“Hei kenapa belum siap-siap, kamu gak kerja hari ini?” Tora masuk ke kamar Yumna membukakan tirai jendela. Matahari sudah bersinar cerah, anak gadisnya itu masih betah tidur-tiduran di kasur.
“Sudah pensiun, Daddy.” Jawab Yumna kembali menggulung tubuhnya di bawah selimut.
“Belum dua bulan juga sudah berhenti, kamu niat kerja gak sih.” Pria paruh baya itu duduk disisi tempat tidur.
“Ara di rumah aja Daddy. Kalau di luar Ara selalu nyusahin orang, yang dulu Bang Aga bilang benar. Ara itu anak manja gak akan bisa hidup sendirian di luar.” Ucap Yumna sendu membawa kepalanya ke pangkuan sang ayah.
Tora mengusap-usap rambut sang putri, “kamu demam Sayang.” Ucapnya saat menyentuh kening Yumna.
“Sedikit Daddy, nanti juga sembuh.” Jawab Yumna yakin, dia demam karena kemaren terlalu lama berjemur di makam Geo. Kakinya juga semakin sakit sampai susah buat dibawa lari-larian.
“Daddy panggilkan Mommy dulu biar dibuatkan bubur.”
Tora ingin memindahkan kepala Yumna ke bantal. Tapi gadis itu menggeleng, “gak usah Daddy. Ara masih bisa turun ke bawah kok.”
Tora bisa merasakan kalau anak gadisnya ini sedang tidak baik-baik saja. Sejak pulang kemaren sore selalu berusaha untuk terlihat kuat dan ceria.
“Daddy tau kalau ada yang sedang Ara pikirkan, cerita sama Daddy Sayang. Jangan dipendam sendirian, Daddy gak mau kamu sakit lagi.” Tora mengecup kening sang putrinya. Dia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama karena terlalu keras pada putri tersayangannya ini.
“Gak ada yang Ara pikirkan Daddy,” sahut Yumna seraya melingkarkan tangan di pinggang sang ayah lalu membenamkan wajah di perut itu.
“Lagi kangen Geo?” tanya Tora.
“Ara sudah lama ketemu Geo kemaren Daddy, kangennya sudah terobagi.” Sahut Yumna dengan gumaman kecil.
“Berarti ada masalah sama Guntur?” Tebak Tora.
Yumna menggelengkan kepalanya yang ada di perut Tora. Sampai membuat pria paruh baya itu merasa seperti digelitiki. "Gak ada Daddy, udah sana Daddy ke kantor.”
“Daddy gak mau pergi kalau Ara gak cerita…
Gemuruh Cinta Sang Guntur
44. Drama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 141 Episodes
Comments