Sepanjang hari Rafan mempelajari dokumen tentang perusahaan, profil perusahaan serta sejarah berjalannya bisnis yang didirikan oleh kakek dan dikembangkan oleh papahnya. Tiba-tiba perasaan bersalah mencuat dalam hatinya.
Betapa dulu dia sangat tidak bertanggung jawab karena memilih melarikan diri dari pada memperjuangkan perusahaan yang sudah dibangun oleh kakek dan papanya dengan kerja keras dan susah payah. Tangan Rafan mengepal merasa kesal dan marah pada diri sendiri.
Aku akan memperbaiki diri Pa, aku janji. Aku akan berjuang semampu ku untuk tetap membuat perusahaan yang kalian perjuangkan berdiri dengan tegak di tengah persaingan.
Rafan meraba permukaan gambar foto papanya yang terpangpang di halaman terakhir dokumen yang sedang dia baca. Senyuman papanya terlihat gagah dan penuh wibawa. Dia jadi ingat foto keluarga yang terpajang di ruang kerja di rumahnya.
Di foto itu ada Kakek yang sedang duduk memangku Rafan yang berusia sekitar 10 tahun dan kedua orang tuanya yang sedang berdiri di belakang mereka seraya tersenyum. Ah... meski ingatannya belum kembali, Rafan bisa merasakan hangat menjalar ke seluruh permukaan hatinya.
Aku harus bisa memimpin perusahaan keluarga ku dengan baik.
Tiba-tiba Rafan teringat dengan ucapan Rangga saat sedang mabuk seminggu yang lalu. Rafan menghela napas dalam lalu menutup dokumen yang dia baca dan meletakkannya di atas meja. Melakukan gerakan kecil untuk meringankan rasa pegal karena terlalu lama duduk.
Rafan mengedarkan pandangan ke ruangan paman Yo yang terlihat kosong, paman nya memang pamit menghadiri pertemuan dengan salah satu klien dan akan langsung pulang setelah pertemuan itu berakhir.
Tinggalah Rafan seorang diri sejak tadi siang di ruangan paman Yo--yang masih berada satu lantai dengan ruangan CEO yang kini ditempati oleh Rangga. Dahi Rafan mengernyit, samar dia mendengar keributan di luar ruangan.
Karena rasa penasaran yang tinggi serta berniat sekalian pulang--berhubung hari sudah sore--Rafan memutuskan untuk keluar…
Nona Huru-hara, I Love You!
Tiga puluh tiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments