Indonesia
NovelToon NovelToon
When The Extra Writes The Rules

When The Extra Writes The Rules

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Skyline Scribe

When the Extra Writes the Rules/ Ketika karakter tambahan menulis aturan.

Kisah seorang pekerja kantoran modern Kirana yang masuk ke tubuh Evelyn Rosenberg, karakter figuran kaya raya namun berpenyakit kronis dalam novel fantasi favoritnya.

Karena tahu takdir karakter pendukung dan dunia novel tersebut akan berujung bad ending, Evelyn bertekad mengubah alur dengan memanfaatkan pengetahuan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyline Scribe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 : Pertanyaan Cassian

Derap empat ekor kuda bergema membelah keheningan malam yang kian larut.

Evelyn bersandar nyaman pada dinding kereta. Di seberangnya, Cassian duduk tegap, melepas sarung tangannya dan menyandarkan pedangnya di samping pintu.

Binar mata merah miliknya menatap lurus wajah Evelyn.

Jemari Cassian terangkat, mengambil poci lalu memiringkannya pelan untuk mengisi kembali cangkir teh Evelyn yang tinggal separuh.

"Aromanya cukup menenangkan, kan?" tanya Cassian halus menyerahkan cangkir ke Evelyn.

Evelyn menerima cangkir dari Cassian lalu menyunggingkan senyum tipis seraya menyesap tehnya. "Iya."

Cassian meletakkan poci itu kembali ke atas meja menopang dagunya dengan satu tangan, sementara sepasang mata merahnya yang tajam tidak bergeming sedikit pun dari mata milik sang putri Rosenberg.

"Gadis tadi..." Cassian memulai percakapan dengan nada tenang, namun intonasi katanya begitu jelas menuntut penjelasan. "...Rosalia. Caranya menatapmu itu seperti tatapan seorang yang... seolah-olah kamu sudah merebut seluruh hidupnya."

Evelyn memutar cangkirnya perlahan, ia menyadari betul bahwa Cassian adalah orang yang amat jeli; pria ini berbeda dari Pangeran Nathaniel yang gampang dibohongi.

"Tidak ada manusia yang luput dari satu orang yang tidak menyukainya, Cassian," sahut Evelyn santai, menyunggingkan senyum seraya menatap mata merah sang Duke. "Kamu sendiri yang paling tahu hal itu. Berapa banyak lord di perbatasan yang diam-diam mengutuk namamu hanya karena kamu memegang kendali atas seratus ribu Pasukan Zirah Hitam?"

Cassian tidak terkecoh oleh pengalihan halus itu. Pria itu memajukan badannya sedikit, "Ini berbeda, Evelyn," potong Cassian pelan, intonasi katanya mengayun dalam.

"Rasa iri para lord di perbatasan dilandasi oleh rasa takut dan keserakahan atas tanah. Tapi gadis itu... dia menatapmu bagaikan seseorang yang merasa seluruh jalan hidupnya sudah dicuri olehmu. Bahkan kata-kata yang dia jeritkan sebelum diseret ksatria tadi..."

Cassian mengernyitkan alisnya, mencoba mengingat kalimat yang meluncur dari bibir Rosalia.

"...dia menyebutkan istilah aneh tentang, 'alur cerita', apa maksud omongan dia tadi?"

Pertanyaan tajam itu mengangkut keheningan sejenak di dalam kereta.

Evelyn tertawa kecil.

"Kamu ternyata mendengarkan ucapan konyol itu dengan sangat teliti ya, Lord Obsidian?" goda Evelyn.

Cassian menatap Evelyn tanpa berkedip. "Aku mendengarkan setiap patah kata yang berpotensi membahayakan keselamatanmu."

Evelyn menundukkan kepalanya sedikit, memamerkan senyuman manis.

"Kalau begitu, dengarkan penjelasanku baik-baik, Cassian," tutur Evelyn lembut. "Rosalia itu... adalah seorang putri angkat dari keluarga kecil yang mendadak merasa dirinya memegang takdir seluruh benua hanya karena dia berhasil memikat hati seorang Putra Mahkota yang kekanak-kanakan."

Evelyn mengusap pinggir cangkirnya dengan jari telunjuknya.

"Sejak pertama kali dia melangkah masuk ke kalangan elit ibu kota," lanjut Evelyn, "dia selalu membayangkan hidupnya bagaikan sebuah kisah dongeng yang ditulis khusus untuk dirinya. Di dalam kepalanya yang sempit, dia adalah sosok pahlawan wanita yang ditakdirkan untuk memiliki segalanya—takhta Istana, kekayaan, pujian para bangsawan, dan kehancuran seluruh saingannya."

"Termasuk kamu?" seloroh Cassian pendek.

"Tentu saja," sahut Evelyn jernih seraya menyunggingkan senyum miring. "Dulu, saat aku masih terbaring lemah di ranjang... Rosalia menganggapku sebagai batu pijakan yang sangat sempurna. Karakter 'Evelyn yang sakit-sakitan dan bakal mati muda' adalah bagian dari drama konyol yang sudah dia susun rapi di dalam otaknya."

Evelyn memajukan badannya sedikit, menatap lurus tepat ke dalam sepasang mata Cassian.

"Tapi kemudian dia gagal menjalankan rencananya untuk menyingkirkan aku..." bisik Evelyn, "...aku berhasil sembuh dan aku malah menjalin kerja sama dengan penguasa perbatasan paling ditakuti di benua ini."

Cassian menyimak tiap kalimat itu tanpa memotong sedikit pun.

"Bagi seseorang yang gila akan validasi dan khayalan 'skenario sempurna' seperti Rosalia..." Evelyn melanjutkan alasannya dengan susunan kata yang amat masuk akal, "...kesembuhanku dan kejayaanku adalah sebuah bencana besar. Dalam pikirannya yang kekanak-kanakan, aku dianggap telah 'mencuri' panggung utama yang harusnya jadi milik dia. Istilah-istilah aneh yang dia ucapkan tadi? Itu cuma bahasa kiasan dari kelompok pementas teater rahasia di perbatasan yang biasa dipakai oleh orang-orang untuk menggambarkan alur kehidupan."

Evelyn terkekeh rendah seraya mengibaskan jarinya pelan ke udara.

Penjelasan Evelyn mengalir begitu lancar, amat masuk akal bagi siapa pun yang mendengarnya di era kerajaan ini.

Kirana di dalam tubuh Evelyn dengan sangat cerdik memanfaatkan fakta psikologis Rosalia yang emosional untuk mengaburkan fakta bahwa mereka berdua sebenarnya berasal dari dunia modern yang berbeda.

Cassian bersandar kembali di sofanya. Pria itu menyilangkan jarinya di atas paha, memikirkan setiap untaian kata yang baru saja diucapkan oleh sang putri Rosenberg.

"Jadi..." gumam Cassian dengan suara baritonnya yang rendah, "...semua kemarahan dan kegilaan gadis itu... berawal dari rasa iri karena kamu menolak untuk mati sesuai dengan 'harapan' drama konyolnya?"

Evelyn tersenyum manis, memiringkan kepalanya. "Apakah alasan itu masih terasa janggal buatmu, Lord Obsidian?"

Cassian menatap Evelyn cukup lama. Perlahan-lahan, ketegangan di raut wajah tampan sang Duke melunak. Sebuah senyuman tipis yang sangat langka terkembang di sudut bibir tegas milik Cassian.

"Tidak," jawab Cassian pelan. "Itu sangat masuk akal. Wanita yang tidak punya kekuatan nyata seperti dia... memang biasanya hanya bisa bergantung pada khayalan untuk merasa berkuasa."

Cassian mengulurkan tangannya, mengusap punggung tangan Evelyn.

"Tapi ada satu hal yang harus kamu tahu, Evelyn," kata Cassian dengan suara yang mendadak berubah serius.

"Apa itu?" tanya Evelyn.

Cassian menatap mata Evelyn.

"Siapa pun dia, apa pun khayalan konyol yang dia punya tentang 'skenario' hidupmu..." tutur Cassian, "...mulai hari ini dan seterusnya, tidak akan ada satu orang pun di benua ini yang bisa memaksa kamu untuk tunduk pada jalan cerita buatan mereka. Jika ada yang mencoba memaksamu menderita lagi... maka aku sendiri yang bakal menghancurkan seluruh panggung mereka."

Evelyn merasakan desiran hangat di dadanya.

Evelyn membalas genggaman tangan Cassian, menyunggingkan senyuman tulus.

"Terimakasih, Cassian," bisik Evelyn tulus.

1
Ael
👍👍
Fazira
😍😍😍
Fazira
kompor mulai lagi
Fazira
seneng ya Cassian 😍
Fazira
lanjutkan Evelyn 🤣
Fazira
diam kau Rosalia /Panic//Panic/
Fazira
sabar Evelyn 🤭
Fazira
bener ya di dunia ini karena ada orang yang suka sama kita pasti ada orang yang gak suka sama kita /Frown/
Fazira
suka deh sama Cassian 😍
Fazira
😍😍
Fazira
😍😍😍
Ael
🤣🤣
Fazira
lanjut kak 💪
Fazira
Cassian Cassian apapun yang Evelyn katakan pasti kamu percayai 🤭
Fazira
Rosalia ini nekat banget yaa
Skyline Scribe
Cassian lucu banget yaaa
Fazira
Rosalia ini emang hatinya udah jahat
kesel banget sama dia/Panic/
Skyline Scribe: kok bisa yaa ada orang ngomong kaya gitu
total 1 replies
Fazira
Rosalia transmigator jugaa
Fazira
/Puke/
Skyline Scribe: jijik sama Rosalia yaa🤣
total 1 replies
Skyline Scribe
dia adalah tokoh yang cukup penting kak😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!