"Kenapa kalian liatin aku segitunya?" tanya Irna merasa tidak nyaman dengan tatapan kedua teman kerjanya.
Asep dan Alsava hanya mendengus tidak suka. Lalu melanjutkan memakan bakso yang sudah dingin, meski tidak selera tapi sayang karena sudah dibeli. Pantang hukumnya membuang makanan padahal mereka sering menahan lapar.
"Kenapa sih kalian ini?" tanya Irna lagi, dia benar-benar tidak nyaman dengan situasi ini.
Asep menghela napas dengan kasar.
"Va udah makannya? Kita balik kerja yuk!" ajak Asep pada Alsava yang sudah menghabiskan semangkok baso dan segelas teh hangat. Alsava mengangguk lalu mereka berdua beranjak dari sana tanpa menghiraukan keberadaan Irna.
"Kalian kenapa sih? Masalah kontrak kerja Alsava yang tidak diperpanjang itu bukan salah aku, tapi ya karena kinerja dia aja yang kurang," ucap Irna tidak sadar diri.
Asep dan Alsava menghentikan langkah mendengar ucapan Irna yang semakin membuat hati Alsava tercubit. Asep berbalik dengan hati yang begemuruh.
"Dengar ya Mbak Irna, kami mungkin orang susah, tapi kami tidak pernah melupakan jasa teman sendiri," sindir Asep seraya menatap tajam pada Irna.
Alsava mengayun langkah tanpa menghiraukan Asep dan mbak Irna. Sesampainya di pantry dia duduk di lantai bersandar pada tembok. Gadis itu menghela napas kasar mengingat pembicaraannya semalam dengan ibu nya di kampung melalui sambungan telepon.
"Kamu transfer uang banyak buat apa Nak?"
Alsava tersenyum kecut mendengar ibunya memanggil dirinya dengan kata 'Nak' hal yang tidak pernah dia dengar sama sekali.
"Buat lunasin hutang beserta bunganya," jawab Alsava singkat.
"Wahhh... Hebat kamu Va, kamu dapat uang dari mana?"
Alsava menghela napas mendengar respon ibunya yang heboh.
"Kerja."
Kalau bukan untuk memastikan uang yang dia berikan pada ibunya untuk membayar hutang sampai lunas. Alsava malas sekali melakukan pembicaraan ini.
"Gaji mu sekarang besar Va? Kalau gitu bantu juga biaya nikahan adikmu yang sebulan lagi digelar."
Sudah Alsava duga kalau ibunya akan bers…
Nona Huru-hara, I Love You!
Sembilan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments