Ketulusan hati Joana perlahan terkikis! rumah tangga yang telah ia jalani bersama Stanley Conrad selama 8 tahun itu akhirnya membuka mata hati sang wanita,
Ia tak menempati posisi sebagai seorang kekasih hati dalam kehidupan Stanley, Joana hanya mendapatkan status sebagai seorang istri dalam selembar surat pernikahan yang mereka jalankan selama bertahun-tahun,
Kenyataan bahwa-,
Stanley hanya menyimpan cintanya untuk Inesa Baldey, hal itulah yang membuat kepribadian Joana berubah, sikap ramah dan murah senyumnya-, kini ia manfaatkan untuk bisa mengurai belenggu ilusi dari ikatan cinta palsu dari sosok Stanley, Joanna memilih untuk menikam jantung nya sendiri sebelum akhirnya ia mampu menghadapi kenyataan yang jauh lebih pahit yang mungkin akan merenggut seluruh kewarasan juga kehangatan dari relung kalbunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah Formalitas Hubungan Yang Harus Kita Jalankan!??
"Joanna, bolehkah ayah menyampaikan sesuatu nak?!" Tuan Pentues Sebastian Conrad akhirnya kembali membuka suara setelah ia berhasil meletakkan cangkir teh yang sempat ia nikmati.
"Mmmm, tentu saja ayah! aku akan mendengarkan apapun yang ingin ayah katakan!"
"Huuuuffft!! maafkan ayah Jo, karena-, ayah tak mampu mengarahkan Stanley hingga saat ini,"
Joanna hanya menanggapi pernyataan sang ayah mertua dengan anggukan serta senyum yang tak luntur, ia kembali memasang topeng yang cukup tebal demi bisa menyembunyikan rasa sakit yang harus ia pendam seorang diri,
"Putri dari keluarga Baldey-, gadis itu merupakan sahabat masa kecil dari suamimu Jo! kondisi Inesa yang sakit-sakitan, ditambah dengan runtuhnya ekonomi dari keluarga gadis itu, mungkin hal itulah yang membuat Stanley bersikeras untuk tetap berada di sisi Inesa, meski semua orang tahu-, bahwa hal ini adalah sebuah kesalahan, tapi keluarga Baldey memohon pada kami supaya-," kalimat Tuan Sebastian terhenti, ia menelan saliva ketika tenggorokannya mulai tercekat. "supaya kami tidak memisahkan Stanley dari Inesa secara paksa, ayah-, sungguh minta maaf, nak!"
Apa hatiku tersakiti?? ya!! ini terlalu sakit!! atau-, keegoisan mulai menguasai diriku??
Inesa ..., dia merupakan putri bangsawan yang mengalami keruntuhan finansial??! dan jika ia kembali kehilangan seseorang yang paling berharga dalam hidupnya ..., mungkin mentalnya akan semakin berantakan, atau-, tak terselamatkan?!
Joanna menghela nafas dengan cukup dalam! ia kembali menatap Tuan Sebastian sebelum akhirnya menanggapi perkataan sang ayah mertua,
"Kenapa ayah jadi semakin sering meminta maaf padaku?" Joanna tersenyum lembut, "andai saja, ayahku tidak memaksa Stanley kala itu, mungkin-, kesehatan Inesa tidak akan memasuki fase yang paling buruk, jadi tolong! ayah dan ibu tak perlu merasa bersalah! dan jangan berusaha untuk memisahkan mereka ayah! Stanley dan Inesa, mereka pasti telah menderita selama bertahun-tahun karena keegoisan ayah juga ibuku! pernikahan kami, tidak seharusnya ini terjadi! diriku ..., aku lah yang menjadi orang ketiga dalam hubungan Stanley dan Inesa, ayah! jadi ..., aku akan berusaha untuk menyatukan mereka!"
"A-apa!?"
"Jo!!?"
Kenapa ia menyampaikan hal semacam ini lagi Tuhan??! Joanna ...,
Stanley membeku! ia menyandarkan kepala dan memilih untuk mengurungkan niatnya untuk bergabung bersama Joanna beserta kedua orang tuanya di area living room, pria itu justru mengikuti kata hati dan melangkah keluar menuju kursi taman tepat di sudut kiri pada bagian halaman depan kediaman mewah milik Joanna.
Lakukan sesuatu Stanley!! atau dirimu benar-benar akan kehilangan Joanna!! lalu bagaimana dengan kekasih masa kecilku?? Inesa ..., aku harus menempatkan dirimu di bagian mana sekarang?? hatiku?? atau hanya sebatas di pikiranku?!
"Huuuuffft!!!"
Asap cerutu itu kian mengepul! pikiran Stanley yang kian kusut membuat ia mengabaikan kebiasaan aturan hidup sehat yang ia jalani,
💜'Honey!!?? kenapa kau terus menunda acara bulan madu kita!?? padahal aku sudah memesan tiket pesawat dan mem_booking kamar hotel untuk kita menghabiskan-,'
'Maafkan aku Joanna, tapi tolong!! jangan membahas hal ini terlebih dahulu!! kau tahu kan, aku-, aku masih belum bisa jika harus meninggalkan para pasien yang ku tangani!!?'
💜'Pasien? apa maksudmu-, gadis berwajah pucat yang-,'
'Diam!! jangan menjelekkannya!! namanya Inesa!! dan dia-,'
💜'Mmmm??! dia?!'
'Lupakan saja!!! jangan ganggu diriku untuk beberapa jam ke depan!! kau membuatku pusing!!'
💜'Honey-,'
'Aku akan tidur di kamar tamu!!'
Joanna, diriku ...., diriku memang pria yang tak tahu diri Jo!!
"Kau sudah pulang?!"
Suara lembut yang terdengar sampai tepat di telinga kanannya seketika membuat Stanley menegakkan postur duduk! pria itu dengan gugup meletakkan cerutu begitu ia menyadari bahwa Joanna telah berdiri di sampingnya.
"Jo?!"
"Kenapa tidak langsung masuk? ayah dan ibu, mereka datang berkunjung!?"
Dia tersenyum??! istriku ..., seperti inilah Joanna yang ku kenal, manis, mata berbinar, dan tingkah naif serta kepolosan dirinya, aku sungguh ketakutan saat kau menampilkan bersikap dingin padaku Jo!!
"Stanley!??! apa kau mabuk?!!"
Conrad Stanley kembali menggelengkan kepala, ia akhirnya terperanjat dan meraih pinggang ramping Joanna,
"Apa kakimu benar-benar sudah membaik?? dimana kau melempar alat bantu jalan itu, hmmm??!"
"Bagaimana kau tahu bahwa aku melemparkan kruk ke sembarang tempat??"
"Aaah!!! gadis nakal sepertimu-, bagaimana aku harus mendisiplinkan dirimu, Joanna?!"
"Ciiih!! omong kosong macam apa ini Tuan Stanley!? aku tidak suka diatur!!"
"Hey!! aku ini suamimu, Nona!!" Stanley dengan telaten memapah tubuh Joanna, pria itu tak ingin membiarkan sang wanita untuk menaruh berat tubuh sepenuhnya pada telapak kaki kanan.
"Sungguh manis sekali!! ayo!! kau harus segera menemani ayah dan ibu untuk menikmati hidangan makan malam! mereka sudah terlalu lama menunggu!!"
"Baiklah!!"
"Aaaww-aawh!!! Stanley!!? turunkan aku!!"
"Why??!"
"Kau ini!!! jangan membuat ayah dan ibu menatap kita dengan tatapan aneh!!" Joanna tanpa ragu melayangkan pukulan ringan pada dada sang pria.
"Tatapan aneh!?? hey, kita ini suami istri, Joanna!"
"Itu hanya sebuah formalitas hubungan yang harus kita jalankan!! benar kan??!"
"Terserah!! tapi, kau yang berkata bahwa-, diriku harus segera menemani ayah dan juga ibu, bukan?? jadi-, jangan memberontak!! kita akan segera tiba di meja makan, sayang!!"
*****
Mereka tampak seperti pasangan suami istri yang harmonis jika seperti ini?? dan dibalik itu semua-, Joanna pasti telah mengupayakan semuanya!? meski harus memendam luka, menantuku ..., ia tetap mampu mengendalikan dirinya di hadapan kami,
Tuan Sebastian lagi-lagi dibuat takjub atas tindak-tanduk Joanna, gadis itu tidak menghakimi, tidak pula meledakkan emosi, Joanna hanya terus tersenyum seraya menikmati momen-momen yang memang harus ia jalani.
"Ayah!? cobalah greek yogurt ini, ayah pasti suka!"
"Yogurt!?"
"Aku tahu kadar glukosa dalam darah ayah tengah naik turun dalam beberapa Minggu terakhir, tapi ayah tenang saja, greek yogurt ini aman!! aku berani jamin!! benar kan Stanley!!?"
Joanna-, ia tak lagi memanggilku dengan sebutan honey? kenapa?! kenapa rasanya diriku tidak terima?
Stanley tampak menghentikan pergerakan, ia membeku dengan tatapan penuh kekecewaan terhadap sang istri.
"Hey!?? are you okay!??"
"Mmmm??! aku-, ya!!?" tepukan lembut dari telapak tangan Joanna pada area pundaknya seketika membuat Stanley tersadar,
"Stanley, apa kau juga menginginkan greek yogurt!?"
"I-itu!? tidak sayang!! sepertinya perutku sudah sangat penuh! terima kasih! tapi-,"
"A-apa??!" atensi Joanna seketika teralihkan! Stanley yang tiba-tiba menyandarkan dagu pada bahu bagian kirinya, hal itu tampak membuat Joanna kebingungan, "Stanley-,"
"Aku merindukanmu, sayang!"
"Astaga!! ayah, ibu!! tolong maafkan-,"
"Tak apa Jo! ayah dan ibu sangat mengerti!"
"Aaaah!! sepertinya kita harus segera menghabiskan greek yogurt ini, Bianca!! putramu sungguh keterlaluan!!"
Apa yang dia lakukan!?? Stanley!!? kau ini benar-benar membuatku ingin menendangmu!!! bisa-bisanya ia berlagak needy seperti sekarang!??