Guntur menemani Yumna mendatangi pemakaman Geo setelah segala rentetan drama pagi ini terlewati. Menikahi perempuan yang seperti anak kecil tentu saja ia harus memiliki kesabaran lebih dan menikmati setiap drama yang terjadi.
Selepas dari pemakaman Geo mereka menyusuri gang-gang terpencil untuk membagikan makanan.
“Ara sering ke tempat ini?” tanya Guntur setibanya mereka di perkampungan kumuh.
Anak kecil berlarian mendekati Yumna, ada beberapa anak yang tidak menggunakan baju. Anak-anak itu menyambut Yumna dengan riang dan bergantian memeluk. Guntur tidak bisa menahannya lagi.
“Setiap minggu pasti kesini sama Geo dulu,” jawab Yumna. Kalau dia menjawab bersama Ammar pasti suaminya cemburu lagi.
“Sama Ammar?” selidik Guntur. Yumna hanya mengangguk kecil.
Pria itu menarik nafas panjang. Pantas saja istrinya ini sangat menempel dengan Ammar. Ternyata mereka selalu pergi bersama, tidak hanya ke tempat latihan menembak.
“Kak Yumna, Bang Ammar mana. Ini teman baru kakak?” tanya bocah perempuan yang tidak segan memeluk dan menciumi Yumna.
Guntur meringis melihat istrinya di peluk para bocah yang berkeringat setelah berpanas-panasan. Dia harus merendam Yumna di sabun anti bakteri setelah ini.
“Bang Ammar lagi sibuk, kenalin ini suami kakak.” Yumna melirik pada sang suami yang terlihat tidak suka berada di tempat ini.
“Kenapa kakak nikah sama om-om. Aku gak suka!!” Seru bocah itu, Yumna terkekeh kecil menanggapinya. Sedang Guntur menatap bocah itu tajam.
“Suka gak suka dia tetap istriku!” Guntur melerai pelukan itu.
“Abang, dia masih kecil. Jangan melotot begitu,” Yumna ingin mengusap mata Guntur yang melotot tapi tangannya segera ditahan sang suami.
“Kamu juga masih kecil, ini tangan kotor. Jangan sentuh-sentuh!!” Sarkas Guntur kesal menyingkirkan tangan Yumna dari depan wajahnya.
“Abang, Ara gak ngapa-ngapain masa kotor!!” protes Yumna tidak terima.
“Kamu habis peluk sana sini Ara, jangan dekat-dekat. Cepat bagikan makanannya setelah itu kita pulang!!” Ia t…
Gemuruh Cinta Sang Guntur
66. Frustasi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 141 Episodes
Comments
Febriyantari Dwi
Hahaha......jangan anggap.kecil Tur...nyatanya dia belajar manjain apa tuh namanya?.. hehehe...ga nyangka kan?.. Itu othor yg ngajarin buka2 YouTube..😀🤭
2022-09-24
0
Yuni Widiyarti
ara mulai pinter
2022-06-02
2
DaaaWd
dapat notif cus baca, untunglg gak kebagian ngawas ujian😅. Araaa udah belajar nakal dia sadar diri gak bisa masak dan ngurus rumah🥲
2022-06-02
2