Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Jelitta Astari

Cinta Jelitta Astari

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rahelyya Sella Hidayat

Dengan bermodalkan beasiswa, Jelitta bertekad pergi ke kota untuk meneruskan sekolah ilmu Perguruan tinggi.
Tetapi untung tak dapat di raih, malang tidak dapat ditolak itulah pribahasa yang pantas untuk menggambarkannya. Di tengah-tengah ia menimba ilmu. Kecelakaan tragis harus menimpanya menjadikan ia harus menikah dengan lelaki yang belum iya cintai. Karena rasa tanggung jawab Rendra Dirgantara. Akankan mereka saling mencintai setelah menikah? ikuti kisahnya di " Cinta Jelita Astari".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahelyya Sella Hidayat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang dari rumah sakit.

Empat hari sudah Jelita. Berada di rumah sakit. Pagi ini ia, di rencanakan pulang oleh Dokter.

Rendra masih terus menemani Jelita di rumah sakit.

"Hari ini Nona Jelita di perbolehkan pulang!" Seru Suster memberi tahu Jelita.

"Iya Suster, aku juga sudah tidak betah di sini!" Ucap Jelita.

Dari arah luar Ruangan.Terdengar derap Langkah menuju ke arah ruangan Jelita.

"Bagaimana keadaanmu?" Tanya Rendra menghampiri yang baru saja datang.

"Aku sudah membaik, aku akan pulang hari ini!" Ucap Jelita.

"Oh, syukurlah. aku senang mendengarnya!" Rendra tersenyum kembali ke arah sofa dan mendaratkan bokongnya.

"Kemana aku akan mengantarmu?" Sambung Rendra.

"Ya ke kosanku, aku harus secepatnya masuk kuliah!" Tukas Jelita.

"Aku akan mendatangi kampus mu! Aku akan minta izin pada Dosen mu, kau tidak bisa masuk kuliah sampai kau benar-benar pulih" Ucap Rendra.

"Tidak..!Aku tidak mau tertinggal pelajaran!" elak Jelita.

"Mm" Renda hanya berdehem mendengar Jelita .

Sedangkan dari arah ruangan terdengar derap langkah menghampiri ruangan Jelita.

"Selamat pagi!" Sapa Dokter Yudi. Memasuki ruangan Jelita.

"Pagi Dok! "Jawab Rendra dengan sumringah. Pria itu mengembangkan senyum ke arah Dokter.

"Nona Jelita sudah siap untuk pulang ya?" Tanya Dokter Yudi sembari tersenyum. Lalu menghampiri Jelita.

"Nona Jelita boleh pulang ya ! Tapi jangan lupa untuk meminum obat di rumah. Rutin berjemur dan satu minggu kembali untuk kontrol. Dan juga pertemuan untuk Fisioterapi, karena akan membantu pemulihan Nona Jelita!" Sambung Dokter Yudi.

"Baik Dok" Ucap Jelita.

Setelah memberi penjelasan pada Pasiennya. Dokter Yudi pun pamit meninggalkan ruangan Jelita.Kemudian Rendra bergegas keluar untuk mengurus administrasi kepulangan Jelita.

Setelah selesai Rendra pun kembali ke dalam ruangan Jelita.

"Kamu sudah siap?" Tanya Rendra menghampiri Jelita. Membawa kursi roda untuknya.

"Ya!" Jelita begitu kesulitan menggeser tubuhnya. Ia berniat menurunkan kedua kakinya ke arah lantai. Akan tetapi kedua kakinya masih terasa berat.

"Mari ku bantu!" Rendra lalu mengangkat tubuh Jelita. Untuk duduk ke kursi roda.

Kemudian mereka pun bergegas keluar ruangan. Menuju lobi Rumah sakit. Mereka berniat pulang ke kos milik Jelita.

Sesampainya di depan Rumah sakit. Supir pribadi Rendra telah siap menunggu. Pria itu pun membopong Jelita ke dalam mobil untuk duduk.

"Tolong masukan kursi roda ke bagasi pak!" Perintah Rendra. Dia sengaja membeli kursi roda untuk Jelita di toko kesehatan saat hendak pergi ke rumah sakit.

Kemudian Rendra bergegas masuk kedalam mobil, dan duduk di samping Jelita.

"Nanti, aku kirimkan asisten rumah tangga untuk melayani mu! Selama kamu istirahat untuk pemulihan. Agar asisten rumah tangga yang melayani kebutuhanmu selama kau belum pulih!" Ucap Rendra.

Sedangkan Jelita hanya terdiam.Tatapannya terus ke depan pengemudi. Ia pun tidak menoleh saat di ajak berbicara oleh Rendra.

"Dimana alamat kosan mu?" Sambung Rendra.

"Di belakang universitas Bina Bangsa!" Jawab Jelita dengan datar.

"Kita ke Universitas Bina Bangsa Pak!" Perintah Rendra pada pak supir.

"Siap tuan "Jawab pak supir sambil terus melajukan kendaraannya.

Setelah menempuh perjalanan selama hampir setengah jam. Akhirnya mereka tiba di kosan Jelita.

Melihat ada mobil berhenti di depan gerbang kosan. Pak Dadang pun melangkah menghampiri mobil tersebut. Dan membukakan gerbang untuk mereka.

Pak supir pun turun mengambilkan kursi roda di belakang bagasi. Kemudian Rendra membantu membopong Jelita, turun dari mobil dan mendudukkan nya di kursi roda.

"Ya ampun, Neng Jelita kemana aja?" Ucap Pak Dadang heran mengapa Jelita baru terlihat, bahkan keadaannya sangat memprihatinkan.

**********

Bersambung✍️ Next episode selanjutnya yak ❤☺ terimakasih yang syudah mampir🙏dan mohon untuk dukungannya agar karyaku lebih baik kedepannya🌺🌺🌺🌺👋❤🌹

1
Leon Wijaya
lanjutt
Rahelyya Sella Hidayat: siap kaka☺ terimakasih sudah mau mampir🙏🌹
total 1 replies
Leon Wijaya
lanjut
Rahelyya Sella Hidayat
terimakasih sudah mampir kak.. 🙏🌹🌹
zenara
nemu ini langsung favorit😍💕
Rahelyya Sella Hidayat: Terimakasih kak🙏❤
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!