Seorang pemuda yang harus kehilangan kedua orang tuanya saat berusia 15 tahun dan setelah mengetahui tentang kematian orang tuanya dia dilatih untuk mengungkap fakta dari pelaku yang menyebabkan kematian orang tuanya tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Salahudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhirnya Pulang....
Setelah 6 bulan melewati pelatihan khusus dengan sangat berat, kini Satoshi kembali ke Fukuoka untuk bersiap memasuki SMA Laki-laki Swasta Itachiyama.
Penampilannya kini sangat jauh berbeda tubuhnya menjadi sangat atletis seperti atlet MMA, rambutnya yang dulu pendek dan rapi sekarang berubah menjadi sangat panjang.
"Ahhhhh...Akhirnya aku pulang juga ke fukuoka, setelah mengalami pelatihan yang mengerikan di Hokkaido" guman Satoshi sambil menghela nafas panjang saat di dalam mobil Takeuchi.
"Hahaha....Kau memang luar biasa Satoshi mampu melewati pelatihan neraka disana hahaha...", ucap Takeuchi melihat Satoshi yang kelelahan.
"Hahaha....terima kasih paman sudah memberiku kesempatan mengikuti latihan neraka disana", jawab Satoshi dengan penuh rasa puas karena berhasil melewati pelatihan itu.
"Oh iya paman 2 hari lagi aku sudah mulai masuk ke SMA itu bukan?, bagaimana selanjutnya ?" tanya Satoshi kepada Paman Takeuchi.
"Sebelumnya kamu akan ku antar ke rumah Pamanmu Hideo, nanti kamu jelaskan apa yang sudah kamu lakukan selama ini. Mereka selalu mengkhawatirkanmu", jawab Takeuchi
"Baik paman, aku akan jelaskan ke paman Hideo, Bibi Tsuna, kak Matsuo dan kak Hina nanti" jawab Satoshi.
"Selama kamu berlatih disana aku dan anak buahku sudah melakukan penyelidikan kasus kematian orang tuamu, kamu urus saja geng motor yang di sekolah itu....aku dan anak buahku akan mengurus Yakuza itu", jawab Takeuchi.
Kemudian Takeuchi melanjutkan penjelasannya.
"Katakan kepada Hideo untuk ikut membantu mencari informasi tentang Yakuza itu, Hideo bekerja sebagai pengacara tentu dia bisa mendapat informasi dan bisa menjadi pelindungmu" ucap Takeuchi.
Satoshi hanya mengangguk dengan perintah Takeuchi.
"Aku rasa, setelah dirimu dan aku nanti mengusik geng motor dan Yakuza itu, Hideo dan keluarganya tidak akan aman selama bajingan-bajingan itu belum dibereskan", ucap Takeuchi dengan nada yang geram.
"Aku harap kalian bisa saling melindungi satu sama lain, selain itu kamu tidak perlu terlalu fokus untuk menyerang geng motor itu, kamu ikuti saja alurnya dengan santai", ucap Takeuchi memberi saran kepada Satoshi
"Baik paman, nanti akan ku sampaikan kepada mereka" jawab Satoshi.
Tidak lama kemudian mobil Paman Takeuchi sampai didepan rumah Paman Hideo.
"Baik kita sudah sampai, bawa barang-barangmu dan Maaf aku hanya dapat mengantarkanmu sampai disini sampaikan salamku kepada Hideo dan Tsuna", ucap Takeuchi kepada Satoshi.
Satoshi pun turun dan membawa tasnya, lalu dia menundukkan kepalanya untuk berterima kasih telah mengantarnya.
Satoshi berjalan menuju depan rumah paman Hideo
"Tok...tok....tok...Selamat Malam...." ucap Satoshi mengetuk pintu rumah paman Hideo.
Dan tak lama kemudian seseorang membukakan pintu itu, dan ternyata Kak Hina yang membuka pintu itu.
"Maaf siapa ya ?" Kak Hina bingung siapa pria berambut panjang dan kekar didepan rumahnya ini.
"Ini aku kak, Satoshi"
"Hah...Kau Satoshi beneran ini Satoshi...kau benar-benar berubah sekali....ayo masuk Satoshi" ucap kak hina yang terkejut melihat Satoshi penampilannya telah berubah.
"Ayah...ibu...kak Matsuo, Satoshi sudah pulang" ucap kak Hina dengan penuh rasa riang adik sepupu kesayanganya pulang ke rumahnya.
Satoshi pun melepas sepatunya dan berjalan ke arah ruang keluarga.
Paman Hideo, Bibi Tsuna dan Kak Matsuo sangat terkejut kepulangan Satoshi dengan penampilannya yang berubah drastis.
"Astaga apa yang telah terjadi denganmu? Lihatlah dirimu seperti berandalan penampilanmu sekarang" ucap Paman Hideo yang terkejut melihat Satoshi.
"Kamu sudah makan Satoshi?" tanya bibi Tsuna kepada Satoshi.
"Belum Bibi hehehe" jawab Satoshi dengan cengengesan.
"Kalau begitu ayo makan bersama" sahut Matsuo yang terkejut melihat penampilan Satoshi.
Setelah mereka makan malam bersama Satoshi mulai menjelaskan apa yang dialaminya selama 6 bulan ini.
Dia pun meminta maaf karena tidak mengabari mereka secara langsung mengenai keadaannya selama ini.
"Ya sudah tidak apa - apa Satoshi, kami bahagia melihatmu baik-baik saja".
"Paman, sebenarnya ada yang ingin ku sampaikan kepada kalian dan aku harap kalian tidak terkejut dan marah nantinya" ucap Satoshi yang ingin membahas tentang kematian Orang tuanya.
Mereka pun terdiam dan saling melihat satu sama lain.
"Apa yang ingin kamu sampaikan?" tanya Paman Hideo.
Kemudian Satoshi mulai menceritakan perlahan lahan mengenai fakta tentang kematian orang tuanya yang telah dia dapat dari Paman Takeuchi.
Brakkk...!!!..., tangan Paman Hideo menggebrak meja makan dengan sangat keras memecah cerita yang disampaikan Satoshi.
"Satoshi, apa benar yang kamu sampaikan? Apakah informasi dari Takeuchi bisa dipercaya?" tanya Paman Hideo yang sangat marahm
"Benar paman, aku sendiri juga melihat Paman Takeuchi dan anak buahnya selama ini telah mengumpulkan banyak informasi mengenai ini".
"Lalu apa rencanamu Satoshi? sahut kak Matsuo".
"Aku di minta membantu Paman atakeuchi menyelesaikan masalah ini kak, dan aku akan masuk ke sekolah SMA berandalan itu kak, untuk berhadapan dengan Ketua Geng Motor itu" jawab Satoshi.
Bibi Tsuna menjadi sangat khawatir dengan keputusan Satoshi ini walaupun dia sudah tahu sebelumnya dari Paman Takeuchi.
"Apa kamu yakin dengan hal ini Satoshi, ini sangat berbahaya ?" tanya Bibi Tsuna.
"Bibi tidak perlu khawatir aku sudah mempersiapkan ini selama 6 bulan, justru keluarga ini yang nantinya menjadi tidak aman" ucap Satoshi.
"Apa maksudmu tidak aman?", tanya Paman Hideo
"Iya Paman, setelah aku dan Paman Takeuchi bergerak, menurut Paman Takeuchi kalian akan di incar oleh mereka jadi kita harus saling melindungi sekarang sampai masalah ini beres" ucap Satoshi.
Mereka yang diliputi rasa marah setelah mengetahui fakta kematian Misaki dan Hana mulai merasa bingung harus bagaimana selajutnya.
.......