23| Moodboster

Sepekan sudah Pelangi tidak pernah melihat Aidan di sekolah, ah, atau lebih tepatnya Pelangi yang menghindari cowok itu. Setiap jam istirahat, Pelangi selalu berada di kelas, saat bel pulang berbunyi, ia langsung berlari keluar sekolah menemui kakaknya yang menjemput. Seperti ini lebih bagus, Pelangi enggan perasaannya semakin nyata.

Hari ini adalah hari Minggu, Pelangi memutuskan bangun pagi dan membantu bunda memasak di dapur. Hanya alasan agar pikirannya tidak selalu terarah pada Aidan, juga berusaha mengelakkan tiap kata dan ancaman dari Saka dan Raka.

“Bunda, Ayah di mana?” tanya Pelangi sambil menghidangkan sarapan di atas meja.

“Di depan, lagi main sama Milo,” jawab bunda.

“Bow ke depan ya, Bun,” kata Pelangi di balas anggukkan oleh bunda. Buru-buru ia melangkah ke depan rumah, Ayah pasti sedang memandikan Milo di luar.

Ah, ternyata ayah tidak sendiri. Ada Saka yang sedang membersihkan motornya. “Ayah, Bang Saka,” sapa Pelangi pada mereka hingga menoleh.

“Eh, udah bangun ternyata,” kata Saka.

“Yee, gue bangun dari pagi tadi kali,” sergah Pelangi sambil cemberut. Melihat Saka tertawa, membuat Pelangi menendang angin tepat di belakang tubuh abangnya.

“Sini, duduk dekat Ayah,” kata ayah sambil menepuk sisi kursi yang kosong.

Pelangi berjalan mendekat , duduk di samping Ayah yang sedang mengeringkan tubuh Milo. “Ayah kelihatan lebih tampan,” puji Pelangi tiba-tiba. Ia memandangi wajah ayah yang sudah menua, namun tubuh pria itu selalu bugar. Wajah ayah juga masih terlihat begitu tampan.

“Cih! Mau minta apa lo, Bow? Sampai rayu-rayu Ayah segala,” cibir Saka sambil menyambungkan selang ke keran.

“Apaan sih, bang!” decak Pelangi kesal. “Beneran, Yah, Ayah tuh makin ganteng,” ucapnya sungguh-sungguh.

“Iya, Ayah tau,” sahut pria tersebut sembari mengusap surai putrinya. “Sebentar lagi semesteran, ya?” tanya ayah.

“Iya, bulan depan. Bow harus belajar giat biar masuk peringkat, biar Ayah sama Bunda bangga.”

“Apapun hasilnya, kami akan bangga, Nak.”

Pelang…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!