Indonesia
NovelToon NovelToon
Jodoh Sang Kakak

Jodoh Sang Kakak

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:77.6k
Nilai: 5
Nama Author: atps0426

Cia adalah seorang gadis berusia 18 tahun yang baru saja lulus SMA. Seminggu sebelum hari wisuda, ia kehilangan Papa, satu-satunya keluarga yang Cia punya. Namun hal tak terduga masih terus berlalu, surat wasiat sang Papa membuatnya tiba-tiba memiliki banyak anggota keluarga dengan adanya perjodohan.

Adnan, seorang CEO muda berusia 28 tahun yang berasal dari keluarga kaya. Ia sebenarnya akan menikah, tapi pernikahannya berada diambang pembatalan sebab calon istrinya hamil mengandung anak orang lain. Lebih mengejutkan saat Adnan tau jika bayi itu adalah anak dari adiknya, Adrian.

Saat Cia dan keluarga Adnan dipertemukan, hal mengejutkan lain mulai bermunculan. Kebenaran mengenai Cia, gadis yang paling Adrian cintai. Hubungan mereka sebenarnya berakhir semenjak Cia memutuskan untuk fokus pada belajar dan mengurus Papanya yang sedang sakit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon atps0426, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JSK - Keputusan Adnan

Adnan memandangi wajah Cia yang tertidur dalam dekapannya. Jika diam seperti ini Cia terlihat benar-benar manis dan cantik. Saat membuka mata dia seperti anak nakal bahkan melebihi kenakalan Dilan. Cia akan terus mengoceh dan mengatakan banyak hal panjang lebar.

Tanpa sadar Adnan mendekapnya erat dan membiarkan Cia tidur dalam pelukannya hingga pagi menjelang. Hari ini adalah hari terakhir Adnan melajang, ia akan mengadakan pesta lajang bersama teman-temannya nanti malam.

"Banguun, mau tidur sampai kapan?" Bisik Adam membangunkan sang adik yang masih tertidur di sofa. Ia menggoyangkan rubuh Adnan dan menaruh Dilan diatas perutnya.

"Ommm.... Banguunnnnn" teriak Dilan memukuli dada Adnan.

Seketika Adnan terbangun, ia membuka matanya perlahan menatap Dilan berada diatasnya. Pemuda itu menatap sekitar, tak ada siapapun disana kecuali Adam dan Dilan. Adam meminta Adnan untuk mandi karena mereka akan sarapan sebentar lagi. Adnan yang masih setengah sadar pun berjalan perlahan menuju kamarnya.

Semua orang sudah duduk di kursi masing-masing dan bersiap untuk sarapan. Mereka masih menunggu Adnan yang belum selesai bersiap. Setelah beberapa saat, akhirnya pemuda itu datang, ia menarik kursinya lalu duduk dengan tenang.

"Kak Adnan, lihat Kak Cia deh, cantik banget loh" celetuk Aden.

Adnan hanya berdehem dan tak menoleh, ia hanya fokus pada makanannya. Entah kenapa hari ini perasaan Adnan sungguh aneh, ia merasa jantungnya berdebar sangat kencang tanpa alasan.

"Kak Adnan nanti aku ikut ya ke pesta lajangnya Kakak" ujar Addy.

"Kenapa kamu mau ikut?" Sahut Adam curiga.

"Memangnya mau Kak Adam? Kan waktu Kak Adam menikah, Kak Adnan yang nemenin. Sekarang gantian aku dong" jelas Addy sambil tersenyum.

Adam masih merasa curiga, bisa-bisa yang mabuk berat Addy dan bukannya Adnan. Di sela-sela perdebatan Kakak beradik itu, Cia menyentuh lengan Adnan.

"Pesta lajang itu apa Mas?" Tanya Cia sembari menatap Adnan.

"Pesta..." jawaban Adnan terhenti kala dirinya berhadapan dengan Cia. Ia merasakan detak jantungnya berdebar dengan sangat kencang.

Cia mengerutkan keningnya melihat Adnan terdiam, ia mendekatkan wajahnya sambil memanggil nama pemuda itu sekali lagi. Adnan masih terpaku pada Cia, ia tak mengira jika gadis kecil itu bisa terlihat lebih dewasa dan cantik saat mengenakan riasan. Rambut yang di curly bahkan menggunakan lipstik berwarna merah, membuat garis wajah Cia lebih tajam dan terlihat lebih dewasa. Namun wajah menggemaskannya masih terlihat dengan pipi chubby itu.

"Kak Adnan, tadi gak mau lihat, sekalinya lihat gak mau berpaling" ucap Addy sembari menarik baju sang Kakak agar tersadar dari lamunannya.

Wajah Cia langsung merah padam, ia melanjutkan makannya sambil tersenyum malu. Adnan jadi salah tingkah dan memukul Addy karena mengucapkan omong kosong. Setelah keheningan yang cukup lama, Bunda berkata jika Isvara akan diantarkan oleh supir pulang ke rumahnya setelah sarapan. Isvara tentu saja terkejut dengan permintaan itu, ia meminta Adnan untuk memberikan jawabannya secara langsung.

"Aku akan tetap menikah dengan Cia, kamu yang membatalkan pernikahan kita sejak awal" ucap Adnan.

"Lalu bagaimana denganku? Aku mengandung anak Adrian dan akhirnya keguguran, apa kalian akan lepas dari tanggungjawab?" Tutur Isvara sedikit menaikkan nadanya.

"Itu bukan tanggung jawab kami, keputusan ada padamu dan Adrian. Apapun pilihan kalian kami akan menerimanya. Juga, jangan lupa atas apa yang kamu lakukan pada Cia, saya tidak akan tinggal diam karena kami juga punya buktinya" sahut Ayah yang beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan ruang makan.

"Ayah tunggu..." panggil Cia pergi mengikuti Ayah.

Isvara menatap Adnan, namun pemuda itu tak peduli sama sekali. Sudah cukup, akan bodoh jika ia tetap menikah dengan Isvara padahal tau semua keburukannya. Isvara bahkan dengan sengaja menyakiti Cia untuk keduakalinya. Wanita itu menarik Adrian dan mengajaknya berbincang berdua diluar ruangan.

Disisi lain, Cia mencoba bernegosiasi dengan Ayah, ia tak mau membawa masalah ini ke ranah hukum. Cia tidak mau menambah kesedihan Adnan karena harus melihat wanita yang dicintainya menjadi pelaku percobaan pembunuhan. Ayah menatap Cia lalu menepuk pucuk kepalanya, sahabatnya membesarkan putrinya dengan baik. Ayah melirik ke arah Adnan yang berdiri menatap mereka, Ayah juga ingin tau jika Cia bukanlah pilihan yang salah.

"Baiklah, untuk sekarang Ayah tidak akan mempermasalahkan nya. Tapi jika dia mencoba berbuat nekat atau apapun itu, Ayah tidak akan membiarkannya lagi. Kamu itu putri Ayah dan Bunda juga, orang tua mana yang membiarkan putrinya terluka" ucap Ayah.

"Aku juga berterimakasih pada Ayah dan Bunda karena mengijinkan aku tinggal disini. Ayah sangat mirip dengan Papa, dan Bunda memberiku kasih sayang yang berlebihan. Tapi aku menyukainya, terimakasih"

"Tanggung jawab kamu belum dimulai, setelah menikah nanti, kamu harus merawat Adnan dengan baik"

"Siap bos, aku akan beri Ayah cucu yang banyak" jawab Cia dengan ceria seperti biasanya.

Ayah tertawa sembari menatap Adnan yang tersipu malu dengan wajah merahnya. Sekeras apapun Adnan menyembunyikan perasaannya, Ayah tentu saja tau sebab Adnan adalah putranya. Putra keras kepala yang selalu saja mengalah pada para saudaranya. Adnan adalah satu-satunya anak Ayah yang tak pernah terlibat perkelahian dengan saudara nya yang lain sebab selalu mengalah bahkan sebelum berperang. Mementingkan kebahagiaan adik-adiknya daripada dirinya sendiri.

Setelah berbincang dengan Ayah, Cia berpamitan pergi untuk melanjutkan makannya yang belum selesai. Namun para pelayan sudah membersihkan meja makan dan semua orang juga sudah pergi dari ruang makan.

"Aku kan belum selesai makan" gerutu Cia kesal.

"Kak Cia, jajan yuk" teriak Aden menggema di seluruh penjuru rumah.

"Ayooo, go go" sahut Cia tak kalah semangat. Ia berbalik dan tak sengaja menabrak Adnan yang rupanya berdiri di belakangnya.

"Kenapa tadi pagi kamu tidak membangunkan aku?"

"Sudah kok, tapi Mas Adnan masih pulas sekali tidurnya. Jadi Bunda meminta ku membiarkan Mas tidur, lalu aku pergi deh"

Adnan melangkah mendekati Cia, cara bicaranya selalu saja membuat Adnan ingin mencubit hidung mungilnya itu. Pemuda itu menatap wajah Cia yang merona merah karena tersipu malu.

"Lain kali, bangunkan aku sampai aku bangun, baru kamu boleh pergi. Mengerti?"

"I...iya Mas" jawab Cia terbata-bata.

"Kak Cia, Ayoo" ajak Aden sembari menarik tangan Cia. Ia benar-benar tak bisa membaca situasi, Adam dan Addy yang melihat dari kejauhan benar-benar dibuat geram oleh Aden.

Harusnya Adam dan Addy mengajak Aden briefing agar tak mengganggu rencana mereka mendekat kan Cia dan Adnan. Setelah mobil Aden dan Cia pergi, seluruh keluarga berkumpul memperhatikan Adrian serta Isvara yang bertengkar hebat di belakang rumah. Addy menghela napasnya, ia sudah tau jika Adrian adalah biang dari segala masalah. Ia sudah menduga semua ini sejak Adrian kecil, ia adalah laki-laki egois yang selalu ingin menang sendiri.

1
Qaisaa Nazarudin
KARMA buat kamu yg dulu suka celap celup..
Qaisaa Nazarudin
Kasian Adrian udah 5 tahun nikah masih belum punya momongan,Dulu suka buang2 kecebongnya pada jalang,Jadi kecebong premiumnya Adrian udah gak ada..
Qaisaa Nazarudin
Tian dan Twins nya masih umur 5 tahun,Mereka di luar negeri aja udah 5 tahun,Terus saah mereka keluar negeri umur si kembar berapa thor?? Pasti typo nih si outhor..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Lari dari masalah bukan solusi nya,Masalah itu di hadapi..Apa dengan lari ke luar negeri gak akan ada irg ke3?? Di mana2 itu pasti ada org ke3,Pokok pangkalnya hati sendiri,Kalo hati masing-masing mudah goyah,lari lah kemananpun pasti tetap akan ada org ke 3 yg akan hadir..
Qaisaa Nazarudin
Udah bertahun2 menikah,Sudh punya anak juga,Apa masih belum dekat juga??
Qaisaa Nazarudin
Aku jadi penasaran apa alesan Adnan membawa keluarga utk pindah??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Cia tiba2 berubah,Kok aku jadi curiga..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Semoga Cia tdk melakukan hal yg Bodoh hal yg bikin Adnan menyesal seumur hidup..
Qaisaa Nazarudin
Suami mana yg tdk akan pikir begitu,Kalo sikap kamu saja selalu mencurigakan,Sudah mulai gak jujur,Jd intropeksi diri kamu sendiri Cia,,Dan Adnan juga salah,Semarah apapun jgn pernah menuduh istri kamu begitu,kata2 yg keluar saat marah itu sangat membahaya kan. Keknya adnan udah kemakan omongan Izvara..🥲🥲
Qaisaa Nazarudin
Nah kan, ku bilang juga apa,Di sini memang Cia yg salah..
Qaisaa Nazarudin
Sikap Cia yg udah gak jujur bisa nikin Adnan salah paham.. Itu akan berakibat fatal terhadap RT nya..
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Mending Adnan bawak isterinya pindah rumah aja, Keluarga nya juga pasti mengerti alesan Adnan pindah,Selagi tinggal satu atap,selagi itulah Adrian akan menganggu RT mereka..
Qaisaa Nazarudin
Takut di tinggalin istri,Tapi di cuekin terus..
Qaisaa Nazarudin
Aku pasti ini Mimpi Adnan,Apakah waktu itu Adnan juga bermimpi hal yg sama??Gak mungkin kan beneran Cia kek gitu..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Bunga pengantin yg dgn tak sengaja di dapat kan CIA sudah 2X.Dan Adnan bermimpi keknya bangun tidur dgn ngos ngosan, Berarti ada sesuatu yg akan terjadi..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Adnan terlalu lembek dan gak Tegas orangnya, pantesan Izvara berlaku semaunya,ogeb..
Qaisaa Nazarudin
Untung aja saat itu CIA menolak Adrian juga memojok kan Adrian dgn kata-kata nya yg menohok Adrian, Sekarang Adrian dan Izvara yg malu sendiri,Itu namanya SENJATA MAKAN TUAN..🤣🤣👏👏👏👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Pasti sengaja di gugurin nih,Demi utk mendapatkan Adnan kembali..Bodoh aja Adnan kalo masih mau menerimanya lagi..
Qaisaa Nazarudin
Satu kata buat Cia,Bebal dan Bodoh, Belum apa2 udah ngasih peluang aja..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Waahh udah ada niat nih adnan selingkuh dgn mantannya lagi..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!