Tiga puluh tujuh

Dengan kaki yang masih sesekali berdenyut nyeri, Rafan mengikuti kemana pun paman Yo pergi dalam gedung perusahaannya. Dari pagi sampai hampir jam makan siang, Rafan ikut sibuk mengikuti pertemuan dan memperhatikan pamannya bekerja.

Hari ini sepupunya Rangga juga menyapa dengan cukup ramah hingga membuat Rafan sedikit tercengang. Meski begitu, Rafan tetap menanggapi Rangga sewajarnya. Menutupi rasa tidak nyaman atas perubahan sikap Rangga yang tiba-tiba.

"Kapan kamu mau ke rumah sakit Fan?"

Paman Yo memalingkan wajah dari komputer lipat yang dia tekuni sejak tadi ke arah Rafan. Rafan yang duduk di sofa ruang kerja paman Yo tersenyum tipis.

"Habis jam makan siang Paman."

Paman Yo mangangguk lalu bangkit berdiri.

"Kalau begitu bagaimana... "

Belum sempat paman Yo menyelesaikan kalimatnya, suara ketukan di pintu sudah mengalihkan perhatian keduanya.

Setelah mendapatkan ijin dari paman Yo akhirnya orang yang mengetuk pintu itu masuk. Memasang wajah ceria dengan senyuman yang lebar Alexi menyapa paman Yo dan Rafan dengan ramah.

Alexi duduk tepat di samping Rafan lalu bergelayut manja di lengan pria itu. Meski sedikit terkejut, namun Rafan berusaha menampilkan ekspresi tenang tidak terpengaruh dengan perlakuan Alexi.

Berbeda dengan paman Yo yang langsung mendengus seraya memalingkan wajah. Bukan karena tidak menyukai Alexi, hanya saja paman Yo merasa kesal pada wanita itu. Bagaimana bisa ada wanita yang tidak tahu malu seperti itu, dengan santai bermanja pada Rafan padahal saat ini sedang mengandung anak dari Rangga.

Sebenarnya lidah paman Yo sudah gatal ingin menceritakan perihal ini pada Rafan. Namun, dia ingin memberi kesempatan pada Rangga dan Alexi untuk mengakuinya dengan berani dan bertanggung jawab atas kesalahan yang sudah mereka berdua lakukan.

"Bagaimana kalau kita makan siang bersama? Pulangnya kita ke rumah sakit untuk pemeriksaan kaki mu dan kita bisa sekalian nengokin dia." Alexi berceloteh riang seraya mengelus perutnya yang membuncit.

Entah kenapa meski s…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!