Indonesia
NovelToon NovelToon
Kau Selingkuh, Aku Balas Selingkuh.

Kau Selingkuh, Aku Balas Selingkuh.

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vea Vivie

Andriana Arnova harus menyaksikan pengkhianatan suaminya dengan kakak iparnya sendiri.
Namun bukan marah, minta cerai yang ia lakukan, melainkan membalasnya dengan kegilaan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Rasa sakit, kecewa dan dendam di dadanya telah merubah dunianya.
Demi membalas dendam atas pengkhianatan suaminya, ia rela mengorbankan karir yang selama ini ia bangun dengan susah payah.
Baginya setiap kerugian harus ada bayarannya dan setiap rasa sakit harus ada pembalasan yang akan lebih menyakitkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vea Vivie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

"Kebiasaan kamu Alin! ketuk pintu dulu kek, ih menyebalkan!" ketus Andriana.

Alin tidak memperdulikan ucapan Andriana, ia tetap melangkah mengambil tempat duduk di depan sahabatnya itu lalu menyodorkan sebuah berkas kepada Andriana.

Tanpa memberikan jawaban Andriana pun hanya melotot meminta penjelasan kepada Alin.

Alin menegakkan posisi duduknya lalu menarik nafas dalam-dalam " Hhhhh An, mulai besok tidak ada yang bisa mengganggumu lagi?".

Andriana semakin melotot tajam "Apa maksudmu, kamu akan dipindah departemen sama atasan?"

"Bukannya aku yang akan dipindah dari sini tapi kamu yang dipindah ke rumah sakit pusat!"

"Hahhhh, jangan bercanda kamu Lin" Ketus Andriana malas dan tidak percaya dengan ucapan sahabat baiknya itu.

"Benar Andriana, aku tidak bohong, sekarang cek di akun kantor dan pengumuman penting. Dirut rumah sakit sendiri yang memintamu untuk pindah ke sana" Jawab Alin sedikit meninggikan nada suaranya.

"Masasih"Andriana masih belum percaya, karena menurutnya dirinya bukanlah dokter profesional dan menonjol, rasanya tidak mungkin dirut rumah sakit pusat memilihnya langsung.

Di sela sela ketidakpercayaannya tiba tiba suara ponselnya berdering mengejutkan keduanya yang kemudian saling berpandangan.

Sejenak ada raut muram di wajah wanita cantik itu setelah membaca pesan yang dikirim oleh suaminya.

Alin yang dari tadi berada tepat di depannya pun segera meraih tangan Andriana dan menggenggamnya erat "An, ada apa? Siapa yang mengirimkan pesan untukmu" .

Andriana menarik nafas dalam-dalam sebelum merebahkan tubuhnya di sandaran kursi kebesarannya " Arnold selingkuh Lin".

"Apa !"

Andriana melotot tajam "Kamu kenapa sih Lin, ekspresimu itu berlebihan tahu!".

"Kok bisa Andriana? Kalian baru satu bulan menikah lo".

"Memangnya kenapa kalau baru satu bulan, dia selingkuh dengan kakak iparnya".

"Apa!" Lagi lagi Alin sangat kaget dan tidak percaya Arnold selingkuh dengan Saskia yang begitu elegan ramah dan terlihat sangat menyayangi suaminya.

Andriana beranjak dari tempat duduknya dan berjalan lalu berhenti di belakang jendela, pandangannya jauh ke depan menyapu area parkiran yang terhubung dengan halaman dan taman bunga yang cukup indah menyejukkan mata.

"Aku sangat bodoh Lin, entah sejak kapan mereka selingkuh, tidak mungkin kalau baru satu bulan ini"

"Sialan si Arnold " Umpat Alin.

"Hiks hiks, Apa aku tidak pantas bahagia Alin? Pernikahan yang aku bangun di atas cinta kini ternoda oleh orang ketiga, rumah tangga ku akan hancur" Andriana mulai terisak dan tangisannya pun pecah.

Alin pun beranjak dan berjalan mendekati sahabatnya itu lalu memeluknya lembut " An, kamu tahu gak nanti di rumah sakit pusat kamu akan bertemu banyak dokter tampan, sudahlah lupain tuh si Arnold, kamu balas saja perselingkuhan ini dengan cara yang manis".

"Maksud kamu" Ucap Andriana sambil mengedarkan pelukannya dan menatap tajam kedua mata sahabatnya itu.

"Tidak perlu kamu main labrak, jambak jambakan, apalagi pelakornya kakak ipar sendiri.Nah kamu balas saja dengan selingkuh, cari kesenangan jangan hanya menangis dan tersiksa ".

Andriana terdiam sejenak, ia teringat dengan hubungan semalamnya dengan Devan kemarin, yang membuat *** robek dan perlu diobati.

Alin mengangkat kedua alisnya lalu tertawa lebar "Hahaha ya bercanda dong say, kalau Arnold selingkuh ya kamu ceraikan saja dia, terus kamu cari penggantinya, banyak kok dokter tampan di sini, ada dokter Alif, dokter Indra ".

"Alin! Stop! Aku pusing sekarang aku mau istirahat kamu gantikan saja tugas ku ya? Aku mau pulang " Tanpa menunggu jawaban dari Alin, Andriana segera melepaskan jaz kedokterannya meletakkan di lengan lalu berjalan keluar dari ruangan itu tanpa memperdulikan apapun, bahkan panggilan dari Alin pun sudah tidak ia dengarkan.

Andriana terus berjalan dengan langkah cepat, pikirannya mulai kacau setelah membaca pesan singkat dari suaminya yang berisi rencananya tinggal di rumah mamanya dan itu pasti karena Saskia juga tinggal di sana, dengan leluasa mereka akan sering bertemu dan berhubungan badan.

Tanpa terasa air mata mulai menetes di pipinya, ia pun berhenti di depan lobi, mengusap wajahnya dengan sisa sisa kehancuran dari jiwanya. Perlahan ia mengambil ponsel dari dalam tas kecilnya dan menggeser layar untuk mencari nomor seseorang.

Devan, jemput aku! Bawa aku pergi dari sini, bahagia kan aku Van.

Berselang 20 menit sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan Andriana yang sejak tadi berdiri mematung di parkiran sendirian.

Andriana masuk ke dalam mobil, ia duduk di samping Devan yang masih saja menyungingkan senyum tipis,dingin dan misterius.

"Cantik, kamu kenapa?" Goda Devan dengan tatapannya.

Andriana menarik nafas dalam dalam untuk menahan air matanya lalu melepaskan sefty belt yang baru saja dipasangnya.

Dalam waktu yang sangat cepat ia sudah duduk di pangkuan Devan.

"An"

"Devan"

Cup

Andriana mendaratkan bibirnya untuk melumat lembut bibir Devan yang sempat terkejut sebelum akhirnya membalasnya dengan lumatan yang semakin dalam dan menuntut.

Devan mulai terbakar gairah dan menjamah tubuh wanitanya dengan lembut.

Desahan desahan lembut mulai keluar dari bibir mereka.

Baju rapi keduanya pun mulai berantakan dan nyaris tak menutupi apa yang seharusnya.

"Sayang!" Pekik Devan tiba tiba menghentikan aksinya.

"Kenapa Van?" Tanya Andriana yang sudah di penuhi kabut gairah.

"Kamu belum bisa melakukan hubungan badan untuk sementara waktu, tunggu seminggu lagi biarkan lukanya sembuh" Bisik Devan yang membuat Andriana tertunduk lalu memeluk tubuh berotot yang sedang memangkunya itu.

"Devan, kamu peduli padaku"

"Andriana, aku sangat peduli padamu. Aku tidak akan membiarkanmu terluka".

Andriana semakin terharu dan menangis tersedu sedu di dalam pelukan Devan, laki laki yang tidak memiliki status dengannya tapi sangat peduli padanya.

Setelah cukup lama mereka dalam posisi sangat intim di dalam mobil, tangisan Andriana pun sudah mereda, akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dari sana.

"Kamu mau ke mana?" Tanya Devan lembut dengan tatapannya yang sangat teduh sambil merapikan kemejanya yang nyaris saja terlepas.

Andriana yang sedang juga merapikan bajunya pun menatap laki laki itu sejenak lalu tersenyum tipis dan menggeleng perlahan.

"Terserah Van, kemana pun asal kamu yang membawaku".

"Baik lah, aku akan membawamu ke tempat terindah yang paling romantis".

"Seperti anak muda saja"Celutuk Andriana dengan senyum manis.

"Loh kita ini masih muda lo"

"Benar kah?"

"Iya"

Hahaha.....merekapun saling melemparkan candaan candaan manis sebelum akhirnya pergi dari tempat itu.

***

Ah ah ah

Desahan desahan panjang terdengar bersahutan memenuhi seluruh ruangan ber suhu rendah.

Keringat mengucur di tubuh mereka berdua yang sedang berpacu mencari klimaks bersama sama.

Dan lenguhan panjang pun terdengar samar di dalam ruangan kedap suara yang cukup besar.

Arnold menarik tubuhnya dan menjatuhkan dirinya di atas sofa sambil mengatur nafasnya.

Karina yang tadinya berada di atas meja pun turun perlahan kemudian merapikan kemejanya dan berdiri di depan Arnold yang sedang mengatur nafasnya.

"Pak Arnold, saya keluar dulu"

"Baik lah, tapi ingat rahasiakan kejadian ini, atau kamu aku pecat!"

"B-baik pak" Jawab gadis muda yang telah menjadi korban kebejatan laki laki mesum itu.

1
Uthie
Cerita yg menarik diawal membacanya.. dan masih berlanjut menyimak 👍👍👍
Uthie
Lanjut Thor 👍👍👍
Uthie
Lohhh.. itu bukan si Saskia?!??
evana gusani
baru mampir
Uthie
Andriana kah??
Uthie
lanjuuttttt
Uthie
lanjut menyimak 👍
Uthie
mampir 👍
Adinda
seharusnya direkam dulu buat dijadiin bukti kalau mau cerai
Vea Vivie: dah gak sempat ,😅
total 1 replies
Della Ivva
Good
Della Ivva
Ehmmmm lanjut
Arra Bella
gass saja van
Arra Bella
lanjut kak, seru nichh.... 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!