d resto yg udh ngeremehin s alya liat ya , gimana badas ma garangnya s alya
Ambu Rinddiany Thea: hobaaaaaaj 🤭😆
total 2 replies
Tosari Agung
ka less restoran pak Herman kenapa gak di beli aja sekalian
Ria Gazali Dapson: betul ka , beli restoran nya dan sekolahan nya sekaligus , biar g d hina terus 🤣🤣🤣
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!