Walau tanpa persetujuan Tomi dan Guntur, Ghani tetap membawa Khalisa liburan. Tomi masih bisa bersikap santai, hanya Guntur yang mencak-mencak. Dan malam ini giliran Guntur yang menjaga Arraz.
Sebenarnya tanpa mereka yang menjaga pun Mama Mira dan Papa Emran pasti akan menjaga cucunya ini. Hanya karena pernyataan dititipan pada mereka, jadilah kakek dan nenek itu ikut mengerjainya.
“Onty Una, Arraz tidur disini?” Arraz membawa bantal ke tengah tempat tidur dan menepuk-nepuknya.
“Iya Sayang,” Yumna mengacak-acak rambut Arraz sambil menidurkan baby Bian.
“Arraz gak tidur di kamar sendiri? Kan sudah besar?” Tanya Guntur, agar dia masih bisa tidur sambil memeluk Yumna.
“Kamarnya lama gak ditempati ada ghost,” sahut Arraz sekenanya.
“Di rumah ini gak ada ghost Arraz," Guntur meyakinkan Arraz.
"Arraz gak mau tidur sendiri, Om!" Arraz ingat pesan Ayah Ghani yang mengatakan agar dia tidak tidur sendirian selama ayah dan bunda pergi.
"Bagaimana kalau Arraz tidur dengan Bang Airil.” Usul Guntur lagi, tidak menyerah mengusir sang keponakan secara halus.
Arraz menggelengkan kepala kemudian berbaring di tengah-tengah tempat tidur. “Kasur Bang Airil kecil, dan Arraz gak mau jadi bola yang ditendang-tendang.” Jawabnya karena jera tidur dengan kakak sepupunya itu.
Guntur menghela napas berat, "ya sudah Arraz bobo." Ujarnya menyerah membujuk Arraz. Sebenarnya Arraz tidaklah merepotkan, hanya saja dia tidak bisa tidur dengan leluasa memeluk Yumna.
Yumna yang mengerti kekesalan sang suami mengajak Guntur ke kamar lain setelah Arraz dan baby Bian tidur.
"Kalau baby bangun bagaimana?" Tanya Guntur yang khawatir putranya tiba-tiba menangis.
"Hp Abang mana?" Ujar Yumna, entah apa yang ada dalam isi kepalanya. Padahal mereka bisa minta nanny untuk menjaga putranya.
Guntur memberikan saja ponselnya pada sang istri. Yumna langsung melakukan panggilan telepon ke ponselnya sendiri. Setelah tersambung, dia sengaja mengatur volume ponselnya agar tidak bersuara.
"Abang ayo," ajak Yumna ke kamar t…
Gemuruh Cinta Sang Guntur
131. Arraz
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 141 Episodes
Comments