Indonesia
NovelToon NovelToon
Cupid I'M In Love

Cupid I'M In Love

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:27.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nova Fitmayasari

Nadia adalah seorang gadis SMA yang sederhana, ia hidup bersama kedua orang tua dan kedua adiknya. Nadia seorang yang pantang menyerah dan termasuk murid yang pandai. Nadia hidup damai bersama keluarga nya. Namun, disaat ia mulai menyukai seorang murid pindahan, yang sangat populer disekolah nya. Ujian besar telah menantinya!

Kecemburuan salah satu teman sekelasnya yang kaya raya membuat hidup Nadia tidak tenang. Penghinaan dan bullying kerap ia rasakan.

Namun terjadi kejadian yang luar biasa, yang dapat merubah kehidupan gadis ini, hingga berubah 180 derajat... kejadian apakah itu?

Penuh intrik dan romantisme, ikuti terus kelanjutan kisahnya di dalam cerita ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nova Fitmayasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Semakin Memanas

Ricky mulai melepaskan gandengan tangannya, sampai ditangga menuju ke lantai 2. Mungkin Ricky juga baru tersadar kalau dia sedari tadi berjalan dengan menggandeng tangan Nadia.

"Oh maaf Nad, bukan maksudku mau berbuat kurang ajar padamu Nad, aku gak bermaksud apa-apa, maaf Nad telah lancang memegang tanganmu tadi," ucap Ricky sambil melepaskan genggaman tangannya.

Ricky merasa sangat bersalah karena sudah bersikap tidak sopan kepada Nadia.

"Ehh, i- i-ya ... Gak apa-apa," jawab Nadia malu-malu.

"Eh Ricky, disengaja juga gak apa-apa kok, lebih bagus malah," celetuk Mirna yang masih mengikuti mereka dari belakang sedari tadi.

Mendengar ocehan Mirna, Ricky jadi tersenyum sambil menggaruk-garuk kepalanya karena salah tingkah.

"Nad, sebaiknya kamu gak usah mendengarkan perkataan dari Rani tadi. Omongan dia gak usah di masukkan ke hati, anggap saja itu hanya angin lalu, seperti pepatah mengatakan, anjing menggonggong kafilah berlalu," kata Ricky

"Setuju Nad ... aku setuju sekali dengan omongan Ricky barusan," sahut Mirna.

"Dia itu syirik dan iri Nad sama elo, jadi jangan gubris semua omongan nya Nad, bikin pusing kepala elo aja nanti Nad," tambah Mirna

Bel masuk pun berbunyi. Selama beberapa menit berlalu, pembelajaran didalam kelas Nadia, belum juga dimulai, karena guru pengampu mata pelajaran matematika sedang ada rapat mendadak.

Jadi otomatis jam kelas kosong. Hal ini dimanfaatkan para murid untuk mengobrol didalam kelas, ruang kelas pun jadi ramai. Tak terkecuali dengan Rani dan Anggi.

Rani yang pada saat ini masih merasa iri terhadap Nadia, semakin tidak bisa mengontrol emosinya.

Saat Ricky, lagi-lagi asyik-asyiknya ngobrol akrab dengan Nadia didalam kelas, Rani datang menghampiri Nadia, kemudian langsung saja menjambak rambut Nadia dengan kencang.

Dan berkata, "dasar gadis sialan kamu! bisa-bisanya, kamu menantang aku seperti ini. Pura-pura sok lugu, sok baik hati padahal hatimu itu kayak ibl*s," ujar Rani dengan penuh dengan kebencian.

Sontak Mirna, Ricky dan teman-teman yang lain, langsung segera mencoba melepaskan tangan Rani dari rambut Nadia.

Dengan sedikit paksaan akhirnya terlepas juga. Namun belum seberapa lama Rani dileraikan, justru Rani kembali lagi untuk menarik rambut Nadia, untuk kali ini yang terkena bukan rambut Nadia, melainkan lengan bajunya.

Rani menarik lengan baju Nadia dengan sekuat tenaga, hingga akhirnya Nadia jatuh tersungkur. Dengan cekatan

Mirna segera menolong Nadia.

Situasi kelas semakin tidak kondusif. Kali ini Ricky selaku ketua kelas, langsung segera menghadang Rani. Mencegah agar ia tak bisa berbuat kasar lagi.

Ricky juga memberikan ultimatum kepada Rani, jika ia mengulangi perbuatannya lagi, ia akan dilaporkan kepada wali kelas.

Rani kemudian segera menghentikan tindakannya itu.

"Rasain lo! lihat saja nanti. Berani sekali kamu melawanku," umpat Rani sambil tersenyum sinis dan puas.

Nadia yang merasa tidak melakukan hal-hal yang salah, tidak memahami apa penyebab timbulnya kebencian Rani terhadap dirinya.

Rani yang ditemani oleh Anggi, mulai pergi meninggalkan ruang kelas, entah mau pergi kemana.

Kondisi kelas akhirnya, menjadi tenang kembali. Nadia, Mirna, Ricky dan Andre pun ngobrol membahas perlakuan dari Rani.

Mereka tidak mengira Rani bisa bersikap sekejam itu, kepada Nadia. Sebenarnya apa yang Rani pikirkan? Menurut pendapat Mirna, apakah mungkin Rani cemburu terhadap Nadia, karena Nadia dekat dengan Ricky.

Mungkin bagi Rani yang memang sedang tersulut api cemburu, apapun yang dilakukan oleh Nadia itu adalah SALAH. Makanya ia bisa bersikap kejam seperti itu.

Jam kosong terus berlangsung sampai jam istirahat kedua pun tiba. Kali ini Nadia lagi tidak ingin beranjak dari tempat duduknya.

Dia ingin berada didalam kelas saja. mungkin karena masih trauma dengan kejadian pada saat jam istirahat pertama atau didalam kelas tadi.

Ia tidak ingin hal itu terulang kembali. jadi dia memutuskan untuk membaca buku novel saja diruang kelas.

Sedangkan Mirna yang tidak sanggup menahan rasa laparnya, ia memutuskan meninggalkan Nadia sebentar untuk pergi ke kantin bersama dengan teman lainnya.

Kali ini Ricky juga tidak sedang berada di kelas, karena tadi ada undangan meeting dari klub basket sekolah agar Ricky bisa menjadi bagian dari tim basket tersebut. Jadi Nadia didalam kelas hanya seorang diri.

Hal ini dimanfaatkan oleh Rani lagi untuk melabrak Nadia. Rani yang ditemani oleh Anggi, mulai berjalan menghampiri Nadia. Sambil sesekali si Anggi, melihat situasi diluar kelas.

"Eh Nad, ada hubungan apa antara kamu dan Ricky? Kayaknya aku lihat, si Ricky akhir-akhir ini sering banget merhatiin aku," tanya Rani ketus.

"Gak ad hubungan apa-apa kok Ran, mungkin hanya perasaan kamu aja, memang bener ... kami hanya berteman sekolah biasanya," jawab Nadia

"Halah jangan bohong kamu! semua orang juga tahu kejadian hari ini dikantin, bagaimana cara dia memperlakukan kamu disana. Masih mau mengelak kamu."

"Bener Ran, gak ada hubungan apa-apa diantara kami berdua."

"Kupegang kata-kata elo hari ini, ingat elo jangan coba-coba bohongin aku, dan yang elo harus ingat! jauhi Ricky!"

"Jangan deket-deket dengan Ricky. Asal kamu tahu Ricky itu sebenarnya suka sama aku, bukan sama elo! Lo tuh cuma cewek kampung, jadi jangan keGe-eran,"

"Mentang-mentang udah diberi perhatian sedikit sama Ricky, terus elo jadi besar kepala, huh woi, sadar diri dong! sadar diri!"

"Dan ingat satu lagi, jika elo berani macam-macam sama aku, awas ... tunggu aja pembalasan gue, hidup elo gak bakalan tenang," ancam Rani.

Entah setan atau iblis macam apa yang sudah merasuki hati dan pikiran Rani. kata-kata ancaman yang ia lontarkan kepada Nadia tidak sepantasnya diucapkan oleh anak yang masih duduk di bangku SMA.

Tapi pada kenyataannya, gadis SMA itu hatinya sudah benar-benar dibakar api cemburu, yang bisa membutakan mata lahir dan mata batin nya.

Mendengar umpatan dan ancaman dari Rani tersebut membuat hati Nadia sedih, bukan sedih karena umpatan dari Rani, tapi ia sedih karena ia merasa tak berdaya karena kekurangan yang dimiliki nya.

Namun apalah daya memang itulah kenyataannya, dia bukan lah siapa-siapa dibanding Rani.

Dia bukanlah anak konglomerat, yang bisa mendapatkan segalanya dengan mudah, bukan pula termasuk gadis yang cantik dan populer seperti Rani.

Secara batiniyah, hati Nadia menangis. Namun ia berusaha tegar. karena memang pantas Rani berkata seperti itu. Nadia merasa rendah diri, merasa tak pantas menyukai seseorang seperti Ricky.

"Nadia, sadar Nad, kamu ini siapa? Memang benar apa yang dikatakan Rani." ucap Nadia untuk meyakinkan dirinya sendiri.

"Mungkin perasaanku kepada Ricky ini hanya khayalan belaka. Yang tidak akan pernah jadi nyata. Atau memang karena aku yang terlalu ke ge-er an karena sempat diberi perhatian lebih dari Ricky

Justru lihat aku menganggapnya mulai menyukai ku ... huh bodoh kamu Nad, benar-benar bodoh ..." kata Nadia yang sedang terpuruk menyalahkan diri nya sendiri."

"Ayo Nad ... bangkit Nad, jangan seperti ini Nad, jangan sampai teman-temanmu tahu akan kesedihan mu ini. Cukup kamu saja yang merasakan Nad!" ucap Nadia dalam hati.

Nadia berusaha tegar dari keterpurukannya itu. Nadia tidak mau nanti Ricky atau Mirna tahu, dia tidak mau melihat Mirna ikutan sedih dan susah.

Jam istirahat pun usai, teman-teman Nadia mulai masuk kedalam kelas. Begitu pula dengan Mirna. Mirna langsung duduk di kursi nya tanpa menyadari apa yang telah terjadi sebelum nya ditempat itu.

Nadia berhasil menutupi kesedihan yang ia rasakan kepada sahabatnya itu, seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.

Waktu pulang sekolah pun tiba. Nadia bergegas membereskan semua buku-bukunya kedalam tasnya.

"Nad, elo kali ini jadi bareng sama gue kan?" tanya Mirna.

"Emmm, iya Mir, aku bareng kamu. soalnya aku mau langsung bantu-bantu ibu diwarung," jawab Nadia cepat.

Nadia khawatir kalau dia nanti pulang sendiri, nanti malah ketemu dengan Ricky, jadi untuk menghindari Ricky kali ini, ia akan pulang bareng dengan Mirna.

Akhirnya Nadia pun sampai dirumah dengan rasa bersyukur. Bersyukur karena dia dapat melewati permasalahan yang terjadi hari ini dengan tegar.

Apapun yang terjadi esok, biarlah dihadapi besok. apa yang telah terjadi di hari ini lalui lah semua nya dengan penuh semangat.

 

1
Keysa Rica
Luar biasa
Supar Kasdi
mantap
sukacoklat
semangatt
sukacoklat
semangat!!
>< Trisna ><
aku dulu pernah naik angkot, tapi yang malu maluinnya itu lho tiba-tiba aku mabok ╮(╯▽╰)╭
Nova Fms: haha... jangan kapok naik angkotnya, atau udah beneran kapok smpe sekarang?. /Smile/
total 1 replies
Nova Fms
Haha... paket komplit...
Doubi
Astafirullah, diembat semuamuanya🫂
Doubi
Jatuh cinta kali, Mbak🤭
Nova Fms: hahaha, iya..
total 1 replies
ranti
Mantap si Ricky, sup Port tersebut sama hubungan mu
Nandhira Kusuma
rasain tuh sih Rani...
Nandhira Kusuma
bagus ceritanya, semoga bisa terus berlanjut, dan terus berkarya.. semangat Thor..
Nandhira Kusuma
bisa mendapatkan Sahabat sejati itu sulit.. beruntung kamu Nad..
Nandhira Kusuma
calon mantu itu te...
Nandhira Kusuma
tetap semangat Nad... lanjut trs cerita nya thor
Wahyubudi Utomo
lumayan seru ceritanya.. seperti zaman masa masa sekokah dulu 😊
Yuki teen🌾
wahhh mampir nih Kaka semangat saya juga pemula
Nova Fms: makasih ya... aku baru coba-coba belajar..
total 1 replies
Vidi Kondang
cerita nya bagus
Vidi Kondang
wkwkwkw ga sabaran
Putra Jaya Rooster
baguss ceritanya
Ade Maulana
si riky terlalu sensitif kali ya....wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!