34| Pundak Terbaik

Tok tok tok.

Suara pintu di ketuk terdengar, Pelangi yang sedang menyembunyikan tubuhnya di balik selimut hanya bergumam pelan. Hari sudah malam, namun ia enggan beranjak untuk makan malam atau bahkan mandi. Pelangi hanya ingin berbaring, tenggelam dalam kegelapan kamar dan sendirian.

“Sayang,” panggil bunda setelah lampu kamar di nyalakan.

Pelangi tidak menggubris, ia begitu lelah. Namun sebisa mungkin ia hendak melelapkan mata, maka semakin sulit pula perlakuan Raka hilang dari kepalanya.

Bunda duduk di samping Pelangi, menatapnya sendu dan sedih. Tangan beliau terangkat mengusap kepala putrinya di balik selimut berwarna biru langit. “Putri Bunda ini kenapa? Kamu tau? Ayah begitu cemas karena kamu tidak mau turun makan,” tutur bunda lembut.

Pelangi menahan mulutnya agar tidak terisak, dadanya kembali terasa sesak hingga sulit untuk mengambil nafas. Perlakuan Raka masih membekas di ingatannya, walau mereka sudah berbaik beberapa jam yang lalu.

“Maafin Bunda yang selalu sibuk bekerja sampai lupa kamu butuh perhatian Bunda. Sayang, Bunda minta maaf,” kata wanita tersebut lirih.

“Bunda nggak salah,” sergah Pelangi segera. Ia benci bunda menyalahkan diri sendiri. “Bunda nggak pernah salah,” ulangnya kali ini membuka selimut yang menutup tubuh. Membiarkan bunda menatap wajahnya yang bengkak dan mata yang menangis.

“Ada apa?” panik bunda lantas mengusap kedua pipi putrinya. “Apa yang membuat putri Bunda paling cantik ini menangis?” tagih bunda.

Kali ini, Pelangi sudah tidak bisa menahan tangisnya lagi. Ia menangis di hadapan bunda, terisak penuh kesakitan dan ketakutan. “B-Bow ...” ia tidak bisa melanjutkan perkataannya, rasanya terlalu sulit mengatakan kebenaran yang membuatnya menjadi seperti ini.

“Sstt ... nggak usah bicara dulu. Menangislah sampai puas, setelah itu jika kamu ingin cerita Bunda akan selalu di sini,” tutur bunda halus dan hangat, lalu wanita cantik ini menarik putrinya dan mendekapnya menenangkan. “Menangislah, keluarkan semua beban di hatimu, sayang.”…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!