Indonesia
NovelToon NovelToon
"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

"Tuan Nathan, Anda Terlalu Posesif"

Status: tamat
Genre:Beda Usia / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: KGDan

Valerie Walton tidak pernah sedikitpun terpikir, akan terlibat hubungan asmara dengan Paman mantan pacarnya, dan menjadi posesif padanya.

Dua tahun menjalin hubungan, pacar Valerie selingkuh dengan sepupunya!

Di saat ia jatuh dengan perasaan terluka, Nathan Edmund, Paman mantan pacarnya, mengulurkan tangan kepada Valerie saat ia menangis sendirian.

Nathan Edmund, pria dewasa berusia tiga puluh delapan tahun, yang masih melajang itu, seorang CEO yang mendominasi, dan sangat di takuti mantan pacar Valerie. Nathan melamar Valerie, saat di hari pertunangan mantan pacar Valerie, dengan sepupu Valerie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33.

Tangan Nathan kemudian perlahan mengelus punggung Valerie, ia jadi ingin melihat bagaimana keadaan punggung Valerie. Apakah banyak bekas luka pada punggung yang ringkih itu.

Rasanya ia tidak tahan ingin memeriksa, seberapa kejamnya Ayah Valerie menindas putrinya itu.

"Valerie, bolehkah aku melihat bekas luka pada punggung mu? aku ingin memastikan bekas luka yang kamu dapat, dari Papa mu yang kejam itu"

Dengan nada suara yang lembut, Nathan mengatakan apa yang ada dalam pikirannya saat ini. Ia tidak akan tenang, jika belum melihat dengan jelas, bekas luka pada punggung Valerie.

Valerie dengan pelan mengangguk. Ia juga berpikir Nathan sekarang telah menjadi suaminya, jadi ia harus membiasakan diri untuk saling terbuka pada Nathan.

Perlahan jemari Valerie membuka kancing kemeja Nathan yang ia kenakan, lalu membukanya dengan lengannya menutupi dadanya.

Nathan pun akhirnya dapat melihat punggung Valerie, dan dugaannya tidak salah lagi, memang terdapat beberapa bekas luka yang sudah lama di punggung Valerie.

"Apakah setiap kamu dianggap bersalah, harus selalu dipukul?" tanya Nathan lembut, menatap punggung Valerie yang ramping.

Valerie menganggukkan kepalanya. Nathan memejamkan mata merasa sangat marah mengetahui Ayah Valerie ringan tangan pada putrinya sendiri.

Perlahan jemari Nathan mengelus bekas luka memanjang, yang sepertinya bekas pukulan kayu, atau mungkin sebuah cambuk.

Nathan membayangkan bagaimana Valerie kecil menjerit, dan memohon sembari menangis minta ampun agar tidak di pukul.

Wajah Nathan perlahan menunduk, bibirnya dengan lembut mengecup bekas luka itu. Kulit lembut itu menjadi tidak dapat lagi memakai sembarang gaun, yang akan ia pakai pada acara tertentu.

Valerie terkejut merasakan bibir Nathan mengecup kulit punggungnya. Membuat ia tidak berani bergerak. Bibir lembab itu mengecup setiap inci kulit punggungnya.

Valerie yang tidak pernah bersentuhan, secara intim dengan Nico selama berpacaran, merasa tegang merasakan apa yang di lakukan Nathan saat ini.

Lengannya dengan erat menutup dadanya yang tidak memakai bra, dan menutup rapat kakinya agar bagian sensitifnya tidak terlihat.

Jemari Nathan dengan pelan dan perlahan membelai pinggul Valerie, dan jemarinya tanpa sadar mengelus perut rata Valerie.

Tubuh Valerie semakin meremang, ia belum pernah merasakan seperti ini pada dirinya. Rasanya sendi-sendi lutut dan bagian lainnya pada tubuhnya melemah.

Bibir Nathan yang masih mengecup kulit punggungnya, membuat Valerie tanpa sadar mengeluarkan suara aneh dari kerongkongannya.

"Ahh... " desah Valerie.

Seketika wajah Nathan memerah mendengar suara parau Valerie, yang terdengar begitu merdu di telinganya.

Membuat jemarinya ingin merasakan setiap inci tubuh Valerie, dan merasakan betapa lembutnya kulit Valerie pada jemarinya.

Bibirnya perlahan mengecup tengkuk Valerie, dan tindakannya itu membuat suara parau dari bibir Valerie kembali terdengar.

"Valerie... " bisik Nathan serak, ia tiba-tiba merasakan tubuhnya bereaksi mendengar suara parau Valerie.

Tangan Nathan membalikkan tubuh Valerie, dan wajah mereka saling berhadapan. Menatap satu sama lain, dengan wajah yang tampak merona.

"Valerie... " bisik Nathan lagi.

Manik matanya bergerak-gerak menatap mata Valerie, lalu matanya melirik bibir Valerie yang setengah terbuka.

Nathan menelan ludahnya menatap bibir kecil dan padat itu. Ia bimbang ingin mengecup bibir itu, mengingat luka pada kepala Valerie belum sembuh.

Perlahan jemari jempolnya mengelus bibir Valerie, "Valerie.. kamu masih belum sembuh, tapi.. aku ingin sekali mengecup bibir mu" bisik Nathan serak.

Valerie merasakan tubuhnya semakin aneh, dan dadanya berdegup dengan kencang. Ia telah menikah, dan sekarang Nathan telah menjadi suaminya. Sepertinya tidak perlu menjaga diri lagi.

Perlahan tangan kecil Valerie memegang tangan Nathan, yang menyentuh bibir nya. Tindakannya itu tanpa ia sadari, membuat dadanya terlihat dengan jelas.

Mendengar apa yang di katakan Nathan, ia pun jadi menginginkan bagaimana rasanya di cium. Ciuman yang dalam dan menghanyutkan.

"Kenapa tidak kita coba, sepertinya luka pada kepalaku, tidak akan berpengaruh kalau kita berciuman" bisik Valerie menatap mata Nathan dengan lekat.

Telinga Nathan seketika memerah mendengar suara lembut Valerie, dan tanpa mengatakan apa pun lagi, Nathan perlahan memiringkan wajahnya.

Dengan lembut bibirnya pun bersentuhan dengan bibir Valerie, dan perlahan mulai mengulum tiap belah bibir kecil nan padat itu.

Bersambung.......

1
Marina Tarigan
senang sm vihur Natan sangat mencintsi isyrinya dan tanggung jswab penuh pf keluarga nya
Marina Tarigan
bahus memang harus dikarantina katena sdh hola dan psikopat
Marina Tarigan
giti ya orang gila otaknya pendek lanjiy
Marina Tarigan
lili belum kapok ya benar Ramon sebelum kamu menemui valeri mungkin kepalamu sdh menggelinding duluan jgn terhasut orang gila. lili
Marina Tarigan
sdh hancurpun masih menghina orsng lain
Marina Tarigan
lili sdh maduk bubupin masih ngeyel terus manusia atau monyet kamu lilo
Marina Tarigan
la jut lili orang gila dan dungu sekali
Marina Tarigan
lili kamu sangat keras kepala menganggap kamu pintar ya tunggu hasil perbuatanmu yg sadis sekali
Marina Tarigan
nasip penculik ditangan yg berbahaya dan juga kamu lili
Marina Tarigan
tammat riwatmu lili dgn sangat mengenaskan sungguh miris nasipmu
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
bertobatlah lili cari pekerjaan tata hidupmu kefepanmya
Marina Tarigan
mkmya jgn keras kepala Nico ayahmu sendiri tdk berani melawan pamanmu ini istrinya mau kau usik terus kamu memang keras kepala terima saja
Marina Tarigan
urung gagak lagi cari masallah deh
Marina Tarigan
lanjut saja biarkan i u kejahatan kalian berdua luar biasa anjing di rmh pun didayang ini anak sendiri dilukai terus pasrah saja
Marina Tarigan
perbuatan kalian kelewat batas sm Faleri sm anak tiri saja tdk smpi melukai neberapa kali sampai bdn nya punya cacat semua aneh sekali sbgi orangtua
Marina Tarigan
kalian bukam tdk perduli fan marah pd zvalery tapi memyiksa sampai luka2 diselujur tubuhmya
Marina Tarigan
tes DNA siap 1 hari ya tes. abal2
Marina Tarigan
kok banyakan nvomongnya seharusnya dodunia nyata bukan dialoh terus tapi bertimdak segera melaporkan pd pihak polisi agar cepat tertanhkap ngomong jhn2 lea yh akan ditikam iriana utk menyelamatkan diti
Marina Tarigan
syukuri Lea fan pbilip kenodohanmu memyiksa anakmu sendiri demi orang lain kamu sdh kehilangan anakmu Faleryi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!