“Kamu ini apa-apaan sih? Nggak waras kamu ngajak Pelangi ke kantor Ayah?” cerca Raka tajam dengan pandangan mengintimidasi. “Dan bodohnya kamu mengingatkan hal itu pada Pelangi! Otak kamu isinya apa?!” bentaknya kian keras.
Saka menunduk, namun ia tidak takut dengan kemarahan Raka. “Maafin gue. Gue nggak akan ngulangin dan langsung bawa Bow pulang lain kali.”
“Memang harus seperti itu! Sudah aku katakan jangan bawa Pelangi ke mana-mana tanpa seizinku! Apa perlu kutekankan lagi hari ini?!”
“Nggak perlu.”
Raka menatap penuh permusuhan pada Raka, hendak sekali menampar wajah itu namun sayangnya ketukan pintu masih menyelamatkan Saka.
“Abang,” panggil Pelangi dengan kepala yang timbul dari balik pintu.
Raka mengusap wajahnya dengan kasar, sebelum berjalan ke arah Pelangi dan berdiri di hadapannya. “Kenapa belum tidur?” tanyanya.
Pelangi menegakkan badan, ia merasa tidak nyaman pada Saka. “Bow dengar suara abang teriak tadi, jadi ke bangun,” ucapnya jujur.
Raka mengusap pipi Pelangi lembut. “Ayo ke kamarmu,” ajak Raka enggan berlama-lama berada di kamar Saka.
Pelangi menahan tangan Raka untuk tetap berdiam di sini. “Bang Saka nggak salah, jangan marahin dia. Bow yang salah, Bow udah ngajak Bang Raka ke kantor Ayah terus ngajakin keliling perusahaan. Bow yang salah, abang,” aku Pelangi.
“Ayo ke kamarmu,” ulang Raka tidak ingin membahas itu semua.
“Abang,” rengek Pelangi karena Raka enggan mendengarkannya.
“Jangan merengek dan cepat kembali ke kamarmu!”
“Iya iya,” jawab Pelangi tanpa perlawanan lagi. Ia menatap Saka dengan pandangan bersalah, namun abangnya satu itu malah mengangkat jempol dan tersenyum lebar, seakan kemarahan Raka bukan hal yang besar.
Pelangi berjalan di sisi Raka menuju kamar, namun sepertinya ia tidak ingin ke kamar dulu. Pelangi menahan tangan Saka. “Bow mau ke rooftop, boleh? Boleh ya, abang?” pinta Pelangi dengan wajah memelas.
“Nggak boleh, sudah malam dan cuaca dingin,” tolak Raka kembali berjalan.
“Bang Raka ...,” rengek Pelangi s…
Rapunzel & Obsesi Dua Pria
11| Menaklukan Singa!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments