Tahu rasanya ditolak sebelum mengungkapkan? Begitulah perasaan Bentrand sekarang. Setelah makan malam yang berakhir suram, Betrand memilih menghindari Alsava dan menyibukkan diri dengan pekerjaan.
Sudah satu minggu pria tampan berbadan tinggi itu menghindari gadis bernama Alsava. Entah kenapa perasaan sukanya masih belum pudar padahal sudah tahu status Alsava yang seorang janda.
Kalau pun dia harus berpacaran, Betrand tidak akan memacari janda seberapa pun dia suka. Itu prinsip pria tampan ini, karena tahu keluarga besarnya akan sangat tidak setuju bila dia bersama seorang janda.
Biarlah dia kubur perasaan suka ini yang untungnya belum begitu dalam. Ini hanya masalah waktu, begitulah kalimat penghiburan Betrand pada diri sendiri bila hatinya berdenyut ngilu saat berpapasan dengan Alsava.
"Kerja yang bener Alsava."
Nada bicara Betrand dibuat sedatar mungkin, terdengar seperti atasan bijak yang menegur bawahannya.
Tangan Alsava yang sednag mengelap meja berhenti, gadis itu menoleh ke arah Betrand yang terlihat terburu-buru berbalik dan melangkah menjauh. Gadis itu mengerutkan dahinya samar lalu menggeleng pelan dan melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda.
"Dari dulu begitulah cinta, deritanya tiada akhir," lirih Alsava terdengar prihatin namun dengan senyum yang tersungging.
Mungkin kalau ada orang lain yang mendengar dan menyaksikan ekspresi Alsava, mereka akan mengira dia gila atau mengalami gangguan mental. Biarlah, Alsava kini bisa bekerja dengan tenang karena yakin Betrand akan mundur perlahan dan berhenti mendekatinya.
Alsava menghela napas dalam, melemparkan pandangan ke jendela kaca yang menampilkan pemandangan sibuknya jalan raya. Entah kenapa hatinya resah tapi tidak tahu karena apa. Bayangan wajah Rafan yang lugu saat masih menjadi suaminya Roman berkelebat di pelupuk mata, lalu tiba-tiba hatinya berdenyut ngilu.
"Semoga kamu baik-baik saja Bang," lirih Alsava seraya membereskan peralatan lalu kembali masuk ke dapur restoran.
Di belahan bumi lain, terdud…
Nona Huru-hara, I Love You!
Empat puluh delapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments
Enik Kuliah
laaah sukanya ngegantung...pinisirin😁
2023-01-28
0