Roman hanya duduk dengan tegang saat Alsava diseret keluar rumah--dengan rambut berantakan dan baju yang sama mengenaskannya--oleh seorang gadis muda tidak terpaut jauh usianya dengan Alsava.
"Pergi kamu gadis pembuat onar!"
Pekik wanita muda yang mendorong Alsava keluar rumah, keadaannya pun tidak jauh berbeda dengan Alsava, sama-sama berantakan.
Alsava duduk tersungkur di teras rumah dengan dada naik turun dan mata yang merah. Dia menatap gadis muda yang telah mendorongnya penuh dendam. Tak berselang lama datang wanita paruh baya bertubuh langsing yang masih terlihat cantik mencoba melerai keduanya.
"Sudahlah De, jangan begitu malu sama tetangga. Ini kan hari pernikahanmu."
Tidak ada yang salah dengan kata-kata yang terlontar dari ibu itu hanya saja Roman menangkap sesuatu yang aneh dari ekspresi si ibu saat mengucapkannya. Wajah sendunya terlihat dibuat-buat dan tidak natural.
Mendengar ucapan dari ibu tirinya yang sok bijak dan perhatian. Alsava semakin meradang, dia menjerit lalu menangis sejadi-jadinya.
"Huwa.... Bapak pasti akan menangis dalam kuburnya, huwa... "
Tidak hanya Roman yang gelagapan mendengar tangis Alsava yang sangat kencang, tapi juga Dea dan ibunya.
Tak berselang lama Tedi dan Bahri pun ikut keluar setelah mendengar jerit tangis Alsava. Alsava bak seorang anak yang sedang tantrum, mengamuk untuk dibelikan mainan. Tanpa sadar Roman menatap Alsava aneh dengan tangan mencengkram kuat tongkat yang dia pegang.
Tedi orang pertama yang menyadari kehadiran Roman beringsut mendekat. Bertanya siapa dan ada kepentingan apa. Kalau mau minta sumbangan, jelas Tedi akan segera mengusirnya. Tidak rela drama kekuarga yang sangat dia nantikan ditonton gratis oleh orang asing yang minta sumbangan.
"Maaf Abang siapa?" tanya Tedi dengan pelan. Matanya sesekali melihat sekitar menatap para tetangga yang mulai berdatangan karena mendengar tangis Alsava.
"Saya Roman, calon suami gadis yang sedang menangis di sana," jawab Roman ragu mengakui Alsava sebagai calon istri…
Nona Huru-hara, I Love You!
Dua belas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments