Indonesia
NovelToon NovelToon
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:84.9k
Nilai: 5
Nama Author: alfarahmawati

Rima andara gadis cantik berusia 24 tahun masih terus menangis di samping pusara kekasihnya Ridwan Nugroho yang telah pergi meninggalkannya untuk selamanya.

Bagaimana Dia melanjutkan hidupnya, apakan akan tetap berada di bawah bayang-bayang masa lalunya atau ia kembali menemukan cinta, cinta yang selam ini ia cari?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfarahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4

Rima telah bersiap memulai harinya lagi cuti nya telah berakhir hari ini

Ia menatap diri nya di balik bayangan cermin kecil depan lemari nya

Seulas senyum ia Sunggingkan dari bibir mungilnya dilihatnya bayangan dirinya yang sedikit kurus dibandingkan beberapa hari yang lalu

"Huuuffffftttt, Bismillah semoga hari ini semua baik baik saja. Amin" ucap Rima lirih sembari menangkup kan kedua tangannya

kemudian ia menatap jemarinya yang lentik dilihatnya cincin pertunangan yang masih melingkar di jari nya

" Selamat pagi Mas... Aku berangkat ke kantor dulu ya.." Ucap Rima pada jarinya seakan ia sedang berbicara pada Almarhum Ridwan

****

Tookkk... Tokkkk.. Tokkkk

suara pintu kamar kost Rima diketuk perlahan diiringi dengan sapaan

"Assalamu'alaikum neng Rima"

" Waalaikumsalam iya sebentar ... Rima segera membuka pintunya yang diketuk

"Iya Pak Ali ada yang bisa Rima bantu?"

" Ini neng ada surat buat neng Rima" sahut Pak Ali sambil menyerah kan surat yang dia pegang kepada Rima

"Surat ? sepagi ini? dari siapa Pak?"

" Nggak tahu neng dari siapa kata si tukang suratnya ini dari sahabat Eneng" jelas Pak Ali pada Rima

Rima segera menerima surat tersebut dan berlalu masuk ke dalam kamar kost nya lagi setelah mengucapkan terimakasih pada Pak Ali

Dilihatnya amplop surat tersebut lagi lagi tidak ada nama dan alamat si pengirim

"*Untukmu rindu yang tak pernah terbalaskan"

😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔

Aku tahu ini salah

Aku tahu aku tak pantas

Aku tahu aku bukan siapa-siapa

DAN SATU HAL YANG AKU TAHU BAHWA AKU BERTAHAN HANYA UNTUK DIRIMU

"Dari ku yang menantimu*"

***

Dilipatnya kembali surat itu dan ia letakkan di atas meja rias nya

Lalu ia melihat sekilas bayangan dirinya setelah dirasa cukup kemudian ia berangkat ke kantor tempat ia bekerja

Pagi ini seperti biasanya dia hanya memakai jas panjang sebagai outer untuk kemejanya serta celana kain yang sedikit longgar serta mencangklong tas punggung kesayangannya serta rambut pendeknya ia gerai begitu saja ia sengaja tidak memakai pakaian sexy seperti yang lain karena ia tidak begitu suka dengan pakaian yang minim lagi pula Rima berangkat kerja menaiki sepeda motor

Rima mendorong sepeda motornya sampai depan gerbang kost nya ia melakukan itu karena ia tidak ingin mengganggu para penghuni rumah kost yang masih terlelap

Dinyalakan mesin sepeda nya kemudian ia melaju menuju kantornya

Hampir 200 meter ia bersepeda ia pun menghentikan sepeda motor nya tepat di sebuah rumah kost yang tidak terlihat asing matanya berkeliling mengitari halaman kost tersebut sambil ia terus terduduk di atas motornya

Bayangan Almarhum Ridwan mulai muncul di kepala nya ia teringat kembali kenangan yang mereka lalui selama ini biasanya saat seperti ini saat ia akan berangkat bekerja Rima hanya mengendarai motornya sampai di tempat kost Almarhum Ridwan dan kemudian berangkat bersama Almarhum Ridwan menggunakan motornya

Rasa bahagia itu kini berubah menjadi sakit dan perih tak terasa bulir bening itu menetes lagi untuk yang kesekian kalinya

"Astaghfirullah... Astaghfirullahalazim kuatkan aku Ya Allah kuatkan hati dan juga imanku agar aku bisa terus ber istighfar untuk mas Ridwan"

Setelah menghela nafas panjang dan menata fikirannya Rima kemudian melajukan motornya menuju tempat kerjanya

**

Setibanya di perusahaan Rima masih enggan turun dari motornya ia merasa sedari tadi ada yang membuntuti nya

Ia menoleh ke arah mobil yang mengikutinya dilihat dari plat nomornya ia merasa sangat asing dengan mobil tersebut.

Seketika itu juga Rima turun dari motornya dan menghampiri mobil mewah itu

Diketuk nya perlahan kaca mobil tersebut tetapi tidak ada respon sama sekali dari si pemilik mobil.

Justru mobil itu malah melajukan mobilnya dengan sangat kencang sesaat setelah Rima mengetuk kaca nya

"Dasar aneh.!!" Gerutu Rima sembari berjalan mendekati motornya kemudian ia segera masuk ke dalam halaman gedung bertingkat tersebut.mendapatiSetelah memarkirkan motornya kemudian ia berjalan menuju lobi gedung di sana ia sudah di sambut oleh sahabatnya Adinda

" Rimaaaaaaaaa," sorak Adinda kegirangan mendapati sahabat baiknya datang

Hal itupun di sambut baik oleh Rima kemudian mereka saling berpelukan. Sorakan Riuh Dinda mampu menarik perhatian semua orang yang berada di tempat tersebut

"Kebiasaan deh, tu liat mereka kaget tau "

tunjuk Rima pada Dinda dan hanya diiringi tawa cekikikan dari Dinda. Mereka terus berjalan beriringan menuju ruangan kerja masing-masing

***

Jam makan siang pun tiba Dinda menghampiri meja Rima yang kebetulan letaknya tidak jauh dari nya...

Mereka berdua kebetulan berada di ruangan yang sama dan bagian yang sama dalam satu tim tidak mengherankan jika terkadang mereka berdua sering mendapatkan teguran dari atasan di karenakan ulah mereka berdua

Sebenarnya Rima termasuk gadis yang periang hanya saja setelah kematian Almarhum Ridwan ia menjadi sedikit lebih anteng

***(namanya juga baru berkabung thor.. masak iya harus sorak gembira kan gak mungkin ya???) 😄😄😄😄😄😄***

Mereka memutuskan untuk makan siang di kantin perusahaan karena Rima yang masih enggan berjalan jauh

"Mau makan apa sayang?" ucap Dinda

" Pesenin teh anget sama cemilan aja ya lagi gak nafsu makan nihhh"

"Itu doang? okelah kalo begitu." Dinda segera memanggil si Mas pelayan dan memberitahukan pesanan nya dan pesanan Rima

Di sela sela makan ponsel Rima pun berbunyi dilihatnya sekilas lalu ia mengernyitkan dahinya sambil menatap layar ponselnya

"Nomor tak dikenal" Gumamnya lirih

" Siapa ma?" Tanya Dinda sembari menyesap minumannya

"Nggak tahu... Nomor nya gak dikenal"

" Udah jawab aja siapa tahu itu penting."

Kemudian Rima pun menjawab telfon tersebut

tetapi setelah Rima mengangkatnya tiba-tiba panggilan tersebut terputus sebelum Rima tahu siapa yang menelfon

Hal itu terjadi berulang hampir 15 kali sampai akhirnya Rima jengah dan menonaktifkan handphone nya...

Waktu makan siang pun berakhir setelah membayar makanannya mereka berdua kembali ke ruang kerja masing-masing

Tanpa komando dari sang bos Rima kemudian mengerjakan semua pekerjaan yang menumpuk karena ia tinggal selama beberapa hari ini

Ia merasa sangat lelah tapi ini semua sudah menjadi tanggungjawab nya maka ia harus tetap profesional

Semua karyawan dan karyawati telah keluar dari gedung pertanda jam bekerja telah usai tak terkecuali Rima dan Dinda

Sambil terus berjalan mereka berdua berbincang merencanakan sesuatu yang menyenangkan sebenarnya hati Rima begitu terhibur dengan berdekatan dengan Dinda tapi mau dikata apa sekarang Dinda sudah berkeluarga jadi dia tidak bisa sebebas dulu lagi

Rima harus menghargai privasi dari sahabat baiknya itu..

"Nanti aku kabarin ya.. see you tommorow" Ucap Dinda sembari melambaikan tangannya ke arah Rima

Rima menuju ke parkiran diambilnya kunci motor yang ia kantongi sedari tadi lalu menaiki motornya dan bergegas pulang

*****

Hayyy para readers semua jangan pernah bosan ya buat vote like comment dan dukung novelnya Author

Jangan lupa juga follow IG nya Author @rahmaalfa21

Terimakasih 😘😘😘😘😘😘

"Merendahlah.... Sampai tidak ada orang yang mampu merendahkan mu"

1
Lina Marlina
ko rima mau aja d ajak jl2 kaya g punya prinsip
Lina Marlina
seru juga
Lina Marlina
menakutkan
Lina Marlina
sphkn orngny
Mujiyanti
perasaan ada di rumahnya rima yg kebakaran itu tp kok di apertemen ya thor
Mujiyanti
ngapa sih thor muter2, terus,,,wonogirinya mana suruh mpir ke rumahku ya thor
Ari Widayanti
keren
Yusdiana Amier
maaf Thor ceritanya terlalu bertele-tele🙏
Deb 766hi
di episode ini diawal di katakan dinda datang dgn suami dan anaknya trus kemudian pas dinda mau pamit pulang ke rima di katakan suami dinda diluar kota n anaknya dititip dimertuanya. mana yg benar thor?
Mujiyanti: aku juga mau komentar kayak gitu,,
total 1 replies
Eli Usada
Ayo guys semangatin author dengan masukin novel ni ke novel Favorite kalian 😘😘😘😘, makasih ya buat author nya udah setia tuk menghibur kita semua 😊, BYE GUYS!!! 🙋😇💕
vanilla attack
makasih Thor udah up lagi makin seruu ceritanya
SugaryHeaven
wah aku tunggu tuh yang baru thor. kek nya bakal lebih seru😍😘
Lp.Ww
semangat ya author.
Lp.Ww
nyimak
floufrouu
Ah seneng banget liat author update! Mangat thor!
love hunter
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
LilCutie
Aku galau karenamu Thor! Mana lanjutannya Thor huhuhu
champagnefabulous
Rasanya kaya terombang ambing bacanya! Aku bener-bener merasa seperti nyata!
Grace Shower
author emang debest deh, pacar aja kalah nyenengin hati aku! karyamu selalu ditunggu!
Madu Yang Luar Biasa
thor up nya jan lama" yaaahhh😃 ⓈⒺⓂⒶⓃⒼⒶⓉ ⓉⒽⓄⓇ 🔥🔥
Lilis Nur Rahmawati: ditunggu ya kak, jangan lupa buat mampir di novel otor yang lain
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!