Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Tak Terduga

Suami Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / CEO / Mengubah Takdir / Cerai / Janda / Tamat
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Rydha

SUAMI TAK TERDUGA!

Sinopsis 🏹

Shelly Riyani yang harus menjadi pembayar hutang oleh ibu tirinya. Ia harus menikah dengan pria yang sudah beristri. Demi hal itu tidak terjadi Shelly kabur dan ia justru malah kembali terjebak dalam pernikahan.

Pada akhirnya Shelly pun menikah, Namun Rumah tangga nya itu tak berjalan sempurna dan berakhir pada penceraian.

Merasa trauma Shelly masih berusaha untuk menghindari yang namanya pernikahan. Tetapi, garis takdir sudah berkata.

Shelly kembali menikah lagi!
Apakah pernikahannya yang ini akan gagal kembali? Dan Shelly akan menikah lagi untuk kesekian kalinya?
Atau ini akan menjadi pernikahan terakhirnya?
Simakkk yukk..

Note: Ini Asli hasil karya Author. Jika ada kesamaan Nama tokoh, tempat, alur bahkan jalannya cerita itu hanya unsur ketidak sengajaan. Cerita ini hanya bertujuan untuk menghibur saja. Tolong jangan Plagiat, Mikir itu sulit!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Rydha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 | Baiklah (POV Arya)

Pagi telah tiba, Aku bersiap untuk menjalankan Rencana yang sudah kususun. Setelan Jas berwarna biru navy dengan kemeja warna senada menjadi pilhanku. Ku sisir rambutku dengan rapi.

Melangkahkan kakiku keluar kamar dan langsung menuju kamar gadis yang kutolong tadi malam.

tok tok tok

Ku ketuk pintu itu dan ada sahutan dari dalam. "Sebentar!" Ucap gadis itu dan tak lama kemudian ia membukakan pintu.

Terlihat dirinya yang sudah rapi dengan dress selutut berwarna merah muda yang sudah kusiapkan, rambutnya yang disanggul membuat aku bisa melihat leher jejangnya.

Sejenak aku terhipnotis dengan penampilannya, begitu menyegarkan mata dan dia terlihat sangat cantik dengan make up tipisnya.

Tak banyak berbicara, aku mengajak nya untuk sarapan di cafe yang tak jauh dari hotel. Kami sarapan dengan sepotong sandwich dan segelas susu vanilla.

Setelah nya aku melanjutkan rencanaku dan langsung pada intinya.

"Terimakasih banyak, pak!" Ucap gadis itu padaku.

"Panggil aku arya! aku tidak setua itu!" Kesalku padanya, memang aku sudah keriput apa sampai dia memanggilku dengan sebutan pak.

Ku lirik dirinya hanya bisa tertawa canggung. Dan ku utarakan apa yang ingin ku katakan dengan sedikit mengancamnya.

Tiga puluh juta, hahahah hanya untuk itu. Aku bukan perhitungan , toh bila dia menjadi istri ku dia akan hidup nyaman. Menguntungkan bukan?

Setelah banyak kata yang ku keluar kan akhirnya ia berkata juga.

"Baiklah,... " Jawabnya pasrah seketika wajahku langsung tersenyum dan berbinar .

"Tapi, ada syaratnya" Lanjut nya lagi.

Cih, dasar wanita. Apa apa perlu ada syarat, ap mereka tipe makhluk yang sulit percaya pada makhluk lain.

"Apa itu? Katakan!" Ucapku

"Kamu jangan pernah KDRT" Ucapnya sambil menatapku.

Seketika Jantung ku dibuat berdegup kencang. Entah mengapa, melihat mata polosnya yang menatapku aku menjadi terdiam.

"Iya... tenang saja. Aku bukan Tipe pria seperti itu!" Jawabku dan kembali memasang wahh cool.

"Lalu apa yang harus ku lakukan?" Tanyanya padaku.

Tiba-tiba saja Randi sudah berada dibelakangku dan memberikan beberapa lembar kertas yang harus gadis itu baca.

"Apa ini?" Tanyanya heran

"Itu adalah apa yang harus kau lakukan" Jawabku santai

Terlihat ia begitu terkejut memegang beberapa lembar kertas yang tersusun rapi. Matanya dengan teliti membaca halaman pertama.

"Ini terlalu banyak! Kamu gila !" Protesnya padaku, bahkan dengan beraninya mengatai aku gila.

"Hanya dua puluh lembar. Apa yang banyak?" Sahutku sambil menaik turunkan Alisku.

"Hanya?! , Ya Allah ya robb... mengapa ada manusia seperti ini didunia" Ucapnya sambil menatapku dengan tajam.

Seolah itu tatapan yang mengintimidasi, diriku tiba-tiba merasa takut akan tatapan nya tapi tak ku tunjukan ekspresi seperti itu.

"Kamu harus memahami nya!" Ucapku tegas

"Ya ya ya baiklah" Jawabnya dengan malas.

"Apa kau punya ponsel?" Tanya ku

"Tidak ada, aku tidak membawanya" Jawabnya sambil menggelengkan kepala.

"Ambilah! sudah ada kartunya, dan hanya ada nomor ku didalamnya. Jangan berani menyimpan nomor lain" Seru ku tegas sambil menyodorkan paper bag berisi ponsel.

"Aku harus kekantor, kamu kembali ke kamar dan jangan kemana-mana"Lanjut ku seraya bangun dari duduk.

"Baiklah, terimakasih" Jawabnya.

"Sama-sama" balasku.

Kami pun berpisah, dengan aku yang pergi kekantor diikuti Randi dan gadis itu yang kembali ke kamarnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ekhem ekhem. udah mulai posesif aja nih Arya! hihihih 😆

1
Etsme Lan
kerennn🙂☝️
Nur Rydha: thanks kak
total 1 replies
Srimul Yani
ga nyangka Arya berubah lanjut thor
Nur Rydha: Tunggu ya kak 😊🙏
total 1 replies
lachimolala
Halo kak aku mampir juga ya ini😘
Nur Rydha: makasih kak udah mampir
total 1 replies
Elih Rahayu
🤣
Kaisar Tampan
Semangat berkarya kak.
bantu dukung juga karyaku
simpanan brondong tampan
terimakasih
Nur Rydha: oke, aku bakal mampir. makasih dukungan nya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!